Tim Investigasi Independen Kunjungi Masyarakat Dogiyai Mapia Kasus HAM Berat Dilakukan Oknum Polisi

Rabu, 22 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Nabire – Kunjungan Tim Investigasi Independen di Dogiyai Kasus penembakan sukses digelar, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Dewan Perwakilan Rakyat, Kabupaten Dogiyai (DPR) sebagai Tim Pansus dan Mantan Komnas HAM RI, Natalis Pigai, S.I.P sebagai Aktivis HAM menerima pernyataan sikap masyarakat Mapia, Dogiyai.

Natalis Magai, sebagai kordinator lapangan mengatakan “Bersama kami Masyarakat Mapia pada umumnya kabupaten Dogiyai mengatakan dengan tegas kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Dogiyai (DDPR) sebagai Tim Pansus, Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Komisioner Komnas HAM Perwakilan Papua, Polres Kabupaten Dogiyai dan Polda Papua segera hadirkan tiga pelaku penembakan brutal dan sadis terhadap Yulianus Tebai pada 21/01/ lalu.

Dalam kunjungan Tim Investigasi di Mapia Kab. Dogiyai pada hari selasa, 21/02/2023 itu perwakilan masyarakat Mapia, kordinator lapangan Natalis Magai menyampaikan beberapa tuntutan berupa pernyataan sikap yakni :

1.Segera hadirkan tiga pelaku penembakan terhadap Yulianus Tebai sebagai anggota aktif Polisi Pamong Praja POL-PP Kabupaten Dogiyai.

2.Kalau tidak hadir tiga pelaku penembakan, maka saya akan tanamkan bendera Bintang Kejora dilapangan terbuka.

3.Tentukan tempat untuk kita perang antara rakyat sipil pake alat perang tradisional (mapega) dan TNI polisi pake alat negara “amunisi” secara terbuka dan transparan.

Tuntutan berupa pernyataan sikap itu disampaikan sebab belum ada efek jera terhadap pelaku serta, belum adanya tindak lajut oleh pihak berwajib yang jelas.

Masyarakat berharap dengan hadirnya Mantan KOMNAS HAM RI sebagai Aktivis HAM dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dapat membuahkan hasil. Artinya, aspirasi utuma yang di harapkan yakni “Hadirkan Pelaku Penembak di tengah Masyarakat, dan dihukum sesuai undang-undang yang berlaku” akan terjawab.

BACA JUGA :  Bupati Subang Teken Nota Kesepakatan dengan Ditjen Hubla, Perkuat Sinergi Pengelolaan Pelabuhan Patimban

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Nabire Richardani Nawipa, S.H., M.H menanggapi tuntutan masyarakat “Kami akan urus surat kuasa di Nabire setelah turun. Kasus-kasus seperti ini kami biasa gandeng, contohnya kasus Paniai berdarah dan hari ini Dogiyai punya juga pasti kami gandeng kami tidak sendiri LBH itu koalisi.

Nawipa, mengajak DPRD Dogiyai dan Natalis Pigai selaku Aktivis HAM bekerja sama, untuk Golkan Kasus ini ke Pusat. Kepada masyarakat tetap berkomunikasi dengan DPRD dan Tim investigasi, jangan Terhasut omongan orang lain. Kami sudah komplit, kami LBH akan Kawal.

Mantan Komnas HAM Natalis Pigai, S.I.P menerima aspirasi sekaligus menanggapi pernyataan sikap Masyarakat Mapia “Tidak boleh lagi ada pertumpahan darah diseluruh tanah Papua”

Pigai meminta “KAPOLRI segera menindak lanjuti kasus Penembakan ini, proses hukum dilakukan berdasarkan laporan pengaduan dari keluarga bisa juga diwakili lembaga bantuan hukum (LBH). Keluarga korban sudah menyampaikan kuasa kepada LBH dan akan melaporkan kepada kepolisian untuk proses hukum. Selain proses pidana berjalan, nanti proses hukum juga harus jalan”

“Ferdy Sambo, jenderal berbintang 4 yang membunuh seorang anggota Polisi saja dihukum mati, apalagi yang bawahan. Jadi, jangan diskriminasi, pelaku penembakan di Mapia harus diusut tuntas dan dihukum berat” closing tegas Pigai.

Penulis : Jhon Minggus Keiya

Berita Terkait

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:35

Lowongan Pekerjaan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aries Faiz Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru