Kolaborasi 30 TBM Kab. Tanggamus Dorong Akselerasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal

- Publisher

Senin, 7 September 2026 - 12:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi 30 TBM Tanggamus Dorong Akselerasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal

Kolaborasi 30 TBM Tanggamus Dorong Akselerasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal

SUARA UTAMA, Tanggamus – Sebanyak 30 Taman Baca Masyarakat (TBM) yang tergabung dalam Forum Taman Baca Masyarakat (Forum TBM) Kabupaten Tanggamus mengikuti kegiatan Skema Kolaborasi TBM Tanggamus dengan tema “Akselerasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal”, Ahad (6/9/2026).

Lowongan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Lowongan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Kegiatan yang digelar oleh Pojok Baca Armel tersebut melibatkan Forum TBM Kabupaten Tanggamus, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tanggamus, serta Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Tanggamus.

Acara dibuka Ketua Dewan Penasehat Forum TBM Kabupaten Tanggamus, Akhmadi Sumaryanto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pojok Baca Armel yang telah menginisiasi kegiatan kolaborasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Pojok Baca Armel, Salma Martina, S.Pd.Gr., dalam laporannya mengatakan, Skema Kolaborasi TBM merupakan bagian terakhir dari rangkaian program Akselerasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan tersebut telah diisi dengan bimbingan penulisan cerita lokal bagi guru serta kegiatan membaca nyaring (read aloud) bagi siswa dan guru TK/PAUD.

“Rangkaian kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama antara Kemendikdasmen, Forum TBM Tanggamus, dan Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Tanggamus,” ujarnya.

BACA JUGA :  Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Masjid Ulil Albab Bitung: Habib Fauzi Bachdlar Ajak Umat Teladani Akhlak Rasulullah

Sementara itu, Ketua Forum TBM Tanggamus, Zonizar, menyoroti kondisi Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Tanggamus yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

Menurutnya, posisi Kabupaten Tanggamus berada di sekitar peringkat 11 atau 12 dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Karena itu, ia berharap kegiatan kolaborasi antarpemangku kepentingan tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan IPLM Kabupaten Tanggamus.

Dorong Kolaborasi dan Kemitraan TBM

Materi pertama disampaikan Johan Wahyudi MS, S.IPem., ST., MT., selaku Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tanggamus.

Ia menyampaikan materi mengenai Skema Kolaborasi dan Kemitraan TBM dengan Berbagai Pemangku Kepentingan.

Dalam paparannya, Johan menjelaskan sejumlah agenda pengembangan literasi yang tengah dipersiapkan Kabupaten Tanggamus, salah satunya Festival Literasi Tanggamus 2026 yang mengangkat tema “Kearifan Lokal”.

Puncak Festival Literasi Tanggamus direncanakan berlangsung pada Oktober 2026. Sejumlah rangkaian kegiatan telah dilaksanakan, di antaranya lomba bertutur, lomba video konten literasi, lomba perpustakaan, serta lomba menulis tentang kearifan lokal.

Salah satu agenda pada puncak kegiatan tersebut adalah peluncuran buku hasil bimbingan teknis serta penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.

BACA JUGA :  Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Johan juga mengungkapkan salah satu tantangan dalam pengembangan literasi di Kabupaten Tanggamus adalah keterbatasan anggaran pada Dinas Perpustakaan.

Menurutnya, anggaran yang diajukan kerap mengalami pengurangan sehingga sejumlah program yang telah direncanakan tidak dapat dilaksanakan secara optimal.

Selama ini, pendanaan berbagai kegiatan literasi juga banyak mengandalkan dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta sumber pendanaan lain yang tidak mengikat.

Perkuat Administrasi Rumah Baca

Materi kedua disampaikan Amin Budi Utomo, S.Pd.I., yang membahas pendampingan pembuatan NPWP bagi rumah baca.

Ia menekankan pentingnya penguatan administrasi bagi perpustakaan dan rumah baca. Lemahnya administrasi dinilai dapat menjadi salah satu kendala dalam pengembangan dan pengelolaan lembaga literasi.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Salah seorang peserta, Suciati, M.Pd., dari Rumah Baca Umi Uchi, menyampaikan komitmen para relawan literasi untuk terus bergerak mendorong kemajuan literasi di Kabupaten Tanggamus.

Menurutnya, gerakan literasi selama ini tetap berjalan meskipun menghadapi keterbatasan dukungan pendanaan.

Wakil Bupati: Kemajuan Tanggamus Tanggung Jawab Bersama

BACA JUGA :  Oknum Petugas PTSL 2023 Ngaku Kecolongan, Menteri ATR/BPN di Minta Bereskan dan Selesaikan Permasalahan di Probolinggo 

Rangkaian kegiatan ditutup oleh Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto.

Dalam sambutan penutupan, Agus menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi para relawan literasi yang selama ini turut menggerakkan kegiatan di berbagai wilayah Kabupaten Tanggamus.

Ia mengaku tidak mudah apabila pemerintah daerah harus mengunjungi satu per satu TBM yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tanggamus. Karena itu, keberadaan para relawan dan pengelola TBM dinilai memiliki peran penting dalam memperluas akses dan gerakan literasi masyarakat.

Agus juga menyampaikan dukungan agar pada 2027 semakin banyak rumah baca yang mampu menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi di wilayahnya masing-masing.

Ia menegaskan, kemajuan Kabupaten Tanggamus bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

“Karena itu, kolaborasi diperlukan, seperti kegiatan Kolaborasi TBM Tanggamus hari ini,” demikian disampaikan dalam sambutan penutupan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah, komunitas literasi, TBM, rumah baca, relawan, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat budaya literasi sekaligus mengangkat kearifan lokal Kabupaten Tanggamus.

Penulis : Akhmadi Sumaryanto

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tampil Gemilang, Tim Futsal Lapas Bangko Raih Juara 2 Piala Ketua Afkab Merangin 2026
DPC APPRODI Bekasi Raya Periode 2026–2031 Resmi Dilantik pada Ajang Engagement Day 2026
Dedy Andesman Disorot Terkait Aktivitas PETI dan Penampungan Emas di Sungai Manau, Aparat Tidak Tahu atau Tak Mau Tahu?
Siapa di Balik PETI Beralat Berat di Pulau Baru? Nama Bur Muncul dari Keterangan Warga
Peringati Maulid Nabi, Lapas Bangko Ajak Warga Binaan Perkuat Iman dan Perbaiki Diri
Upah Rp10 Juta Belum Dibayar 8 Bulan, Pekerja Proyek RSUD Mayjen H.A. Thalib Minta Kepastian
Puluhan Dompeng Rakit Mengobrak-abrik Sungai Tanjung Lamin, Warga Desak Polda Jambi Turun Tangan
Pemasyarakatan Jambi Berduka, Kalapas Bangko Pimpin Penghormatan Terakhir Ahmad Joki Rustandi
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 18:04 WIB

Tampil Gemilang, Tim Futsal Lapas Bangko Raih Juara 2 Piala Ketua Afkab Merangin 2026

Senin, 7 September 2026 - 15:15 WIB

DPC APPRODI Bekasi Raya Periode 2026–2031 Resmi Dilantik pada Ajang Engagement Day 2026

Senin, 7 September 2026 - 12:57 WIB

Kolaborasi 30 TBM Kab. Tanggamus Dorong Akselerasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal

Minggu, 6 September 2026 - 17:23 WIB

Dedy Andesman Disorot Terkait Aktivitas PETI dan Penampungan Emas di Sungai Manau, Aparat Tidak Tahu atau Tak Mau Tahu?

Sabtu, 5 September 2026 - 20:22 WIB

Siapa di Balik PETI Beralat Berat di Pulau Baru? Nama Bur Muncul dari Keterangan Warga

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/