Aksi kriminalitas berdarah terjadi di sebuah hunian warga Di kawasan Jalan Bujangga,Tanjung Redeb. Kabupaten Berau.

Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

- Publisher

Selasa, 28 April 2026 - 23:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ramli (50) harus dilarikan ke ruang darurat setelah menjadi korban penikaman (R.Salam)

Foto Ramli (50) harus dilarikan ke ruang darurat setelah menjadi korban penikaman (R.Salam)

SUARA UTAMA, BERAU. Hari selasa tanggal 28/04/2026 sekitar pukul 21:00 WITA. Seorang Pria Paruh Baya Terluka Parah Usai Dihujani 11 Tusukan Pencuri di Jalan Bujangga

Aksi kriminalitas berdarah terjadi di sebuah hunian warga di kawasan Jalan Bujangga, Tanjung Redeb. Seorang pria paruh baya bernama Ramli (50) harus dilarikan ke ruang darurat setelah menjadi korban penikaman brutal oleh seorang pencuri yang menyelinap ke dalam rumahnya, Selasa malam.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa bermula sesaat setelah waktu Isya. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban saat itu tengah berada di area dapur. Ketenangan malam itu pecah ketika Ramli mendengar suara gaduh yang mencurigakan berasal dari ruang tamu.

BACA JUGA :  HPN 2026 dan Semangat Kesetaraan Dalam Ekosistem Pers Nasional

Curiga dengan situasi tersebut, Ramli memeriksa ke arah sumber suara dan mendapati jendela rumahnya telah terbuka lebar.

Di sana, ia menemukan sepasang sandal yang diduga kuat milik orang asing. Naluri untuk melindungi rumahnya membuat Ramli melakukan penyisiran ke setiap ruangan guna mencari keberadaan pemilik sandal tersebut.

 

Naas, saat memasuki salah satu kamar, Ia dikejutkan oleh sosok pelaku yang bersembunyi di balik pintu. Tanpa peringatan, pelaku langsung menyerang secara membabi buta. Meski sempat berupaya membela diri dengan tangan kosong, Ramli terjatuh setelah menerima setidaknya 11 luka tikaman di bagian tubuhnya.

 

Rudi, sepupu korban yang juga menjabat sebagai Ketua RT 07 di Jalan Bujangga, memberikan konfirmasi terkait detik-detik mencekam tersebut.

BACA JUGA :  Oknum Petugas PTSL 2023 Ngaku Kecolongan, Menteri ATR/BPN di Minta Bereskan dan Selesaikan Permasalahan di Probolinggo 

 

“Awalnya Ramli sedang di dapur, lalu dengar suara di depan. Begitu dicek, jendela sudah terbuka dan ada sandal tertinggal. Pas dia cari ke dalam kamar, ternyata pelaku sembunyi di belakang pintu. Di situlah Ramli langsung ditikam. Dia sempat melawan, tapi pelakunya beringas sampai ada 11 tusukan,” ujar Rudi saat memberikan keterangan.

 

Pasca-penyerangan tersebut, pelaku langsung melarikan diri melalui akses yang sama tanpa sempat membawa barang berharga milik korban.

 

Dalam kondisi bersimbah darah, korban segera dilarikan oleh pihak keluarga dan warga sekitar ke RSUD dr. Abdul Rivai.

 

Hingga berita ini diturunkan, Ramli tengah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.

BACA JUGA :  BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : "Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran

 

Pihak rumah sakit terus memantau kondisi korban mengingat banyaknya luka tusukan benda  tajam yang diderita.

 

Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

Mewakili pihak kepolisian, Edy dari bagian Reskrim menegaskan bahwa identitas dan keberadaan pelaku kini sedang dalam tahap penyelidikan mendalam.

“Kami sudah menerima laporan terkait insiden penikaman terhadap saudara Ramli. Tim di lapangan saat ini sedang bekerja melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami berkomitmen untuk segera mengungkap motif dan menangkap tersangka,” tegas Edy.

lanjut Polisi mengimbau warga di sekitar Jalan Bujangga untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. ”Ungkapnya.

Penulis : Rudi salam

Editor : R'Salam

Sumber Berita: Suara Utama

Berita Terkait

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya
Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’
15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung
Bapelkum Bitung Bekali 15 Peserta MagangHub dengan Etos Kerja dan Integritas
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Fakta Sidang Kasus 997 Ekstasi Samarinda: Advokat Krissandi & Partners Buktikan Kliennya Hanya Sopir Carteran Tanpa ‘Mens Rea’

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WIB

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:19 WIB

Bapelkum Bitung Bekali 15 Peserta MagangHub dengan Etos Kerja dan Integritas

Berita Terbaru

Berita Utama

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:33 WIB

Berita Utama

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/