Warga Karang Berahi Soroti Dugaan Keterlibatan Anak dan Menantu Kades dalam Aktivitas PETI

- Publisher

Minggu, 4 Januari 2026 - 07:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Sejumlah warga Desa Karang Berahi, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, menyoroti dugaan keterlibatan anak dan menantu Kepala Desa Karang Berahi dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang berlangsung di wilayah desanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, warga mengungkapkan adanya dugaan pembiaran terhadap aktivitas PETI yang disebut-sebut melibatkan keluarga Kepala Desa Karang Berahi, Samsul Fuad. Dugaan tersebut mengarah kepada anak dan menantunya yang diduga mengelola sejumlah unit dompeng di sekitar aliran sungai desa setempat.

BACA JUGA :  Setelah Vakum Dua Bulan, AIR Asia Kembali Beroperasi Mulai 2 Juli

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa anak Kades bernama Nando dan menantunya Andri diduga memiliki beberapa unit alat dompeng yang saat ini beroperasi di wilayah sekitar Milir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak Kades namonyo Nando dan menantunyo Andri punyo dompeng jugo, bang. Kalu sekarang kerjo di sebelah Milir, bang. Ado sekitar tujuh set,” ujar warga tersebut kepada media ini.

Warga menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas penambangan ilegal di Desa Karang Berahi. Bahkan, mereka menduga adanya unsur pembiaran dari pihak pemerintah desa, mengingat keluarga kepala desa sendiri disebut-sebut ikut terlibat dalam kegiatan PETI tersebut.

BACA JUGA :  YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter

“Kalau keluarga Kades sendiri yang terlibat, kami sebagai warga jadi bertanya-tanya. Jangankan orang lain, keluarga Kades pun ikut PETI, seolah-olah aktivitas ini dibiarkan,” ungkap warga lainnya.

Aktivitas penambangan emas ilegal tersebut dinilai telah berdampak pada kerusakan lingkungan, terutama di sepanjang aliran sungai yang menjadi sumber air bagi warga sekitar. Selain itu, keberadaan PETI juga dikhawatirkan menimbulkan konflik sosial serta masalah hukum di kemudian hari.

BACA JUGA :  Bapelkum Bitung Tebar Kepedulian, Bagikan Sembako untuk Security dan TAD Sambut HUT RI ke-81

Warga berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait dapat turun langsung ke lapangan untuk melakukan penertiban dan penyelidikan secara menyeluruh, tanpa pandang bulu. Mereka meminta agar hukum ditegakkan secara adil demi menjaga lingkungan dan ketertiban di Desa Karang Berahi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Karang Berahi, Samsul Fuad, belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan tersebut. Media ini masih berupaya meminta klarifikasi guna memberikan pemberitaan yang berimbang.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi
Dugaan Illegal Logging di Pulau Bayur Bergulir: Ada Upaya Hentikan Pemberitaan, LSM Siapkan Laporan
Warga Resah, Aktivitas PETI Dompeng di Tanjung Lamin Disebut Makin Mendekati Permukiman
Pisah Sambut Kalapas Bangko, Heri Tinggalkan Kesan, Syaikoni Bawa Harapan Baru
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/