Perjuangan Melawan Buta Al-Qur’an: 370 Santri Surabaya Uji Kemampuan di Munaqosyah Bulan Kemerdekaan

- Publisher

Selasa, 27 Agustus 2024 - 13:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi
Ratusan Santri Al-Qur'an Surabaya Ikuti Munaqosyah Bersama
Ratusan Santri Al-Qur’an Surabaya Ikuti Munaqosyah Bersama

SUARA UTAMA, Surabaya –  Banyak cara mengisi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 selain melalui lomba agustusan yang sering kali diadakan untuk meraih prestasi. Salah satunya adalah melalui kegiatan Munaqosyah, seperti yang diikuti oleh 370 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) di Masjid Muhajirin Pemkot Surabaya pada Ahad, 25 Agustus 2024.

Bulan Agustus selalu identik dengan perjuangan, sebuah momentum untuk mengisi kemerdekaan Indonesia yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Salah satu perjuangan yang kini dihadapi adalah melawan kebodohan, menghapus buta huruf, serta memberantas buta aksara, terutama buta terhadap Al-Qur’an. Inilah yang menjadi dasar dari kegiatan Munaqosyah yang diselenggarakan oleh LPPTKA-BKPRMI Kota Surabaya, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an di kalangan santri.

BACA JUGA :  25 Aitem Anggaran Kegiatan Prioritas P-APBD 2026 Untuk 14 OPD Belum Sepenuhnya Terserap Hingga Bulan Oktober 2026

Suasana Munaqosyah di Masjid Muhajirin begitu khidmat. Terlihat para santri dengan penuh semangat menjalani proses evaluasi ini. Kegiatan ini diikuti oleh 31 lembaga unit LPPTKA-BKPRMI dari berbagai kecamatan di Kota Pahlawan, yang kesemuanya mengirimkan santrinya yang memenuhi kualifikasi mereka untuk diuji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mohammad Muhajir, ST, Dirda LPPTKA- BKPRMI Surabaya, tak henti-hentinya memberikan motivasi dan semangat kepada para kepala lembaga unit LPPTKA-BKPRMI untuk turut serta dalam kegiatan ini. “Kami ingin para santri dapat mengukur kemampuan akademik mereka dalam bidang Al-Qur’an, sehingga kita dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an di kota ini,” ujarnya. Kemampuan yang diuji meliputi teori tajwid, praktek tajwid, hafalan ayat pilihan, surat pendek, doa keseharian, doa sholat, dan tahfidz untuk Paket A Juz 30 serta Paket B Juz 30+.

BACA JUGA :  Miris, Oknum KS Diduga Membuat Pengumuman Melalui Group Whatsap, Perihal Indikasi Dugaan Praktek Pungli di SDN Sebaung 1.

Munaqosyah ini bukan sekadar ajang evaluasi, tetapi juga sebagai sarana untuk mengasah kemampuan para santri dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan ini menjadi momen penting bagi lembaga-lembaga pendidikan Al-Qur’an di Surabaya untuk berta’aruf dan memperkokoh ukhuwah persatuan, baik antar guru dengan guru, guru dengan pengurus DPD BKPRMI Surabaya, maupun santri dengan santri.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang positif dari walisantri dan ustadz/ah pembimbing, yang merasa bangga anak-anak mereka dapat turut serta dalam acara yang sangat bermanfaat ini. Mereka berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda.

BACA JUGA :  Kalapas Bangko Sematkan Tanda Kenaikan Pangkat Lima Petugas, Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Pada akhirnya, Munaqosyah ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi bagi para santri, tetapi juga sebagai wujud nyata dari perjuangan mengisi kemerdekaan dengan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, para santri ini diharapkan dapat menjadi Generasi Qur’ani untuk “Menyongsong Masa Depan Gemilang” sesuai dengan visi nasional LPPTKA-BKPRMI dan mampu menjaga serta meneruskan perjuangan para pendahulu dalam membangun bangsa yang berakhlak mulia.

 

Penulis : Mohammad Abu SaRach

Editor : Redaksi Suara Utama

Sumber Berita: Mohammad Muhajir, ST

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan Dana Gizi Rp200 Juta di Puskesmas Simpang Limbur Merangin Disorot, Nama Eks Kapus Fifi Maisari Disebut
Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
Berita ini 154 kali dibaca
Perjuangan Melawan Buta Al-Qur'an : 370 Santri Surabaya Uji Kemampuan di Munaqosyah Bulan Kemerdekaan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Gizi Rp200 Juta di Puskesmas Simpang Limbur Merangin Disorot, Nama Eks Kapus Fifi Maisari Disebut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:33 WIB

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp