Parkir Liar di Purbalingga Semakin Merajalela

- Publisher

Senin, 22 Juli 2024 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Parkir Liar di Purbalingga -
suarautama.id 22/7

Parkir Liar di Purbalingga - suarautama.id 22/7

SUARA UTAMA, Purbalingga – Praktik parkir liar semakin meresahkan warga Purbalingga, dengan keluhan mengenai ketidakjelasan tarif dan minimnya penertiban dari pihak berwenang. Menurut laporan terbaru, parkir tanpa bukti karcis menjadi hal umum di hampir semua tempat keramaian di kota ini.

Pedagang kecil juga merasakan dampaknya yang signifikan. Banyak di antara mereka mengeluhkan penurunan omset akibat pembeli yang membatalkan transaksi setelah sulitnya menemukan tempat parkir yang resmi.

BACA JUGA :  Pengadaan Mamin 2025 Didominasi Eny Centring Sekira 703 Aitem, Ketua DPC Brigkom TKN Probolinggo Geram 

Baca juga : Juru Parkir Liar : Ikhlas atau Terpaksa ?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Razza, seorang warga setempat, mengeluhkan bahwa biaya parkir sering kali tidak proporsional dengan layanan yang diberikan. “Saya beli es teh seharga 2500, tapi kadang harus bayar parkir 2000,” ujarnya.

Menurut Slamet, pedagang cilok, parkir liar juga mengakibatkan banyak calon pembeli yang akhirnya memilih untuk tidak jadi membeli. “Ini sangat mengganggu usaha kami,” katanya.

BACA JUGA :  Pokir Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Tembus sekira 7,4 Milyar lebih Tahun 2025, Publik Pertanyakan Transparansi Realisasi 

Hingga saat ini, tindakan dari dinas terkait masih minim. Belum ada upaya konkret dalam menanggulangi masalah ini, meninggalkan masyarakat dan para pelaku usaha kecil terombang-ambing dalam situasi yang semakin memburuk.

Para pedagang, seperti Kuseri yang menjual gorengan, bahkan terpaksa menurunkan harga barang mereka untuk menutupi biaya tambahan yang harus dibayar pembeli untuk parkir. “Ini jelas merugikan kami,” ucapnya dengan nada kecewa.

BACA JUGA :  Dinsos Kabupaten Probolinggo Serahkan Bantuan 8 Unit Kursi Roda, Camat Tiris Mengapresiasi dan Ucapkan Terimakasih 

Keadaan ini menunjukkan perlunya intervensi serius dari pihak berwenang untuk mengatur ulang sistem parkir di Purbalingga, sehingga dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat dan membantu memulihkan kepercayaan konsumen terhadap usaha lokal.

Penulis : Dedi Widiyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

PETI Kian Merajalela di Bukit Bungkul, Dua Ekskavator Diduga Milik Izal Beroperasi Bebas, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Minta Bertanggung Jawab, Berpotensi Dikenakan Sanksi Administratif Hingga Pidana
Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan
Polres Barsel Ziarah ke TMP Abdi Kencana: Komitmen Lanjutkan Pengabdian Pahlawan
Menjadi Cahaya di Tengah Keterbatasan, WBP Lapas Bangko Diajak Menebar Manfaat bagi Sesama
Berita ini 239 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:44 WIB

PETI Kian Merajalela di Bukit Bungkul, Dua Ekskavator Diduga Milik Izal Beroperasi Bebas, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:44 WIB

ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Minta Bertanggung Jawab, Berpotensi Dikenakan Sanksi Administratif Hingga Pidana

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:51 WIB

Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:11 WIB

Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan

Berita Terbaru

(Ilustrasi)

Hukum

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:23 WIB