Seminar Nasional UKRIDA: Mengupas Prospek dan Tantangan Dunia Usaha di Tahun 2025

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, SUARA UTAMA, Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) sukses menggelar Seminar Nasional dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-58 dengan tema “Economic Outlook 2025”. Sub tema yang diusung, “Prospek dan Tantangan Dunia Usaha di Tahun 2025”, menjadi perhatian utama, mengingat pentingnya inovasi dan keberlanjutan usaha di tengah tantangan ekonomi global dan nasional.

Seminar ini menghadirkan pembicara terkemuka dari berbagai bidang, mulai dari ekonom, praktisi usaha, hingga ahli teknologi. Dengan data dan analisis mendalam, diskusi ini bertujuan memberikan wawasan strategis kepada peserta mengenai dinamika ekonomi Indonesia pada tahun 2025.

Keynote Speaker: Tauhid Ahmad, Senior Economist INDEF

Sebagai keynote speaker, Tauhid Ahmad, Senior Economist dari INDEF, memaparkan data makroekonomi Indonesia serta proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Dalam presentasinya, Tauhid menyoroti beberapa hal penting, seperti:

Pertumbuhan Ekonomi: Meski optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi tetap ada, beberapa indikator seperti inflasi, suku bunga, dan defisit neraca perdagangan masih menjadi perhatian utama.

APBN 2025: Tauhid menekankan pentingnya kebijakan fiskal yang berimbang, terutama dalam mendukung sektor-sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, dan UMKM.

Ketahanan Ekonomi: Di tengah ancaman ketidakpastian global, Indonesia perlu memperkuat ketahanan ekonomi dengan diversifikasi sumber daya dan peningkatan daya saing industri lokal.

Panel diskusi menghadirkan praktisi usaha yang kompeten dan inovatif, yaitu:

Armand Hartono (CEO BCA): Membahas pentingnya inovasi di sektor perbankan untuk mendukung transformasi digital di dunia usaha. Armand menyoroti peran perbankan dalam mendukung pelaku usaha, termasuk UMKM, melalui akses pembiayaan yang mudah dan inklusif.

BACA JUGA :  Ketum DPP LDII : Kurban untuk Gerakkan Ekonomi, Sejahterakan Peternak, hingga Cegah Stunting

Suwandi Wiratno (Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia): Menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pembiayaan dan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia juga menggarisbawahi tantangan regulasi dan risiko pembiayaan di tengah ketidakpastian ekonomi.

Dr. Kilala Tilaar (CEO Martha Tilaar Group): Membagikan pengalaman sukses dalam memadukan kearifan lokal dengan inovasi modern untuk menciptakan produk yang berdaya saing tinggi. Dr. Kilala juga menginspirasi peserta dengan pentingnya keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat dalam dunia usaha.

Nathan (Praktisi AI ) : Dalam era revolusi industri 4.0, teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi katalisator bagi pertumbuhan bisnis. Praktisi AI yang hadir menyoroti bagaimana AI dapat meningkatkan efisiensi operasional, personalisasi layanan pelanggan, dan pengambilan keputusan berbasis data di berbagai sektor usaha.

Optimisme 2025: Tantangan yang Menjadi Peluang

Meski terdapat tantangan, seperti ketidakpastian global dan fluktuasi data ekonomi, para pembicara sepakat bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh lebih kuat. Dengan kolaborasi, inovasi, dan dukungan penuh terhadap dunia usaha dan juga termasuk UMKM, perekonomian Indonesia dapat menghadapi tahun 2025 dengan optimisme.

Seminar ini menjadi salah satu wujud nyata UKRIDA dalam berkontribusi bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan wawasan strategis mengenai prospek dan tantangan dunia usaha. Peserta diharapkan dapat menerapkan wawasan yang diperoleh untuk menciptakan peluang dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia di masa depan.

Berita Terkait

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:25

‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:54

Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Berita Terbaru