28 Tim Wirausaha Mahasiswa PTS LLDikti II Raih Hibah P2MW 528 Juta

Minggu, 19 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grafik Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDikti WIlayah III Penerima Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Kemdikbudristek RI dari tahun 2022 sampai 2024. (Sumber : Data Olahan Jurnalis Media Utama)

Grafik Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan LLDikti WIlayah III Penerima Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Kemdikbudristek RI dari tahun 2022 sampai 2024. (Sumber : Data Olahan Jurnalis Media Utama)

SUARA UTAMA, Palembang – Pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga terus mendorong lahirnya entrepreneurs baru sejak dini, salah satunya di kalangan mahasiswa. Baru-baru ini Kemdikbudristek RI merilis pengumuman pemenang hibah modal bisnis pada tanggal 27 April 2024 dengan nomor : 2739/E2/KM.01.01/2024 tentang Penerima Bantuan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024.

Terdapat 28 tim wirauaha mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bawah naungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) II meraih hibah Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tahun 2024. Mahasiswa PTS dari provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung ini setidaknya mendapatkan kucuran dana senilai Rp 528.000.000,-

Dari 28 tim wirausaha tersebut, terdapat 12 tim tahap awal dengan maksimal bantuan Rp 15.000.000 per tim. Sedangkan 16 tim wirausaha lainnya tahap berkembang dengan maksimal bantuan Rp 20.000.000 per tim. Jika diambil rata-rata tahap awal mendapatkan Rp 13.000.000 dan tahap berkembang Rp 18.000.000 saja maka setidaknya akan mendapatkan kucuran dana dengan total Rp 528.000.000.

Ini sudah termasuk bantuan dana manajemen PT untuk 28 tim wirausaha senilai Rp 3.000.000 per tim. Angka itu tentu lebih pantastis lagi jika tim wirausaha mendapatkan hibah dengan jumlah maksimal Rp 15.000.000 dan Rp 20.000.000, modal bisnis yang didapat bisa mencapai Rp 584.000.000.

Melalui  Zahruddin Hodsay sebagai Jurnalis Suara Utama IDKepala LLDikti Wilayah II Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc di sela-sela perjalanan tol Lampung – Palembang  Sabtu (18/05/2024) memberikan ucapan selamat kepada para pemenang hibah P2MW tahun 2024.

“Kita ucapkan selama kepada kampus-kampus yang mendorong mahasiswanya untuk bisa mendapatkan pendanaan menjadi wirausaha. Seperti yang kita harapkan, mahasiswa sekarang itu tidak sekedar menjadi mahasiswa tapi perlu ditumbuhkan jiwa entrepreneur. Nah P2MW ini untuk mendorong mahasiswa menjadi entrepreneurship sejak dini. Kita ingin mereka nanti tidak hanya mencari kerja tapi menciptakan lapangan kerja. Apalagi rasio wirausaha kita di Indonesia masih kecil di bawah 5 %”  jelas putra kelahiran Belitang OKU Timur ini.

Saat disinggung wartawan media ini tentang kekecewaan beberapa kampus di Indonesia karena menurunnya jumlah tim penerima hibah P2MW yang mereka terima dibanding tahun 2023 lalu, Iskhaq Iskandar mengharapkan agar para dosen dan mahasiswa lebih tajam lagi menyusun proposal di masa mendatang.

“Ini menjadi PR bagi LLDikti atas penurunan ini agar terus melakukan sosialisasi dan bimtek, agar kualitas proposal kita semakin baik kedepannya. Karena pastilah reviewer mempunyai penilaian berdasarkan standar dan ketentuan. Ada passing grade yang mesti dipenuhi. Kampus-kampus di LLDikti lain tahun ini mungkin melakukan akselerasi sehingga kualitas proposal jauh lebih baik, sehingga jumlah tim yang lolos lebih banyak” ujarnya.

BACA JUGA :  Umat Katolik Paroki St. Agustinus Belajar Budidaya, Pijah ikan Dengan H. M. Abduh Tim Kerja Pse dan Cups Pendorong nya

Guru besar Universitas Sriwijaya yang sangat produktif melahirkan karya ilmiah di tingkat nasional dan internasional ini menambahkan bahwa dulu pertama kali program ini diluncurkan peminatnya masih sedikit, setelah disosialisasikan secara gencar maka peminatnya semakin banyak. Artinya persaingan semakin ketat. Jadi proposal-proposal yang didanai adalah proposal yang realistis yang memberikan kebermanfaatan.

Pada kesempatan berbeda, Pengelola P2MW dari Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) Drs. RM Rum Hendarmin, Ak, MM, PIA, CA, CSRS memberikan tanggapan yang sama. Tiap tahun UIGM mendapatkan prestasi mahasiswa di bebagai bidang, salah satunya adalah P2MW. Tahun 2024 ini UIGM mendapatkan hibah P2MW untuk 4 tim wirausaha mahasiswa.

“Tiap tahun kita lolos P2MW. Ini sangat mendukung untuk pembelajaran kewirausahaan, walaupun juga ada MKnya juga. Namun tentu lebih semangat lagi karena menang dan ada pembiayaan dari pemerintah. Sesuai yang dicanangkan kementerian untuk mendukung entrepreneurship di kampus. Memang ada yang kurang dan tidak PD, sehingga takut bersaing di tingkat nasional” kata dosen yang mendapatkan gelar Pangeran Wikrama Moch Rum Hendarmin dari Kesultanan Palembang Darussalam ini.

Salah satu pemenang hibah P2MW 2024 dari Universitas PGRI Palembang Dian Eka Fajrina, mahasiswa Prodi Pendidikan Guru SD yang memiliki bisnis budidaya dengan nama Diana Petshop mendapatkan bantuan senilai Rp 19.700.000 sangat bersyukur dapat lolos pada tingkat nasional.

Ia mengatakan bahwa program P2MW ini sangat membantu mahasiswa seperti kami yang ingin mengembangkan usahanya namun terkendala modal yang minim. “Alhamdulillah senang dan bersyukur sekali kami mendapatkan bantuan modal ini. Terima kasih kepada pak Hodsay dan pak Toyib atas bimbingannya” ucapnya bergetar dan terbata-bata begitu bahagia.

Dian bersama 2 temannya satu tim, yaitu Fajri Ramadhan dari Program Studi Pendidikan Akuntansi  dan Tia Gustina dari Program Studi PGSD akan memanfaatkan dana tersebut sesuai RAB yang diajukan di akun P2MW antara lain seperti membeli kandang, pakan kucing, booth portable, vitamin, sampo pets dan lainnya. Termasuk untuk mengikuti seminar kewirausahaan, mengurus legalitas dan biaya administrasi.

Sebagaimana dalam Panduan P2MW Kemdikbudristek RI 2024 dana hibah modal ini digunakan untuk 5 kegiatan utama, yaitu pengembangan pasar dan saluran distribusi. Selain itu untuk pengembangan produk, produksi, legalitas, perizinan sertifikasi dan standarisasi. Juga pemanfaatannya untuk biaya lainnya seperti Alat Tulis Kantor (ATK).

Penulis : Zahruddin Hodsay

Sumber Berita : Belmawa Kemdikbudristek RI dan LLDikti II

Berita Terkait

Bupati Tanggamus Resmikan Jalan Sedayu–Tugu Papak, Ground Breaking Ruas Sedayu–Sukaraja–Kanoman
Prabowo Siap ‘Mengejutkan’ Mafia Tambang dan Pengusaha Ilegal
Bukan Sekadar Tutup Izin, Roszi Krissandi Ungkap Bahaya Tersembunyi di Balik Zero Mining 2026
Ketentuan Cegah dan Sandera Wajib Pajak Diuji Ke Mahkamah Konstitusi
Kebijakan Penghangusan Kuota Internet Digugat ke MK
Penegakan Hukum Indonesia di Persimpangan Das Sein dan Das Sollen
PMK 111/2025 Perkuat Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak Mulai Berlaku 2026
PERMA 3/2025 Dinilai Perkuat Kepastian Hukum Penindakan Kejahatan Pajak

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:33

Bupati Tanggamus Resmikan Jalan Sedayu–Tugu Papak, Ground Breaking Ruas Sedayu–Sukaraja–Kanoman

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:16

Prabowo Siap ‘Mengejutkan’ Mafia Tambang dan Pengusaha Ilegal

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:45

Bukan Sekadar Tutup Izin, Roszi Krissandi Ungkap Bahaya Tersembunyi di Balik Zero Mining 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:38

Ketentuan Cegah dan Sandera Wajib Pajak Diuji Ke Mahkamah Konstitusi

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:28

Kebijakan Penghangusan Kuota Internet Digugat ke MK

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:59

Penegakan Hukum Indonesia di Persimpangan Das Sein dan Das Sollen

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:04

PMK 111/2025 Perkuat Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak Mulai Berlaku 2026

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:59

PERMA 3/2025 Dinilai Perkuat Kepastian Hukum Penindakan Kejahatan Pajak

Berita Terbaru