Titiek Soeharto Tak Pernah Bosan Berbagi Terus Salurkan Bantuan untuk Warga Gunungkidul Saat Reses

- Publisher

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungkidul, DIY — Sosok Titiek Soeharto kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan. Dalam masa reses terbarunya di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ketua Komisi IV DPR RI ini kembali menyalurkan berbagai bantuan untuk para petani dan warga kurang mampu.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian reses DPR RI yang dimanfaatkan Titiek Soeharto untuk turun langsung menyapa warga, mendengarkan aspirasi, dan menyalurkan program bantuan dari pemerintah pusat yang difasilitasi Komisi IV DPR RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

🎯 Bantuan Nyata untuk Petani Gunungkidul

Dalam kunjungan kerja kali ini, Titiek Soeharto menyerahkan sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di wilayah Gunungkidul. Bantuan tersebut meliputi:

7 unit rice transplanter

10 unit traktor roda empat

9 unit traktor roda dua

13 unit pompa air

210 unit handsprayer

BACA JUGA :  PETI Kian Merajalela di Bukit Bungkul, Dua Ekskavator Diduga Milik Izal Beroperasi Bebas, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

12 paket perangkat uji tanah sawah

Bibit jagung untuk lahan seluas 5.874 hektare

Bantuan ayam petelur untuk 10 kelompok tani

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Gunungkidul yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani.

💬 Pesan Titiek Soeharto: “Kita Harus Kembali Cintai Tanah Sendiri”

Dalam sambutannya, Titiek Soeharto menekankan pentingnya kemandirian pangan nasional. Ia mengajak para petani untuk kembali mencintai tanah air melalui kerja keras di sektor pertanian.

> “Kita harus kembali mencintai tanah kita sendiri. Indonesia akan kuat kalau rakyatnya sejahtera dan bisa mengolah hasil bumi dengan mandiri,” ujarnya di hadapan kelompok tani penerima bantuan.

 

Titiek juga menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan bersumber dari program pemerintah melalui aspirasi Komisi IV DPR RI dan tidak dipungut biaya sepeser pun.

BACA JUGA :  PLN Buntok Akui Defisit Daya Dari Pembangkit Picu Padam Bergilir

🤝 Distribusi Bantuan Pangan untuk Warga DIY

Selain bantuan alat pertanian, Titiek Soeharto juga memastikan penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat di berbagai kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta berjalan lancar.
Total penerima bantuan pangan di DIY mencapai 331.795 keluarga, termasuk 87.555 penerima di Kabupaten Bantul.

Setiap keluarga mendapatkan 20 kilogram beras untuk dua bulan, masing-masing 10 kilogram per bulan untuk bulan Juni dan Juli.

> “Saya pastikan semua bantuan sampai langsung ke masyarakat tanpa potongan, dan tepat sasaran,” tegasnya.

 

⚠️ Klarifikasi: Bantuan Modal dan Pelunasan Utang Adalah Hoaks

Seiring viralnya kabar bahwa Titiek Soeharto memberikan “bantuan modal usaha dan pelunasan utang”, pihak resmi Kominfo dan Komdigi telah menyatakan berita tersebut tidak benar (hoaks).
Bantuan yang benar-benar disalurkan adalah bantuan pangan dan pertanian yang merupakan bagian dari program pemerintah melalui Komisi IV DPR RI.

BACA JUGA :  Babak Akhir Gugatan Eks Kades Sungai Kapas, Bukti Baru Perkuat Dalil SK Pemberhentian Cacat Hukum

🌾 Konsistensi Sosial yang Tak Pernah Padam

Konsistensi Titiek Soeharto dalam membantu masyarakat, khususnya petani, terus berlanjut dari waktu ke waktu.
Sejak beberapa tahun terakhir, ia dikenal aktif menyalurkan bantuan pertanian, pangan, dan program kesejahteraan rakyat di berbagai daerah, khususnya di DIY dan Jawa Tengah.

> “Saya hanya ingin melihat rakyat Indonesia tersenyum karena kebutuhan dasarnya terpenuhi,” ucapnya dengan penuh empati.

 

📌 Kesimpulan

Kegiatan reses Titiek Soeharto di Gunungkidul bukan sekadar agenda formal anggota dewan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial terhadap rakyat kecil.
Melalui bantuan konkret di bidang pertanian dan pangan, ia berupaya memperkuat ketahanan ekonomi desa dan mendukung cita-cita kemandirian bangsa.

 

Penulis : Ziqro Fernando

Editor : Ziqro Fernando

Berita Terkait

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/