Sejumlah Sertifikat PTSL Desa Telun di Gadaikan Oleh Kades Tanpa Seizin Pemilik Nama

- Publisher

Sabtu, 27 April 2024 - 07:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor Desa Telun Kecamatan Nalo Tantan Kabupaten Merangin Privasi Jambi

Foto: Kantor Desa Telun Kecamatan Nalo Tantan Kabupaten Merangin Privasi Jambi

SUARA UTAMA, MERANGIN – Kepala Desa Telun, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Lukman Halid diduga menggadaikan beberapa sertifikat tanah milik warganya. Awalnya sertifikat warga bisa berada di rumah Kades karena pada tahun 2022 lalu ada program PTSL dari pemerintah.

Sebagian warga sudah ada yang mengambil secara langsung melalui panitia PTSL Desa setempat.

Akan tetapi ada beberapa sertifikat yang kepengurusannya langsung melalui Kepala Desa dan setelah selesai pembuatannya dari BPN ternyata tidak di serahkan ke warganya, namun justru di gadaikan oleh Kades tanpa seizin dan sepengetahuan pemilik sertifikat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini baru kita ketahui setelah adanya pihak pengadaian yang menghubungi salah satu warga desa Telun yang sertifikat nya berada di tempat pengadaian yang di gadaikan oleh Kepala Desa Telun Lukman.

Kepada media ini Saleh, salah satu keluarga pemilik sertifikat yang di gadai oleh kades tersebut mengatakan, dirinya merasa di kelabui oleh Kades karena beberapa kali setiap menanyakan tentang sertifikat yang di urus oleh pihak desa tersebut, Kepala Desa mengatakan belum jadi dan masih dalam proses di BPN.

BACA JUGA :  Hakim Mengaku Tak Terima BAP Saksi, Penasihat Hukum Pertanyakan Keabsahan Pembuktian Jaksa

“Ya pak, sudah beberapa kali kami menanyakan ke Kades katanya belum jadi, nah akhirnya setelah sekian lama terungkap juga, ternyata sertifikat milik keluarga kami atas nama Tina Romalia tersebut sudah lama jadi namun digadaikan oleh kades tanpa seizin pemilik nama tersebut, kami di hubungi dari orang pengadaian katanya sertifikat milik keluarga kami atas nama Tina Romalia ada di tempat pengadaian tersebut dan sudah lama tidak di tebus oleh kades, jadi orang pengadaian tersebut mau datang ke desa Telun untuk mengecek lahan yang sertifikat nya di gadai itu, tentunya keluarga kami tidak terimalah, karena kami tidak pernah merasa mengadaikan sertifikat tersebut, ” Demikian kata Saleh. (26/4/24).

Saleh juga menambahkan jika ia dan keluarganya sempat ribut besar gara-gara ulah kades tersebut.

“Kami sempat ribut dengan keluarga kakak bang gara-gara ulah Kades, akhirnya malam itu saya cari Kades, namun tidak ketemu, kami sudah emosi sekali bang, dan akhirnya pada hari berikutnya sekira pukul 02.00 malam sertifikat milik keluarga kami di serahkan melalui perantara, kades tidak berani menemui kami, dan saya yakin masih ada lagi sertifikat milik warga lain yang di gadai oleh kades,” Tambahnya.

BACA JUGA :  Lima Warga SAD Terduga Pengeroyokan Anggota TNI Serahkan Diri ke Polres Sarolangun

Berdasarkan penelusuran media ini pada jumat (26/4/24) mendapati bahwa masih ada beberapa sertifikat PTSL milik warga desa Telun yang di gadai ke salah satu rentenir di Kota Bangko.

“Iya ada tiga buah sertifikat di rumah saya yang di gadaikan oleh pak kades Telun, silahkan kalau bapak mau tebus, yang dua sertifikat itu nilainya 40 juta pak, nanti saya cek nama-nama yang sertifikat nya di gadai ke saya pak,” Demikian ucap salah satu warga Kota Bangko yang namanya enggan di publish.

Terpisah, salah satu perangkat desa Telun yang enggan juga di tulis namanya mengatakan jika pada tahun 2022 di desanya mendapat program PTSL sekitar 300 persil, dan pada tahun 2023 sudah banyak yang jadi dan beberapa diantaranya telah di serahkan ke pemiliknya melalui panitia.

BACA JUGA :  Krisis Integritas dalam Negara Hukum

“Ya mungkin ada yang kepengurusan nya langsung melalui Kades, tidak melalui panitia, jadi ketika sertifikat tersebut ada di tangan Kades muncul niat jahat kades untuk menggadikan sertifikat tersebut demi kepentingan pribadi, tindakan itu murni atas nama pribadi pak Lukman sebagai kades, bukan atasnama pemerintahan Desa, dan andaikan ada uang hasil pengadaian tersebut itu diluar tanggung jawab pemerintah desa, karena pemerintah pusat sudah menggelontorkan dana yang cukup untuk keperluan di Desa,” Katanya.

Sementara itu guna memita keterangan dari Lukman selaku Kepala Desa, media ini mendatangi Kantor Desa Telun pada Kamis (26/4/24) namun yang bersangkutan tidak ada di tempat, bahkan dirumah nya pun tidak ada.

“Kalau mau cari pak Kades itu jam 4 pagi pak dirumah nya baru ada, ” Demikian ucap salah satu warga setempat.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik
Bapelkum Bitung Kupas KUHP Nasional, dari Kohabitasi hingga Tujuan Pemidanaan
Usai Ambuon Ardiansyah Ditangkap, Korban Modus Lelang Kendaraan Kembali Bermunculan
Tiga Tersangka Kasus Sungai Kapas Ditahan, Ahmad Fahmi Dorong Pengembangan Perkara
Keributan di Tempat Hiburan Libatkan LC, Dua Pria Saling Lapor ke Polres Merangin
Dua Tersangka Pencurian dengan Pemberatan Dilimpahkan Polsek Pamenang ke Kejari Merangin
Diduga Tipu Korban dengan Modus Lelang Kendaraan Dinas, PNS di Merangin Dicokok Polisi
Dari Pulau Rayo Melenggang ke Rumah: Jejak Dua Excavator Bobby dan Loho Dipertanyakan
Berita ini 610 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:07 WIB

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

Bapelkum Bitung Kupas KUHP Nasional, dari Kohabitasi hingga Tujuan Pemidanaan

Selasa, 22 September 2026 - 20:05 WIB

Usai Ambuon Ardiansyah Ditangkap, Korban Modus Lelang Kendaraan Kembali Bermunculan

Minggu, 20 September 2026 - 19:47 WIB

Tiga Tersangka Kasus Sungai Kapas Ditahan, Ahmad Fahmi Dorong Pengembangan Perkara

Jumat, 18 September 2026 - 16:23 WIB

Keributan di Tempat Hiburan Libatkan LC, Dua Pria Saling Lapor ke Polres Merangin

Berita Terbaru

Berita Utama

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:07 WIB

https://mancingjitu.com/