Dua Rumah Warga di Desa Adolang Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik, Korban Harap Bantuan Pemerintah

- Publisher

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Majene – Musibah kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah milik warga di Dusun Rawang, Desa Adolang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 03.00 WITA. Dalam peristiwa tersebut, kedua rumah beserta seluruh isinya ludes terbakar hingga rata dengan tanah.

Rumah yang menjadi korban kebakaran masing-masing merupakan milik Bakri, Kepala Dusun Rawang, dan Rahman. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, saat kebakaran terjadi kedua rumah dalam keadaan kosong karena seluruh penghuni sedang berada di Kabupaten Pasangkayu untuk menghadiri acara pernikahan salah seorang kerabat.

Api diduga pertama kali muncul dari rumah milik Rahman sebelum dengan cepat membesar dan merambat ke rumah milik Bakri yang berada tepat di sampingnya. Material bangunan yang mudah terbakar serta kondisi api yang cepat membesar membuat kobaran sulit dikendalikan.

Akibat tidak adanya penghuni saat kejadian, tidak satu pun barang berharga yang berhasil diselamatkan. Seluruh perabot rumah tangga, dokumen penting, pakaian, hingga harta benda lainnya habis dilalap si jago merah, sehingga kedua keluarga mengalami kerugian materiil yang sangat besar.

BACA JUGA :  Tampil Gemilang, Tim Futsal Lapas Bangko Raih Juara 2 Piala Ketua Afkab Merangin 2026

Menurut keterangan Bakri, personel dari Polres Majene tiba di lokasi sekitar pukul 04.00 WITA untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, warga sekitar bahu-membahu membantu memadamkan api dan mengamankan area agar kobaran tidak menjalar ke rumah lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kedua korban mengaku belum menerima kunjungan maupun bantuan dari pemerintah setempat. Kini mereka harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun.

Bakri dan Rahman berharap Pemerintah Kabupaten Majene serta instansi terkait segera turun langsung meninjau lokasi kejadian dan memberikan bantuan tanggap darurat maupun dukungan untuk proses pemulihan. Mereka juga mengetuk hati para dermawan, organisasi sosial, serta masyarakat Kabupaten Majene agar dapat memberikan uluran tangan demi meringankan beban yang mereka alami.

BACA JUGA :  Bupati Yudas Tebai Serahkan Bantuan Rp300 Juta Untuk Peresmian Gereja

Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Harapan besar kini tertuju pada hadirnya perhatian dari berbagai pihak agar kedua keluarga dapat kembali bangkit dan memiliki tempat tinggal yang layak.

Penulis : Hamsir

Editor : Hamsir

Sumber Berita: Suara Utama

Berita Terkait

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp