Sejumlah Murid di SMAN 3 Merangin Mengaku Mendapat Perlakuan Kurang Baik di Sekolah 

- Publisher

Kamis, 20 Maret 2025 - 07:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Merangin – Sebelumnya sejumlah wali murid di SMAN 3 Merangin sempat mengeluhkan adanya pungutan di sekolah yang dinilai sangat besar dan memberatkan beberapa wali murid yang notabenenya adalah ekonomi menengah ke bawah, sehingga sekolah yang berada di JL. Beliak Mata Hitam Ulu III Muara Delang, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, yang di pimpin  Sugimin S Pd selaku Kepala Sekolah mendapat sorotan dari banyak kalangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media ini dilapangan mendapati jika di SMAN Negeri 3 Merangin tersebut melakukan pungutan iuran Komite sebesar Rp 300 ribu pertahun untuk setiap murid dan SPP Rp. 85 ribu perbulan Untuk setiap murid, dan iuran OSPRAM setiap 3 bulan sebesar Rp 65 ribu per siswa.

BACA JUGA :  Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

Kali ini terdapat keluhan dari salah satu murid murid adanya perlakuan yang kurang baik dari oknum guru di sekolah tersebut sehingga membuat murid tertekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada Media ini salah satu murid di sekolah tersebut yang namanya di rahasiakan menyampaikan keluhannya jika dirinya sering mendapat perlakukan kurang bagus di sekolah.

BACA JUGA :  Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand

“Dibentak” terus pak, baru bulan ke1 byar ospram udah ditagih, klo blum byar di suruh pisah barisan, kaya dipermalukan gitu pak,

kalo setiap pagi aja kami bersih” dengan pksaan pak, kmi tau kebersihan sebagian dri iman, tapi ini nyuruh bersih” nya ga wjar pak smpe kadang ada perkataan kasar “bodat, longor, dan sebagainya”. (pak ‘R’ yg nagih dan suka marah”),” demikian keluhnya

BACA JUGA :  Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan

Selain itu menurutnya terkait kegiatan perlombaan yang membawa nama sekolah juga di persulit, sehingga para peserta harus mengocek kantong pribadi untuk pendaftaran kegiatan sekolah.

“Kadang kami kalo mau keluar lomba susah pak katanya harus ada anggaran, padahal uang ospram itu untuk anak” murid yg keluar lomba mewakili sekolah,” demikian keluhan salah satu murid kepada Media ini melalui DM tanpa di edit.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung
Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan
Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani
Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Berita ini 774 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp