On Proses Siltap Kades dan Perangkat Desa. Istri Perangkat Desa Keluhkan Keterlambatan Gaji Siltap. 

- Publisher

Senin, 3 Maret 2025 - 18:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA Probolinggo-

Siltap kepala desa dan perangkat desa di kabupaten Probolinggo On proses. pasal nya Siltap tersebut pada bulan Januari dan Februari 2025 mengalami keterlambatan di karenakan ada Perubahan peraturan presiden nomor 1 tahun 2025 tentang Efesiensi Anggaran. dan Sebelum nya, pihak bank jatim memblokir 6 bulan siltap kepala desa dan perangkat desa. 03/03/2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

di informasikan bahwa Pihak Bank Jatim Cabang Kraksaan akan membuka pemblokiran siltap selama 2 bulan pada saat bersamaan dengan pencairan Siltap. bahkan pihak bank jatim bersedia akan membukanya kembali pemblokiran Siltap dari 4 bulan menjadi 2 bulan dengan catatan DPMD Secara rutin mencairkan siltap tersebut.

BACA JUGA :  Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Keterlambatan siltap perangkat desa di keluhkan oleh salah satu istri perangkat desa yang enggan di publikasikan namanya. menurut nya jika di bandingkan dengan pekerjaan dan tanggung jawab seorang perangkat desa ataupun kepala desa Gaji silap tidak cukup.

“Jika bukan karena niatan yang tulus untuk membantu masyarakat. Gaji siltap tidak cukup di bandingkan dengan tugas dan tanggung jawab perangkat desa. namun, perangkat desa itu tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab nya melayani masyarakat siang dan malam, apalagi ada warga yang  kehilangan. biasanya enak tidur sama istri malah di krubutin nyamuk pada saat melakukan pencarian barang yang hilang. “keluh nya.

BACA JUGA :  Maba UNILA Diduga Dihalangi Menjalankan Salat, Masyarakat Minta Panitia Dievaluasi

Lebih lanjut kata istri perangkat desa. “Caba bayangkan dan renungkan, perangkat desa itu kelihatan nya saja santai. padahal tanggung jawabnya sangat berat. belum lagi tanggung jawab dalam keluarga. rata rata SK perangkat desa itu di taruh di bank jatim, nah sisa angsuran itu untuk belanja kita sehari hari. kalau terus menerus terlambat seperti ini, Mau dapat dari mana untuk makan sehari hari dan Camilan anak anak,?. apalagi saat ini bulan puasa, untuk buka dan sahur nya. “Tutur nya.

BACA JUGA :  Oknum Sekdes Gading Kulon Menghilang Saat ATR/BPN Investigasi Atas Dugaan Sertifikat Cacat Administrasi dan Yuridis

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten Probolinggo “Fathur Rozi” Saat di konfirmasi media lewat sambungan watshap via vhat, terkait kendala pencairan siltap kepala desa dan perangkat desa. dirinya mengatakan sedang On proses. “waalaikumsalam, nggih, On proses, mohon di tunggu nggih. “Jawab nya.

lebih lanjut, Bendahara keuangan siltap Desa “Subhan” DPMD kabupaten Probolinggo saat di konfirmasi media lewat jaringan yang sama, terkait siltap perangkat kepala desa dan perangkat desa. dirinya membenarkan bahwa sudah on proses. “Waalaikumsalam, ini ada 88 Desa, masih nunggu dispon bu kaban. “Ucap nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 
UPT Puskesmas Klenang Kidul Pastikan  Bayi Kembar 3 Desa Gading Kulon Kondisi Bagus, BB Sesuai Umur 
Kontainer Sampah Kondisi Memprihatinkan, Keluarga Pasien UPT Puskesmas Ranugedang Ungkap Potensi Lingkungan Tidak Sehat 
Berita ini 235 kali dibaca
Caba bayangkan dan renungkan, perangkat desa itu kelihatan nya saja santai. padahal tanggung jawabnya sangat berat. belum lagi tanggung jawab dalam keluarga. rata rata SK perangkat desa itu di taruh di bank jatim, nah sisa angsuran itu untuk belanja kita sehari hari. kalau terus menerus terlambat seperti ini, Mau dapat dari mana untuk makan sehari hari dan Camilan anak anak,?. apalagi saat ini bulan puasa, untuk buka dan sahur nya.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/