Keluarga Idris Korban Penganiayaan di Seputaran Jembatan Layang Bangko Tuntut Keadilan

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa seorang pria lanjut usia bernama Idris Sardi atau yang lebih akrap disapa Bujang Rokok warga Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, belum menemui titik terang. Korban yang diketahui menderita stroke, diduga menjadi korban kekerasan oleh seorang pria bernama Si ul.

Peristiwa itu terjadi saat bulan Ramadan lalu, tepatnya di lapak rokok tempat korban biasa berjualan, yang terletak di sekitar jembatan layang Kota Bangko.

Sonia, anak korban, mengungkapkan harapannya agar proses hukum dapat berjalan secara adil dan transparan.

“Ya, kejadian itu terjadi di bulan puasa. Bapak saya dianiaya oleh Siul di lapak rokok dekat jembatan layang. Setelah kejadian, kami langsung melapor ke polisi. Kabarnya Si ul memang sudah ditahan, tapi sampai sekarang kami tidak tahu perkembangan kasusnya bagaimana. Padahal sudah lebih dari tiga bulan,” ujar Sonia kepada media ini.

Ia menambahkan bahwa pihak keluarga merasa khawatir kasus ini terkesan lamban dan minim informasi. Dengan kondisi korban yang sudah mengalami stroke, keluarga berharap keadilan bisa ditegakkan secepatnya.

“Kami hanya ingin keadilan untuk bapak saya. Dia sudah sakit, dan sekarang malah jadi korban penganiayaan. Kami minta aparat penegak hukum menangani kasus ini secara serius dan terbuka,” tambahnya.

BACA JUGA :  KUHP Baru : Paradigma Baru Dalam Pemidanaan Indonesia

Masih menurut keterangan dari anak Idris sardi alias Bujang, menurutnya kejadian berawal dari pelaku yang tidak terima dengan bapaknya yang berjualan di dekat lapak pelaku si ul.

“Kejadian pas puasa pertama, Posisi bapak saya di bawah jembatan layang dia duduk di dekat wilayah jualannya sendri. Karena bapak saya sudah lama tidak jualan akibat jatuh sakit diagnosis stroke hampir 1 tahun lebih tidak jualan, Setelah bapak enakan badan nya dia minta aktivitas sprti biasa mau jualan, belum sampai 1 bulan jualan, posisi bapak lagi duduk di dekat posisi bapak jualan, Tiba-tiba si ul jualan gorengan samping bapak tu mendorong kursi bapak yg lagi duduk, pas bapak berdiri si ul meninju kepala bapak bagian kiri sebanyak 4 kali, Bapak yang mengalami stroke sebelah kiri tidak bisa melakukan perlawanan. Dan mertuanya si ul membanting kan kursi milik bapak,” Demikian Pungkasnya

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Sat Resnarkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl di Pusat Kota
Status Irwan Saputra Dipertanyakan dalam Sidang Korupsi KUR BNI Kampar
Kedok “Duda” Berujung Penipuan: Saksi Kunci Bongkar Siasat Licin Terlapor di Polresta Samarinda
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Mahasiswa FH Unila Asal Tanggamus Raih Juara Nasional Lomba Dakwaan Hukum Tindak Pidana Lingkungan Hidup
Prabowo Siap ‘Mengejutkan’ Mafia Tambang dan Pengusaha Ilegal
Indonesia, Negara Hukum di Persimpangan Jalan
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:24

Sat Resnarkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl di Pusat Kota

Rabu, 28 Januari 2026 - 00:48

Status Irwan Saputra Dipertanyakan dalam Sidang Korupsi KUR BNI Kampar

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:49

Kedok “Duda” Berujung Penipuan: Saksi Kunci Bongkar Siasat Licin Terlapor di Polresta Samarinda

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:57

Mahasiswa FH Unila Asal Tanggamus Raih Juara Nasional Lomba Dakwaan Hukum Tindak Pidana Lingkungan Hidup

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:16

Prabowo Siap ‘Mengejutkan’ Mafia Tambang dan Pengusaha Ilegal

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:38

Indonesia, Negara Hukum di Persimpangan Jalan

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terbaru