TNI Main-Main dengan Nyawa, Anak Saya

- Publisher

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 00:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, NAGEKEO NTT

Foto Serma Chrestian Namo Ayah dari Prada Luky namo

Keluarga Prada Luky Namo masih diliputi duka dan amarah. Ayah kandungnya, Serma Chrestian Namo, yang juga menjabat sebagai Plt Danramil 1627-02 Pantai Baru, Rote Ndao, menyatakan dengan tegas bahwa ia tidak terima anaknya meninggal secara tidak wajar.

Dalam video yang ramai beredar di media sosial, Serma Chrestian menyampaikan kemarahannya terhadap institusi TNI.

 “TNI main-main dengan nyawa. Anak saya sudah mati. Nyawa harus dibayar dengan nyawa. Saya minta keadilan!” ucapnya penuh emosi.

Ia juga menuntut agar para pelaku dihukum setimpal.

“Kalau nggak dihukum mati, ya pecat! Jangan dilindungi. Ini nyawa manusia, bukan mainan.”

Hingga saat ini, sudah ada empat orang pelaku yang disebut terlibat dalam kasus kematian Prada Luky dan telah diamankan oleh pihak berwenang. Namun keluarga masih menuntut agar proses hukum berjalan transparan dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

BACA JUGA :  Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Dalam salah satu video lainnya, Serma Chrestian juga menyampaikan bahwa kasus ini harus diketahui oleh publik, bahkan dunia.

“Jangankan Prabowo, dunia harus tahu!” katanya lantang.Kematian Prada Luky mengguncang banyak pihak, terutama masyarakat di NTT. Banyak yang menyatakan dukungan terhadap keluarga dan menuntut TNI serta aparat penegak hukum untuk bersikap adil dan terbuka.

Penulis : Severinus je

Sumber Berita: SUARA UTAMA

Berita Terkait

Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan
Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers
Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53 WIB

Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers

Sabtu, 7 November 2026 - 03:21 WIB

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp