BNN dan ESQ Corp Sinergikan Pencegahan Narkoba Berbasis Nilai Spiritual dan Pembentukan Karakter

- Publisher

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 7 Oktober 2025 — Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menjalin sinergi strategis dengan ESQ Corporation dalam memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pendekatan spiritual dan pembentukan karakter bangsa.

Audiensi antara kedua pihak berlangsung di Ruang Soetomo, Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, dihadiri oleh Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. Suyudi Ario Seto, M.Si., beserta jajaran pimpinan, serta Founder ESQ Corp, Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian, bersama tim manajemen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menyampaikan apresiasi atas inisiatif sinergi tersebut. Ia menegaskan bahwa tantangan penyalahgunaan narkotika di era modern semakin kompleks — bukan hanya dari sisi peredaran gelap, tetapi juga menyentuh aspek perilaku, karakter, dan moral generasi muda.

BACA JUGA :  Wali Kota Pangkalpinang Lepas 291 Calon Jemaah Haji di Masjid Agung Kubah Timah

> “Pencegahan narkoba tidak bisa hanya dengan pendekatan hukum. Kita perlu membangun ketahanan spiritual, mental, dan karakter bangsa. Nilai-nilai Emotional Spiritual Quotient (ESQ) sejalan dengan strategi P2M (Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat) yang dijalankan BNN,” ujar Suyudi.

 

Ia menambahkan, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat gerakan moral dan spiritual dalam program P4GN. Pendekatan ESQ yang menekankan Character Building dan Inner Transformation dipandang sebagai pelengkap strategis untuk membentuk masyarakat yang tangguh dan berintegritas.

BACA JUGA :  SD Inpres Maccini Sombala Bergerak Wujudkan Sekolah Adiwiyata dan Ramah Anak

> “Kita ingin melahirkan masyarakat Indonesia yang bukan hanya bebas dari narkoba, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual tinggi dan karakter yang kuat,” tegasnya.

 

Sementara itu, Dr. (H.C.) Ary Ginanjar Agustian menyambut positif kolaborasi ini. Menurutnya, keberhasilan pencegahan narkoba tidak lepas dari kemampuan membangun sumber daya manusia yang mengenali potensi dirinya secara tepat.

> “Penempatan SDM yang tidak sesuai dengan potensi dan karakternya sering menimbulkan stres, kehilangan motivasi, dan penurunan kinerja. Berdasarkan studi, 74 persen organisasi merekrut orang yang tidak sesuai dengan kebutuhan pekerjaan,” ungkap Ary.

 

Ia memperkenalkan Talent DNA, sebuah alat berbasis ilmiah yang dikembangkan ESQ Corp untuk membantu individu menemukan potensi diri serta mendukung organisasi dalam menempatkan talenta sesuai kompetensi. ESQ juga menawarkan sistem manajemen talenta berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pengambilan keputusan strategis di lingkungan kerja.

BACA JUGA :  Kejaksaan Bidik 85 Kepala Desa di Gowa Terkait Proyek Tower WiFi

Sinergi BNN dan ESQ Corp ini menjadi bentuk nyata dari pendekatan humanistik dalam pemberantasan narkoba — menggabungkan ketegasan hukum dengan pembinaan karakter dan spiritualitas. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat fondasi moral bangsa menuju Indonesia Emas 2045 yang Sehat, Unggul, dan Bebas Narkoba.

 

🔖 #WarOnDrugsForHumanity
BNN RI x ESQ Corporation
Bersama Membangun Bangsa Berkarakter, Sehat, dan Bebas Narkoba

Penulis : Ziqro Fernando

Editor : Ziqro Fernando

Berita Terkait

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Ketika Hukum Kehilangan “RUH”
Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 
Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan
Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:23 WIB

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:51 WIB

Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:48 WIB

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru

Berita Terbaru

(Ilustrasi)

Hukum

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:23 WIB

Hukum

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:48 WIB