Sabar: Kunci Menghadapi Godaan Zaman

- Publisher

Rabu, 9 Oktober 2024 - 15:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Sabar: Kunci Menghadapi Godaan Zaman

Sabar: Kunci Menghadapi Godaan Zaman

SUARA UTAMA – Di masa Nabi Muhammad ﷺ, para pemuda yang hidup di sekitarnya memiliki keistimewaan tersendiri. Mereka berada di era wahyu diturunkan, mukjizat terjadi, dan bimbingan langsung dari Nabi ﷺ. Tidak heran jika para pemuda tersebut mencapai derajat keimanan yang tinggi, sebab mereka hidup di lingkungan yang penuh dengan keteladanan dan kebaikan. Menjaga iman di tengah masyarakat yang masih kuat menjalankan amar ma’ruf nahi munkar tentu lebih mudah dibandingkan dengan tantangan yang dihadapi pemuda masa kini.

Namun, bagaimana dengan pemuda zaman sekarang? Teknologi, terutama ponsel pintar yang hampir tak pernah lepas dari genggaman, telah mempermudah akses terhadap berbagai hal, baik yang positif maupun yang negatif. Godaan di era digital ini begitu besar, mulai dari konten yang merusak moral hingga gaya hidup yang jauh dari nilai-nilai agama. Tantangan bagi pemuda zaman ini bukan hanya menjaga iman, tetapi juga menahan diri dari hawa nafsu yang kian mudah tersulut.

BACA JUGA :  Kebakaran Lahan di Desa Pamangka Dipadamkan

Meski begitu, pemuda yang mampu bersabar dalam menghadapi godaan, akan menemukan bahwa sabar adalah perisai yang kuat untuk menjaga diri. Allah subhanahu wa ta’ala telah menanamkan dua potensi dalam setiap manusia: fujur (keburukan) dan takwa (kebaikan). Sifat takwa hanya dapat tumbuh subur dalam diri seseorang yang memiliki kesabaran. Sebaliknya, tanpa kesabaran, seseorang akan lebih mudah tergelincir ke dalam dosa.

Kesabaran bukan hanya menahan diri dari keburukan, tetapi juga bersabar dalam melatih diri menjadi lebih baik. Pemuda masa kini diuji dengan berbagai macam cobaan, baik dari lingkungan keluarga, teman, hingga masyarakat luas. Di tengah krisis akhlak, pemikiran yang menyimpang, dan godaan nafsu, sabar menjadi bekal utama bagi mereka yang ingin tetap berada di jalan yang diridhai Allah.

BACA JUGA :  Umat Stase Goodide Kembangkan Literasi Iman melalui Buku 50 Tahun Pelayanan Katekis Germanus Goo

Mereka yang tetap istiqamah di jalan kebaikan adalah pemuda-pemuda yang dirindukan oleh Allah dan Rasul-Nya. In sya Allah, dengan kesabaran, pertolongan Allah akan senantiasa datang. Dalam hal ini, menjaga pandangan adalah salah satu bentuk kesabaran yang paling penting. Sebab, dari pandangan yang terjaga, lahir ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Maka, wahai pemuda, bersabarlah dalam menghadapi godaan zaman. Sabar adalah kunci untuk tetap teguh di jalan yang lurus, menghindarkan diri dari kemaksiatan, dan menjadi pemuda yang bertakwa. */Tulisan Ustadz Fiddin, Seorang Guru tinggal di Bandung, Jawa Barat

Editor : Mas Andre Hariyanto

Berita Terkait

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 
Irigasi Diduga Mengalir di Area Pabrik PT Sasa Inti, Dugaan Juga Tertuju Pada Pemasangan dan Pengoperasian Turbin Gas Bumi
Muktamar XI Al-Khairiyah di Cilegon Berjalan Lancar, Ini Harapan Al-Khairiyah Tanggamus
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp