SUARA UTAMA, Merangin — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran petugas bersama Warga Binaan. Peringatan Maulid Nabi tersebut menjadi momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus mengajak seluruh peserta melakukan introspeksi, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan yang disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binapigiatja) Lapas Kelas IIB Bangko, Ali Sodikin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam laporannya, Ali Sodikin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian di bidang keagamaan. Pembinaan ini diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual kepada WBP selama menjalani proses pemasyarakatan.
Selanjutnya, Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Syaikoni, memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengambil hikmah dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Bagi Warga Binaan, masa pembinaan ini hendaknya menjadi kesempatan untuk introspeksi, memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan mempersiapkan diri agar nantinya dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Syaikoni.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Ustadz Ahmad Saukani, Al-Hafidz, selaku Pimpinan Pondok Pesantren Ma’had Man Jadda Wajada.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Saukani menyampaikan tiga pesan penting yang dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan. Ketiganya yakni menjaga hubungan dengan Allah SWT, menjaga hubungan dengan sesama manusia, serta senantiasa melakukan amal kebaikan.
“Ada tiga hal yang perlu kita jaga. Pertama, jagalah hubungan kita dengan Allah SWT. Kedua, jagalah hubungan dengan sesama manusia. Dan ketiga, lakukanlah amal kebaikan, walaupun sedikit tetapi terus-menerus. Jangan meremehkan kebaikan yang kecil, karena amal yang dilakukan secara istiqamah akan memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT,” pesan Ustadz Ahmad Saukani.
Melalui peringatan Maulid Nabi ini, Lapas Kelas IIB Bangko berharap nilai-nilai keagamaan yang disampaikan dapat menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi WBP untuk terus memperbaiki diri.
Momentum tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat perubahan, memperkuat keimanan, dan membentuk akhlak yang lebih baik sebagai bekal bagi Warga Binaan sebelum kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Penulis : Ady Lubis
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama











