Sri Mulyani Diganti dalam Reshuffle, Publik Soroti Dugaan Korupsi Proyek Coretax

- Publisher

Senin, 8 September 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang digantikan dalam reshuffle kabinet September 2025.

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, yang digantikan dalam reshuffle kabinet September 2025.

SUARA UTAMA – Jakarta, 8 September 2025 — Presiden Prabowo Subianto resmi merombak jajaran kabinet, termasuk mengganti Sri Mulyani Indrawati dari posisi Menteri Keuangan. Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), ditunjuk sebagai penggantinya melalui Keputusan Presiden Nomor 86/P Tahun 2025.

Pergantian ini menjadi bagian dari langkah penyegaran besar di sektor ekonomi. Namun, di tengah perubahan tersebut, muncul sorotan publik terkait dugaan korupsi pengadaan proyek sistem administrasi perpajakan Coretax, yang disebut menelan anggaran lebih dari Rp1,3 triliun.

BACA JUGA :  Kemnaker Buka Program Padat Karya, TKM Pemula dan TKM Lanjutan Tahun 2026

IWPI Laporkan ke KPK

Ikatan Wajib Pajak Indonesia (IWPI) menyatakan telah melaporkan dugaan penyimpangan dalam proyek Coretax ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 23 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah menyerahkan laporan resmi ke KPK terkait dugaan korupsi pengadaan Coretax. Uang pajak adalah amanah rakyat, sehingga harus digunakan secara tepat. Reshuffle adalah urusan politik, tetapi penegakan hukum tetap harus berjalan,” kata Ketua Umum IWPI, Rinto Setiyawan.

Pergantian Menkeu dan Respons Publik

Sri Mulyani meninggalkan jabatan di tengah meningkatnya protes masyarakat atas kebijakan perpajakan. Bahkan, kediamannya sempat menjadi sasaran unjuk rasa.

BACA JUGA :  Kalapas Bangko Pimpin Ikrar Bersama Berantas Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan di Lapas

Sementara itu, Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam pernyataannya menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi 8 persen masih mungkin dicapai dengan memperkuat kerja sama antara pemerintah dan sektor swasta.

Jejak Coretax

Coretax awalnya digagas sebagai proyek modernisasi administrasi pajak. Namun, hingga kini, publik mempertanyakan efektivitas sistem tersebut setelah menghabiskan anggaran besar. IWPI menilai hal ini menjadi alasan penting agar penegak hukum mempercepat proses klarifikasi dan penyelidikan.

BACA JUGA :  Oknum Warga Sukabumi Diduga Serobot Lahan Milik Dinkes Kabupaten Probolinggo Telah Puluhan Tahun

Harapan ke Depan

Reshuffle kabinet diharapkan membawa stabilitas baru bagi perekonomian nasional. Di sisi lain, sejumlah kalangan menekankan pentingnya penyelesaian dugaan kasus Coretax agar tidak menimbulkan ketidakpastian hukum.

Catatan: Hingga berita ini diterbitkan, pihak Sri Mulyani maupun Kementerian Keuangan belum memberikan tanggapan resmi atas isu dugaan penyimpangan proyek Coretax. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga belum mengumumkan perkembangan terbaru terkait laporan IWPI.

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Di Balik Gemerlap Investasi: Berau Kaya Sumber Daya, Namun Lingkungan Tergerus Bebas..!
PT Andika Media Perkasa Minta Etika Jurnalistik Dijaga di Tengah Polemik Pemberitaan
Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD
konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Berita ini 380 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:31 WIB

Di Balik Gemerlap Investasi: Berau Kaya Sumber Daya, Namun Lingkungan Tergerus Bebas..!

Senin, 25 Mei 2026 - 09:39 WIB

PT Andika Media Perkasa Minta Etika Jurnalistik Dijaga di Tengah Polemik Pemberitaan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:14 WIB

konflik agraria penyerobotan lahan adat dikawasan kampung bumi jaya, Paduka Yang Mulia (PYM) Datu Amir M.A, Raja Muda Perkasa, Sultan Sambaliung, menyambangi lokasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Berita Terbaru

Berita Utama

Warga Sempat Hilang, Ditemukan Selamat pada Senin 25 Mei 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 17:07 WIB