Penalti Menit Akhir Yamal Selamatkan Barcelona Dari Kekalahan

- Publisher

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Scott Heppell/Reuters

Scott Heppell/Reuters

Barcelona selamat dari kekalahan berkat gol penalti Lamine Yamal di menit akhir memaksa Newcastle United harus puas dengan skor imbang 1-1 di St. James Park, Newcastle, Rabu dini hari WIB.

Gol Harvey Barnes di menit ke-86 sempat menghidupkan momen bersejarah 28 tahun lalu ketika Newcastle menang 3-2 atas Barcelona. Namun, kesalahan Malick Thiaw yang melakukan pelanggaran di kotak penalti memberi Yamal (90+6) kesempatan menyamakan kedudukan di menit akhir.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyadari timnya tidak bermain baik di laga tersebut. “Ini pertandingan yang intens. Kami terlalu banyak kehilangan bola dan membuat banyak kesalahan. Kami menerima hasil ini. kami akan menganalisa dan mencoba lebih baik di pertandingan selanjutnya,” ujarnya seusai pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, menilai timnya bermain impresif. “Kami bermain sangat baik dan menunjukkan kualitas kami. Kami menunjukkan mampu bermain melawan tim terbaik ketika kami berada dalam performa terbaik,” katanya seusai laga.

BACA JUGA :  Kappung (Dusun) Coci Bangkit Lewat Semangat Jumat Bersih

Hasil ini membuat Barcelona diunggulkan di Leg kedua yang berlangsung di Sporitfy Camp Nou, Rabu (18/3/2026).

Harvey Barnes dinobatkan sebagai pemain terbaik pada pertandingan ini menurut UEFA. Yamal juga mencatatkan rekor sebagai pemain termuda yang tampil dalam 30 laga Liga Champions di usia 18 tahun dan 240 hari, mengalahkan rekor pemain Paris Saint-Germain, Zaire-Emery, di usia 19 tahun dan 227 hari. Selain Yamal, rekan setimnya, Xavi Espart, mencatat momen bersejarah menjalani debutnya setelah menggantikan Ronald Araujo.

St. James Park bergemuruh sejak peluit pertama dibunyikan, menciptakan tekanan yang langsung dirasakan pemain Barcelona sepanjang pertandingan. Newcastle langsung bermain dengan intensi tinggi, Barcelona kesulitan membangun serangan di menit-menit awal.

BACA JUGA :  Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang

Baru 3 menit berjalannya pertandingan, Newcastle hampir mencetak gol di depan kemelut gawang, namun Joan Garcia berhasil menahan sundulan Sandro Tonali. Tendangan jarak jauh Anthony Elanga di menit ke-11 berhasil ditangkap dengan mudah bola oleh Joan Garcia. Setelah 20 menit berjalannya pertandingan, Barcelona mulai melakukan serangan-serangan bahaya di wilayah Newcastle. Yamal hampir mencetak gol dari sudut sempit, namun bola hanya mengenai samping gawang. Menjelang akhir pertandingan babak pertama, Fermin hampir mencetak gol di dalam kotak penalti untuk Barcelona, tapi tendangannya masih mampu ditangkap Aaron Ramsdale. Skor imbang 0-0 di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Barcelona masih kesulitan mengikuti ritme permainan cepat Newcastle United. Pada menit ke-57, Harvey Barnes mencoba tendangan keras dari luar kotak penalti, tapi Joan Garcia masih sigap menahan bola. Peluang besar didapatkan Barcelona, sepakan Robert Lewandowski dari umpan terukur Raphinha masih melebar. Eddie Howe melakukan tiga pergantian pemain di menit ke-67. Beberapa menit berselang Newcastle berhasil memecah kebuntuan, sayangnya gol Joelinton dianulir wasit karena berada di posisi offside. Gol yang dinantikan Geordies akhirnya terjadi di menit ke-86. Umpan silang dari pemain pengganti Jacob Murphy ke Harvey Barnes berhasil dituntanskan dengan baik. Pergerakan Harvey Barnes yang berhasil lolos dari penjagaan Raphina, kemudian dengan mudah mengarahkan bola ke gawang Barcelona. Hasil bersejarah sudah didepan mata, namun di injury time pergerakkan Dani Olmi berhasil mengelabui Malick Thiaw yang berakhir pelanggaran di dalam kotak penalti. Yamal yang maju sebagai penendang penalti mampu dengan mudah mengecoh Ramsdale dan menyelesaikan tugasnya (90+6). Usai gol tersebut wasit meniup peluit akhir pertandingan.

BACA JUGA :  RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME

Penulis : Keitaro Alfarizi

Sumber Berita: Barcelona.com, Newcastleunited.com, dan UEFA.com

Berita Terkait

TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh
Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung
Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat
Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan
Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam
Pusat Publikasi Media Hadirkan Jasa Publikasi Berita Profesional
Jejak Teduh Indonesia Luncurkan Project Planet Proklim di Majene, Perempuan Jadi Garda Terdepan Aksi Iklim dan Ketahanan Pangan
Jalan Poros Gurimbang–Sukan Rusak Bertahun-tahun, Kepala Kampung: Warga Terus Jadi Korban Janji Perbaikan
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:22 WIB

TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:59 WIB

Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung

Senin, 13 Juli 2026 - 20:37 WIB

Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat

Senin, 13 Juli 2026 - 20:18 WIB

Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:34 WIB

Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam

Berita Terbaru