Siapkan Amal Jariyahmu

- Publisher

Rabu, 1 Januari 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Abu Mahdi Ibn Ibrahim

Oleh: Abu Mahdi ibn Ibrahim

SUARA UTAMA, Umat Nabi Muhammad SAW memiliki umur yang relatif pendek, yaitu antara 60 hingga 70 tahun, sebagaimana sabda beliau, “Umur umatku antara 60 hingga 70 tahun.” Hal ini sangat berbeda dibandingkan umat-umat sebelumnya yang mencapai usia ratusan tahun. Namun, Allah memberikan keistimewaan kepada umat ini, yaitu dilipatgandakannya pahala kebaikan hingga minimal 10 kali lipat dan adanya amal jariyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keistimewaan Amal Jariyah

Amal jariyah adalah amal yang terus mendatangkan manfaat dan pahala meski pelakunya telah wafat. Dalam sebuah hadis hasan dari Imam Al-Bazzar yang diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda:

BACA JUGA :  Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

“Tujuh amal jariyah yang pahalanya tetap mengalir meski pelakunya telah wafat: mengajarkan ilmu, mengalirkan sungai, menggali sumur, menanam pohon (kurma), membangun masjid, mewakafkan mushaf, dan meninggalkan anak sholeh yang mendoakannya.”

Penjelasan Tujuh Amal Jariyah

1. Mengajarkan Ilmu

Ilmu agama dan dunia yang bermanfaat, baik berupa ilmu untuk beribadah atau yang mendukung kehidupan manusia, menjadi pahala yang terus mengalir. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim.”

2. Mengalirkan Sungai dan Menggali Sumur

Memberikan akses air adalah sedekah terbaik. Dalam sebuah kisah, seorang pelacur dari Bani Israil mendapat ampunan karena memberi minum seekor anjing dari sumur. Betapa besar pahala bagi mereka yang menyediakan air bagi manusia dan makhluk lainnya.

BACA JUGA :  Bangun Sinergi Lewat Secangkir Kopi, Bapelkum Bitung Pererat Kolaborasi Bersama Media.

3. Menanam Pohon

Menanam pohon, terutama yang menghasilkan buah seperti kurma, mendukung keberlangsungan hidup makhluk hidup. Pohon yang bermanfaat menjadi ladang pahala bagi penanamnya.

4. Membangun Masjid

Masjid adalah tempat terbaik di mata Allah. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang membangun masjid walau seukuran tempat burung bertelur, Allah akan membangunkan baginya rumah di surga.”

5. Mewakafkan Mushaf

Wakaf mushaf atau kitab yang berisi firman Allah menjadi sumber amal yang pahalanya mengalir bagi siapa saja yang membacanya.

BACA JUGA :  PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!

6. Meninggalkan Anak Sholeh

Anak sholeh yang mendoakan orang tuanya adalah salah satu amal yang tak terputus. Rasulullah SAW bersabda, “Ketika seseorang wafat, amalnya terputus kecuali dari tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak sholeh.”

Kesimpulan

Amal jariyah adalah bentuk investasi akhirat yang tak akan pernah merugikan. Mari manfaatkan waktu dan kemampuan yang Allah berikan untuk menyiapkan amal jariyah yang dapat menjadi bekal di hari akhir kelak. Semoga Allah memudahkan kita untuk terus mengumpulkan pahala yang tak terputus. Aamiin.

 

Penulis : Abu Mahdi Ibn Ibrahim

Editor : Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  
Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama
Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:11 WIB

Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 18:48 WIB

Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB