SPBU Kalaserenna Diserbu Mobil Siluman, Warga Desak Polisi Turun Tangan

- Publisher

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Gowa – Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi di SPBU Kalaserenna, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, kembali menjadi sorotan masyarakat. Aktivitas kendaraan yang diduga menggunakan tangki modifikasi atau yang dikenal sebagai “mobil siluman” disebut-sebut masih bebas melakukan pengisian solar bersubsidi secara berulang, sehingga memunculkan keresahan di tengah warga.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah warga sekitar, aktivitas mencurigakan tersebut kerap terjadi pada waktu-waktu tertentu, termasuk pada malam hari. Kendaraan jenis pikap dan truk diduga melakukan pengisian solar dalam jumlah besar dengan memanfaatkan tangki yang telah dimodifikasi untuk menampung BBM melebihi kapasitas standar kendaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya praktik penyelewengan distribusi solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi sektor-sektor produktif seperti nelayan, petani, pelaku usaha mikro, serta masyarakat yang berhak menerima subsidi dari pemerintah.

BACA JUGA :  Jelang Vonis Tujuh Terdakwa Renah Alai, Muchtar Agus: Hakim Tidak Terpengaruh Tekanan Massa

 

“Sudah cukup lama kami melihat kendaraan yang sama datang mengisi solar. Ada yang terlihat menggunakan tangki tambahan. Kami berharap ada pemeriksaan serius agar tidak terjadi penyalahgunaan yang merugikan masyarakat kecil,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (21/6/2026).

 

Menurut warga, keberadaan kendaraan yang diduga melakukan pengisian berulang kali tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengawasan yang diterapkan di SPBU. Pasalnya, penyaluran solar subsidi saat ini telah menggunakan sistem digital dan verifikasi melalui QR Code yang semestinya dapat mencegah terjadinya transaksi di luar ketentuan.

 

Namun demikian, warga menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan di lapangan apabila dugaan praktik tersebut benar terjadi. Mereka berharap pihak terkait dapat melakukan pengecekan terhadap data transaksi, rekaman CCTV, serta dokumen pendukung lainnya guna memastikan distribusi BBM subsidi berjalan sesuai aturan.

BACA JUGA :  Dari Pulau Rayo Melenggang ke Rumah: Jejak Dua Excavator Bobby dan Loho Dipertanyakan

 

Hingga berita ini disusun, pihak pengelola SPBU Kalaserenna belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan masih belum memperoleh tanggapan.

 

Masyarakat juga mendesak aparat penegak hukum untuk turun langsung melakukan penyelidikan agar seluruh informasi yang berkembang dapat diuji berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah. Warga berharap Polres Gowa melalui Satreskrim dapat melakukan pengawasan dan penindakan apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum dalam penyaluran BBM subsidi.

 

Selain itu, perhatian juga diarahkan kepada pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan regulator terkait untuk melakukan audit distribusi BBM subsidi di wilayah tersebut. Langkah ini dinilai penting guna menjaga agar hak masyarakat yang berhak menerima subsidi tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi.

BACA JUGA :  Polres Merangin Ungkap Curanmor, Satu Pelaku Ditangkap dan Satu Masih DPO

 

Penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan persoalan serius karena menyangkut kepentingan masyarakat luas dan penggunaan anggaran negara. Oleh karena itu, warga berharap seluruh pihak terkait dapat bertindak cepat, profesional, dan transparan sehingga distribusi solar subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

Masyarakat Gowa kini menanti langkah nyata dari instansi berwenang untuk menelusuri dugaan tersebut serta memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku demi melindungi hak rakyat dan menjaga kepercayaan publik terhadap sistem distribusi energi nasional.

Berita Terkait

Usai Ambuon Ardiansyah Ditangkap, Korban Modus Lelang Kendaraan Kembali Bermunculan
Tiga Tersangka Kasus Sungai Kapas Ditahan, Ahmad Fahmi Dorong Pengembangan Perkara
Keributan di Tempat Hiburan Libatkan LC, Dua Pria Saling Lapor ke Polres Merangin
Dua Tersangka Pencurian dengan Pemberatan Dilimpahkan Polsek Pamenang ke Kejari Merangin
Diduga Tipu Korban dengan Modus Lelang Kendaraan Dinas, PNS di Merangin Dicokok Polisi
Dari Pulau Rayo Melenggang ke Rumah: Jejak Dua Excavator Bobby dan Loho Dipertanyakan
Kasus Dugaan Provokasi Demo Desa Sungai Kapas, Ahmad Fahmi Soroti Dua Tersangka yang Belum Ditahan
PETI Diduga Milik Toni Beroperasi Siang Malam di Langling, Warga Keluhkan Gangguan Ketenangan
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:05 WIB

Usai Ambuon Ardiansyah Ditangkap, Korban Modus Lelang Kendaraan Kembali Bermunculan

Minggu, 20 September 2026 - 19:47 WIB

Tiga Tersangka Kasus Sungai Kapas Ditahan, Ahmad Fahmi Dorong Pengembangan Perkara

Jumat, 18 September 2026 - 16:23 WIB

Keributan di Tempat Hiburan Libatkan LC, Dua Pria Saling Lapor ke Polres Merangin

Jumat, 18 September 2026 - 10:43 WIB

Dua Tersangka Pencurian dengan Pemberatan Dilimpahkan Polsek Pamenang ke Kejari Merangin

Kamis, 17 September 2026 - 08:17 WIB

Diduga Tipu Korban dengan Modus Lelang Kendaraan Dinas, PNS di Merangin Dicokok Polisi

Berita Terbaru

FOTO: Penulis Mendekatkan Buku kepada Pembacanya

Berita Utama

Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:25 WIB

https://mancingjitu.com/