Kesultanan Sambaliung Layangkan Surat resmi ke Gubernur, Desak Transparansi CSR dan Solusi Konflik Agraria di Berau

pihak Kesultanan menyoroti beberapa isu krusial yang selama ini menjadi sumber ketimpangan di wilayah Diberau.

- Publisher

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Foto Kesultanan Sambaliung Layangkan Surat Resmi ke Gubernur Kaltim

Foto Kesultanan Sambaliung Layangkan Surat Resmi ke Gubernur Kaltim

SUARA UTAMA, BERAU.-  Kesultanan Sambaliung Layangkan Surat resmi ke Gubernur Kaltim, Desak Transparansi CSR dan Solusi Konflik Agraria di Berau

Samarinda, – Kesultanan Sambaliung resmi menyampaikan aspirasi tertulis kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur guna menyikapi dinamika industri pertambangan dan kesejahteraan sosial di Kabupaten Berau. Surat tersebut diterima langsung oleh pihak ajudan Gubernur Kalimantan Timur di Samarinda.

Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya diplomasi kultural dalam menjembatani keluhan masyarakat lokal dengan kebijakan perusahaan serta pemerintah daerah.

Dalam keterangan resminya, pihak Kesultanan menyoroti beberapa isu krusial yang selama ini menjadi sumber ketimpangan di wilayah tersebut.

Kesultanan mendesak seluruh perusahaan yang beroperasi di Berau, khususnya raksasa pertambangan PT Berau Coal, untuk membuka data penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) secara transparan agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.

Meminta penyederhanaan regulasi internal perusahaan yang dinilai terlalu birokratis dan menyulitkan warga lokal Kabupaten Berau untuk mendapatkan pekerjaan di tanah kelahiran mereka sendiri dan Lain lainnya

BACA JUGA :  Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan

Mendesak percepatan proses pembebasan lahan milik masyarakat serta menuntut pengembalian alat kerja warga yang saat ini masih ditahan.

Pemangku Adat Kesultanan Sambaliung, Hasanudin, menyatakan optimisme terkait hasil pertemuan dan penyampaian surat tersebut.

Menurutnya, pemerintah provinsi menunjukkan itikad baik untuk memediasi konflik yang ada.

“Alhamdulillah, usulan saya sangat direspon oleh Bapak Gubernur. Dan semua perusahaan akan di undang,” ujar Hasanudin.

BACA JUGA :  Klarifikasi Mantan Kepala Puskesmas Simpang Limbur: Anggaran PMT, Serah Terima Jabatan, Ambulans, dan Barang Pribadi

Meski melayangkan peringatan keras (himbauan), langkah Kesultanan Sambaliung ini tetap mengedepankan koridor hukum dan etika.

Gerakan ini dipandang bukan sebagai upaya menghambat investasi, melainkan sebagai upaya sinkronisasi agar kehadiran perusahaan besar selaras dengan eksistensi adat dan kesejahteraan ekonomi kerakyatan.

Diharapkan dengan adanya mediasi oleh Gubernur Kalimantan Timur, tercipta ekosistem industri di Berau yang lebih inklusif, transparan, dan menghargai hak-hak masyarakat adat serta kepemilikan lahan warga lokal.

Penulis : Rudi Salam

Editor : R'Salam

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Hilirisasi Paten di Indonesia Masih di Bawah 5 Persen, Kemenkum Gelar Forum Bisnis Pertama
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka
Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:35 WIB

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 

Rabu, 4 November 2026 - 07:50 WIB

Hilirisasi Paten di Indonesia Masih di Bawah 5 Persen, Kemenkum Gelar Forum Bisnis Pertama

Senin, 2 November 2026 - 19:08 WIB

Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 November 2026 - 18:31 WIB

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Berita Terbaru

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa? (sumber resmi Humas MA, dari portal berita resmi Mahkamah Agung MARINews)

Berita Utama

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 Nov 2026 - 18:38 WIB

Polres Metro Bekasi Identifikasi Kecelakaan Truk Molen || Sumber gambar : https://tribratanews.metro.polri.go.id/

Berita Utama

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Senin, 2 Nov 2026 - 18:31 WIB

Chat via WhatsApp