Tersebar dugaan isu yang berkembang berkaitan dengan pembayaran uang muka pada proyek pembangunan RSUD Abdul Rivai

masyarakat ingin informasi yang berkembang dapat segera diklarifikasi secara terbuka

- Publisher

Jumat, 17 April 2026 - 20:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Foto RSUD kabupaten berau. Atas baru

Foto RSUD kabupaten berau. Atas baru

‎SUARA UTAMA, BERAU.  Tersebar dugaan isu yang berkembang berkaitan dengan dugaan pembayaran uang muka pada proyek pembangunan RSUD Abdul Rivai. Informasi yang beredar menyebutkan adanya pencairan dana dalam persentase tertentu sebelum progres fisik pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor. Meski dedemikian Kebenaran informasi tersebut masih menunggu konfirmasi dari pikah terkait.

‎

‎Di sisi lain, isu mengenai kekosongan obat juga menjadi perhatian. Kabar tersebut telah beredar dalam beberapa bulan terakhir. Jika terbukti, kondisi ini dinilai dapat memengaruhi kualitas pelayanan kepada pasien. Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari manajemen rumah sakit terkait hal tersebut.

‎‎Upaya wartawan untuk  mengonfirmasi yang dilakukan kepada pihak manajemen RSUD Abdul Rivai melalui App whatsapp belum mendapatkan tanggapan. ‎Kita, masyarakat ingin ada keterbukaan informasi yang berkembang dapat segera diklarifikasi secara terbuka. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan, sekaligus menjadi dasar perbaikan apabila ditemukan kekurangan dalam pengelolaan.

BACA JUGA :  Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara

‎

Isu terkait hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Timur terhadap pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD Abdul Rivai menjadi perhatian publik di Kabupaten Berau.

BACA JUGA :  Ketua Panitia Ungkap Perjuangan Umat Persiapkan Peresmian Gereja Paroki Idakebo

‎Sejumlah informasi yang beredar didalam menyebutkan adanya temuan dalam pengelolaan keuangan dan operasional rumah sakit. Disebut-sebut, jumlah temuan mencapai puluhan poin. Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat rilis resmi dari BPK yang dapat dikonfirmasi secara terbuka.

Penulis : Rudi salam

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp