AMBPM Turun Lagi, Tuntut Penuntasan Dugaan Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Merangin

- Publisher

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA,Merangin – Aliansi Masyarakat Bersatu Peduli Merangin (AMBPM) akan kembali menggelar aksi unjuk rasa damai jilid II pada Kamis (6/8/2026). Aksi tersebut merupakan tindak lanjut atas belum adanya tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin terkait dugaan praktik jual beli jabatan kepala sekolah yang sebelumnya disampaikan oleh aliansi tersebut.

Koordinator sekaligus Penanggung Jawab Aksi AMBPM, Gondo Irawan, mengatakan pihaknya telah lebih dahulu menyampaikan pernyataan sikap melalui dokumen Nomor: 001/PS/AMBPM/VII/2026 tertanggal 9 Juli 2026. Dalam pernyataan itu, AMBPM memberikan waktu 7 x 24 jam kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin untuk memberikan klarifikasi. Namun, hingga batas waktu tersebut berakhir, menurut AMBPM belum ada penjelasan resmi yang diterima.

BACA JUGA :  Gunakan Excavator, Aktivitas PETI Diduga Milik Kunep di Desa Pulau Baru Jadi Sorotan Warga

“Kami sudah memberikan ruang kepada Dinas Pendidikan untuk memberikan klarifikasi secara terbuka. Karena belum ada jawaban, kami menggunakan hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998,” ujar Gondo Irawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi damai dijadwalkan dimulai pukul 09.30 WIB dengan titik kumpul di Tugu Adipura, depan Taman 3 Miliar Bangko. Massa selanjutnya akan bergerak menuju Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin. AMBPM memperkirakan aksi akan diikuti sekitar 10 peserta dengan membawa pengeras suara, baliho, serta atribut aksi lainnya.

BACA JUGA :  Jam Pelayanan Masih Berlangsung, BEMNUS Sulbar Soroti Kosongnya Loket Layanan Disdikpora Majene

Dalam aksi tersebut, AMBPM mengajukan empat tuntutan. Pertama, mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin memberikan penjelasan secara transparan kepada publik terkait dugaan praktik jual beli jabatan kepala sekolah. Kedua, meminta Kepala Dinas Pendidikan melaporkan oknum yang diduga terlibat kepada aparat penegak hukum serta mengambil langkah administratif sesuai ketentuan yang berlaku. Ketiga, menyerahkan informasi tambahan kepada Polres Merangin terkait dugaan praktik tersebut. Keempat, menolak segala bentuk praktik jual beli jabatan yang dinilai mencederai integritas dunia pendidikan di Kabupaten Merangin.

BACA JUGA :  Semarak HUT RI ke-81, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Binaan, Keluarga dan Masyarakat

AMBPM menegaskan bahwa aksi yang akan dilaksanakan bersifat damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Aliansi tersebut juga berharap Polres Merangin dapat melakukan pengamanan dan pengawalan selama kegiatan berlangsung.

“Kami berkomitmen menjaga ketertiban selama aksi. Harapan kami, persoalan ini dapat ditangani secara terbuka demi menjaga marwah pendidikan di Kabupaten Merangin,” kata Gondo.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan atau tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin terkait tuntutan maupun dugaan yang disampaikan oleh AMBPM.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan
Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya
Mutasi Polda Jambi, Iptu Dimas Wahyu Dipercaya Isi Posisi PS Kasat Reskrim Polres Merangin
Lapas Bangko Bersama TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Tes Urine Petugas dan Warga Binaan Negatif Narkoba
Razia Gabungan dan Tes Urine Serentak, Lapas Sarolangun Pastikan Hunian Bersih dari Narkoba
Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WIB

Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Jumat, 18 September 2026 - 16:52 WIB

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Kamis, 17 September 2026 - 23:03 WIB

Lapas Bangko Bersama TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Tes Urine Petugas dan Warga Binaan Negatif Narkoba

Kamis, 17 September 2026 - 13:50 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Serentak, Lapas Sarolangun Pastikan Hunian Bersih dari Narkoba

Rabu, 16 September 2026 - 21:31 WIB

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD

Berita Terbaru

FOTO: Andre Hariyanto mengenakan batik cokelat saat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan dinyatakan kompeten. UKW diselenggarakan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Kompas bersama KG Media dan Google. (Dok. Pribadi Andre Hariyanto)

Berita Utama

Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 20:11 WIB

FOTO: Truk sound horeg pawai Agustusan di Jawa Timur. (Sumber Wikipedia)

Berita Utama

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 Sep 2026 - 16:52 WIB

FOTO:Memakai Kaos Hitam Wakil Direktur Persebaya, Nanang Priyanto saat jumpa Pers di Amaris Hotel Surabaya, Jawa Timur pada Jum'at 18 September 2026 (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Nasional

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:39 WIB

https://mancingjitu.com/