Festival Kampung Bintang 2026: Rawat Toleransi dan Geliatkan Ekonomi Kreatif Pangkalpinang

- Publisher

Sabtu, 4 April 2026 - 10:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, PANGKALPINANG – Penyelenggaraan Festival Kampung Bintang 2026 di Kota Pangkalpinang yang berlangsung pada 3 hingga 5 April 2026 hadir dengan sarat makna kebersamaan. Mengusung tema “Menjaga Tradisi, Merajut Kebersamaan”, festival ini menghadirkan bazar kuliner Chinese halal sebagai wujud nyata ikhtiar Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dalam memperkuat dan merawat citra daerah sebagai kota toleransi.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menegaskan bahwa perayaan dan konsep kuliner halal ini bukan sekadar slogan semata.

“Kita ingin Kota Pangkalpinang benar-benar dikenal sebagai kota toleransi. Melalui festival ini, masyarakat dari berbagai latar belakang dapat berkumpul, menjaga tradisi, dan merajut kebersamaan,” ungkap Dessy di sela-sela kegiatan festival.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Dessy menjelaskan bahwa momentum festival sengaja disandingkan dengan perayaan Ceng Beng yang identik dengan tradisi ziarah kubur masyarakat Tionghoa. Pemkot Pangkalpinang berupaya memadukan tradisi tersebut dengan geliat wisata budaya dan ekonomi kreatif.

BACA JUGA :  Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung

“Dengan tema menjaga tradisi dan merajut kebersamaan, masyarakat yang datang untuk berziarah juga dapat merasakan suasana yang membahagiakan melalui berbagai kegiatan yang disiapkan,” tambahnya.

Dari sisi pariwisata dan ekonomi, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Irma Mustikasari, menilai bahwa konsep bazar kuliner bernuansa budaya Tionghoa ini merupakan langkah strategis. Sedikitnya, ratusan pelaku UMKM turut ambil bagian menjajakan makanan, minuman, kerajinan, fesyen, hingga produk kreatif khas Bangka Belitung (Babel).

“Festival ini bukan sekadar hiburan. Kami ingin menghadirkan ruang pertemuan antara budaya, pariwisata, dan ekonomi rakyat. Kehadiran bazar Chinese halal diharapkan mampu memberi peluang usaha baru bagi masyarakat sekaligus memperluas pasar UMKM kita,” jelas Irma.

BACA JUGA :  Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Penyelenggara menargetkan festival ini menjadi etalase ekonomi kreatif Kota Pangkalpinang. Pada hari pertama pembukaan, Jumat (3/4/2026), acara dimeriahkan dengan penampilan barongsai Kong Chiang, parade nusantara, tabuh gong, dan kunjungan ke stan UMKM yang diiringi kolaborasi seni Balijonk Art Fashion dan Buday 2025. Malam harinya, pengunjung dihibur oleh penampilan Taichi Aidity Babel, The Fella’s Band, serta Wita Band.

Memasuki hari kedua, Sabtu (4/4/2026), rangkaian kegiatan diawali dengan Ceng Beng Cup di Girimaya Golf. Acara dilanjutkan dengan pertunjukan drumband, dambus rampai bunyi, story telling cerita rakyat Bangka Belitung, rentak serumpun, dan lomba line dance. Malam puncak festival digelar mulai pukul 19.00 WIB dengan penampilan Wushu Ronin dan hiburan musik, serta dihadiri langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan Wali Kota Pangkalpinang.

BACA JUGA :  Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik

Sementara pada hari terakhir, Minggu (5/4/2026), fokus kegiatan diarahkan pada partisipasi masyarakat melalui ragam perlombaan. Agenda penutup ini mencakup pertunjukan barongsai, drama musikal Ronin, lomba fashion show untuk berbagai tingkatan usia (TK hingga umum), dan diakhiri dengan sesi karaoke bersama.

Di tengah tantangan ekonomi dan ketatnya persaingan usaha, Festival Kampung Bintang 2026 diharapkan mampu menjadi model percontohan pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Melalui perpaduan wisata, seni, dan kuliner, Pangkalpinang terus berupaya membangun ekosistem ekonomi yang tidak hanya terus tumbuh, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warganya.

Penulis : Rozi

Editor : Aisyah Putri Widodo

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kapolres Bitung Sambut Tim Audit Kinerja Itwasum Polri, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel
Tuntutan Kasus Renah Alai Dibacakan, Kuasa Hukum Korban Minta Hakim Beri Putusan yang Berkeadilan
DPRD Majene Bahas LPJ APBD 2025, Empat Ranperda Strategis Mulai Digodok
Tarif Nol Rupiah untuk Pencatatan Lagu Mulai Disosialisasikan, DJKI Dorong Perlindungan Hak
Terindikasi Malpraktek Administrasi dan Kelalaian, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Terkesan Enggan Bertanggung Jawab
Pererat Kebersamaan, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Family Gathering Penuh Keakraban di Muara Karing
Undangan Sudah Beredar, Musdalub APKASINDO Merangin Terancam Batal Digelar
Gudang BBM Solar di Rumah Jayak Diduga Pasok Aktivitas PETI di Tanjung Benuang
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:58 WIB

Kapolres Bitung Sambut Tim Audit Kinerja Itwasum Polri, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:07 WIB

Tuntutan Kasus Renah Alai Dibacakan, Kuasa Hukum Korban Minta Hakim Beri Putusan yang Berkeadilan

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

DPRD Majene Bahas LPJ APBD 2025, Empat Ranperda Strategis Mulai Digodok

Senin, 27 Juli 2026 - 19:29 WIB

Tarif Nol Rupiah untuk Pencatatan Lagu Mulai Disosialisasikan, DJKI Dorong Perlindungan Hak

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:21 WIB

Pererat Kebersamaan, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Family Gathering Penuh Keakraban di Muara Karing

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand