Penanggung Jawab Proyek Irigasi Air Tanah Dangkal Sebut Sesuai Spesifikasi dan Gambar 

- Publisher

Jumat, 25 Juli 2025 - 14:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Proyek pembangunan irigasi air tanah dangkal/dalam Poktan sumber barokah desa Pajarakan kulon kecamatan pajarakan. Dengan kontrak, 027/03.Sumur.SB/PPK/426.118/2025. 25/07/2025.

Adapun Nilai Kontrak Rp. 171.404.000. Sumber dana, DBHCHT. Pelaksana CV. Fajar. Tanggal kontrak 19 Juni 2025. Dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender. Yang tercantum dalam papan informasi proyek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memastikan spesifikasi pengerjaan proyek tersebut, Team media yang tergabung di komunitas Jurnalis Nusantara Trabas melalui program Jejak Trabas pada tanggal 25 Juli 2025 mendatangi lokasi pekerjaan Proyek pembangunan irigasi air tanah dangkal yang ada di pajarakan kulon.

BACA JUGA :  Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat

Di Lokasi tersebut, penanggung jawab pekerjaan proyek irigasi air tanah dangkal “Inul” Mengatakan bahwa pengerjaan proyek sudah sesuai spesifikasi dan gambar. Ia juga menegaskan bahwa papan informasi proyek sempat hilang bersamaan dengan besi.

“Proyek pembangunan irigasi/Sumur/Tandon air ini sudah sesuai spesifikasi dan gambar mas. Terkait papan informasi proyek, kita sudah pasang akan tetapi hilang bersamaan dengan besi kurang lebih sepuluh lonjor. “Ucap nya.

Ia Juga menjelaskan Prihal kedalaman sumur bor yang nantinya akan di realisasikan kepada sawah di sekitar lokasi. “Kedalaman sumur bor 40 Meter. Namun, kemarin kita tambah, sekitar 45 Meter. untuk Peralon Keseng luar 6 inch, sementara Peralon dalam nantinya 3 inch. Dan nanti kelancaran air nyan akan di uji (tes) Selama 7 jam tanpa henti. “Ujar nya.

BACA JUGA :  Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi

lebih lanjut penanggung jawab proyek irigasi air tanah dangkal desa Pajarakan kulon menjelaskan spesifikasi material yang di gunakan untuk pembangunan proyek tersebut.

“Material pasir yang kita gunakan adalah Pasir Lumajang mas, Koral ukuran 1,2. Dalam pekerjaan sudah sesuai gambar. Mulai dari Tros yang kedalaman nya Tros 1 meter, sedangkan dari plat ke lantai 1 meter. Terus Terkait pembesian, semuanya berlebel SNI. menggunakan besi 8, 10 dan 13 Ulir. mulai dari Tros, rumah pompa dan tandon nya mas. “Jelas nya.

BACA JUGA :  Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Ia menambahkan terkait rangkaian besi yang nanti nya akan di jadikan Tandon Air Tanah dangkal. selain itu ia juga menjelaskan ketebalan Cor beton lantai dan dinding nya.

“Ketebalan Cor lantai tandon 15 Cm. Diding tandon 15 Cm dan ketebalan tutup nya 12 Cm. Jika pembesian atau perangkain besi kita pastikan sesuai spesifikasi dan gambar, karena musuh kita nanti nya air. jadi kita tidak main main dalam pekerjaan. Dan besi itu sudah terskatmat semua oleh konsultan pengawas sebelum di lakukan pemasangan. “imbuh nya sambil menunjuk kan Gambar proyek.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand