lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi

- Publisher

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Proyek Bantuan Pemerintah pada Kegiatan Optimasi Lahan Non Rawa (Pembangunan Sumur Bor) tahun anggaran 2025 yang bersumber dari APBN di Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, menuai sorotan masyarakat. Pembangunan yang diketahui berada di bawah Kelompok Tani (Poktan) Lubuk Bakung dengan ID Poktan 239800 dan diketuai oleh Samad itu diduga dikerjakan tanpa adanya papan informasi proyek sebagaimana aturan yang berlaku.

Ketidakhadiran papan informasi proyek membuat warga mempertanyakan transparansi anggaran pembangunan sumur bor yang diperkirakan menelan biaya mencapai ratusan juta rupiah. Padahal, sesuai ketentuan, setiap pekerjaan yang menggunakan keuangan negara wajib memasang papan informasi sebagai bentuk keterbukaan terhadap publik.

BACA JUGA :  Dugaan Illegal Logging di Pulau Bayur Bergulir: Ada Upaya Hentikan Pemberitaan, LSM Siapkan Laporan

Salah satu warga Dusun Baru yang enggan disebut namanya mengaku heran dengan pelaksanaan proyek tersebut. “Ini anggarannya dari pemerintah pusat, tapi papan nama saja tidak ada. Kami sebagai masyarakat jadi bertanya-tanya, kenapa seperti ditutupi?” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga lainnya juga menilai bahwa tidak transparannya informasi proyek menimbulkan dugaan adanya upaya untuk mengaburkan besaran anggaran maupun proses pengerjaan. “Kalau proyek resmi pasti ada papan informasi, jadi masyarakat tahu berapa anggarannya, siapa pelaksananya. Tapi ini tidak ada sama sekali. Kami khawatir ada hal-hal yang sengaja ditutupi untuk mencari keuntungan besar,” kata salah seorang warga lainnya.

BACA JUGA :  LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran RS Pratama Bukit Kerman, Siap Laporkan ke Kejati Jambi

Ketiadaan papan proyek dinilai semakin memperlebar celah dugaan bahwa pelaksanaan pembangunan tidak mengikuti prosedur standar. Warga meminta Dinas terkait di Kabupaten Merangin maupun pihak pengawasan lainnya untuk segera turun ke lapangan melakukan pengecekan.

“Kami minta dinas terkait segera mengkroscek ke lapangan. Baik papan informasinya maupun kualitas pengerjaannya harus diperiksa. Ini uang negara, jadi harus terbuka,” tegas warga.

BACA JUGA :  Pemdes Desa Rasau Gelar Malam Renungan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Hingga berita ini dirilis, media ini belum berhasil mendapatkan keterangan resmi dari para pekerja di lapangan. Ketua Poktan Lubuk Bakung, Samad, juga belum dapat dimintai konfirmasi terkait pelaksanaan proyek maupun alasan tidak dipasangnya papan informasi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan ini dan memastikan seluruh kegiatan yang menggunakan anggaran negara berjalan sesuai aturan, terbuka, serta bebas dari praktik yang merugikan publik.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik
Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Anggaran Rp1,55 Miliar untuk Jalan Mampun Baru–Simpang Meranti, Warga Sampaikan Apresiasi
Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani
Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Gereja Paroki Idakebo Diresmikan, Uskup Timika dan Bupati Dogiyai Teken Prasasti
Uskup Timika Resmikan Paroki Santa Maria Ratu Rosari Idakebo
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57 WIB

Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Anggaran Rp1,55 Miliar untuk Jalan Mampun Baru–Simpang Meranti, Warga Sampaikan Apresiasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Ketua SRP Dogiyai Tegaskan Swiping Harus Sesuai SOP dan Terpusat di Moanemani

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Solidaritas Rakyat Papua: Selamatkan Hutan dan Rawa Dogiyai, Hentikan Kebakaran!

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/