Wilayah Tiris Barat dan Tiris Timur, Layak kah Dilakukan Pemekaran Wilayah???..

- Publisher

Minggu, 17 Agustus 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"83ca3ca38d34443dbdaf80bde672774f","appversion":"0.0.1","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Opini, Pantauan Jurnalis Suara Utama kabupaten Probolinggo. Pengurus lembaga organisasi atau di setiap ada kegiatan besar, Wilayah kecamatan Tiris selalu terbagi dua. Yaitu, Ada wilayah Tiris Timur, ada wilayah Tiris barat. Sehingga dalam benak jurnalis selalu bertanya tanya, Kenapa tidak di adakan pemekaran wilayah saja jika Sudah memenuhi persyaratan?…. 17/08/2025.

Memang dalam Pemekaran wilayah atau pembentukan kecamatan baru, memerlukan pemenuhan beberapa syarat di antaranya, administratif, teknis, dan fisik kewilayahan. Sebagaimana di atur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun beberapa persyaratan umum di antaranya, 01. (a), Persyaratan Administratif: Persetujuan dari DPRD kabupaten dan Pemerintah khusus pemerintah kabupaten Probolinggo. (b).Keputusan musyawarah desa yang akan menjadi cakupan wilayah kecamatan baru. (C). Persetujuan dari DPRD provinsi dan gubernur dari daerah provinsi yang mencakup wilayah kecamatan baru. (d). Persetujuan masyarakat setempat melalui forum komunikasi Desa.

BACA JUGA :  Perselisihan antar pekerja lokal dikutai timur. Pemutusan hubungan kerja, Belum menemui titik terang. 

Sementara persyaratan yang ke 02. yaitu Persyaratan Teknis sebagai berikut (a). Jumlah penduduk Minimal 5.000 (lima ribu) jiwa. (b). Mempunyai Luas wilayah Minimal 12.5 km² atau 300 km² tergantung peraturan daerah masing-masing. (c). Jumlah desa/kelurahan Minimal 4 atau 7 desa/kelurahan yang akan di lakukan pemekaran.

Berdasarkan data Badan pusat statistik kabupaten Probolinggo, Kurang lebih Luas desa Tulupari adalah 3,69 km²,Luas Desa Rejing, 8,74 km², Luas Desa Tegalwatu, 4,30 km², Luas Desa Pedagangan, 7.38 km², Luas Desa Pesawahan, 6,25 km², Luas Desa Racek, 9,16 km², Luas Desa Ranugedang, 13,71 km² dengan Total luas wilayah Tiris Barat kurang lebih seluas 53,23 km².

BACA JUGA :  KEPALAI DESA MUARA SINGOAN DILAPORKAN KE KAJATI JAMBI ATAS PENYALAHGUNAAN WEWENANG DAN PENIPUAN

Informasi yang di himpun oleh Jurnalis Suara Utama terkait data kependudukan di masing masing desa wilayah Tiris barat. Untuk Desa Tulupari kurang lebih 3.370 jiwa, Desa Rejing kurang lebih 5.786 jiwa., Desa Tegalwatu kurang lebih 4. 897 jiwa. Desa Pedagangan kurang lebih 6.000 jiwa. Desa Pesawahan kurang lebih 5.000 jiwa. Desa Racek kurang lebih 4.444 jiwa. Desa Ranugedang kurang lebih 4.456 jiwa. total sekitar 33.953 jiwa.

Kesimpulan sementara; berdasarkan persyaratan pemekaran wilayah. seperti nya wilayah kecamatan Tiris layak untuk di lakukan pemekaran wilayah menjadi dua kecamatan yaitu wilayah Tiris Timur dan wilayah Tiris Barat.

BACA JUGA :  Haris Diduga Rusak Hutan Desa Lubuk Birah untuk PETI, Warga Minta Dicopot dari Ketua LPHD

Resiko pemekaran wilayah:  Pemecahan wilayah pastinya ada pro dan kontra. Adapun resiko pemekaran atau pemecahan wilayah, bisa saja menimbulkan konflik wilayah, Korupsi, ketimpangan bangunan, peningkatan beban keuangan negara, pelayanan publik yang belum optimal dan potensi konflik sosial.

Manfaat Pemekaran wilayah: Adapun beberapa manfaat pemekaran kecamatan, (a) Peningkatan Pelayanan Publik agar supaya Lebih Dekat dengan Masyarakat, Peningkatan Efisiensi, Peningkatan Kualitas Pelayanan. (b) Percepatan Pembangunan agar pembangunan merata, Pengembangan Potensi Daerah, Peningkatan Koordinasi. (c) Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat agar dapat menciptakan Lapangan Kerja, Peningkatan Kualitas Hidup.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  
Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama
Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:11 WIB

Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 18:48 WIB

Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  

Senin, 22 Juni 2026 - 12:17 WIB

Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB