Pembangunan Jembatan di Desa Lubuk Birah Mangkrak, Warga Keluhkan Janji Tak Tepat Waktu: Kades Bungkam

- Publisher

Senin, 9 Februari 2026 - 07:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA,Merangin- Pembangunan jembatan yang menjadi harapan masyarakat Desa Lubuk Birah, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, kini menjadi sorotan karena tidak kunjung rampung. Proyek yang menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 dengan anggaran sekitar Rp80 juta tersebut semula dijanjikan akan segera terwujud pada awal tahun lalu, namun hingga kini kondisi fisiknya tetap terbengkalai di tengah proses pembangunan.

Saat dilakukan pantauan di lokasi, terlihat jelas bahwa pekerjaan konstruksi terhenti tanpa penjelasan resmi. Kondisi ini membuat warga merasa kecewa, mengingat infrastruktur tersebut diharapkan dapat mempermudah aktivitas sehari-hari, bahkan berdampak positif juga bagi masyarakat sekitar termasuk Desa Lubuk Ira yang memiliki hubungan erat dengan wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Yohanes Degei Tegaskan Ketertiban Ketertiban Jelang Peresmian Gereja Katolik Idakebo

Seorang tokoh masyarakat di Desa Lubuk Birah mengungkapkan rasa kecewanya terhadap pelaksanaan proyek yang dinilai tidak sesuai dengan janji awal. “Kita sebagai warga sangat mendukung setiap upaya pembangunan desa. Namun ketika anggaran sudah dikeluarkan tapi hasilnya tidak terlihat sama sekali, hal ini benar-benar menyakitkan hati kita semua,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga lain juga menyampaikan kekhawatirannya terkait penggunaan anggaran. “Dengan nilai investasi sekitar Rp80 juta, seharusnya proyek ini bisa diselesaikan dengan baik. Kita khawatir ada hal yang tidak beres dalam pengelolaan dana yang seharusnya bermanfaat bagi kita semua,” jelas salah satu warga.

BACA JUGA :  AKAMSI Gelar unjuk rasa di Kantor Kementerian ATR/BPN: Usut tuntas pembongkaran Pura Sambiyangan dan Pura Ketapang Kembar

Masyarakat kini menduga adanya kejanggalan dalam pelaksanaan proyek dan pengelolaan Dana Desa di wilayah tersebut. Mereka menekankan bahwa Dana Desa merupakan aset penting yang bersumber dari pemerintah pusat, sehingga harus dikelola dengan penuh akuntabilitas.

Dalam kondisi ini, Kepala Desa (Kades) Lubuk Birah Ahyak Udin belum memberikan tanggapan apapun terkait masalah yang terjadi. Sebagai tanggapan atas kondisi ini, warga secara tegas meminta Inspektorat Kabupaten Merangin untuk segera melakukan pemeriksaan lapangan dan audit menyeluruh terhadap alur anggaran pembangunan jembatan tersebut.

BACA JUGA :  Antrean BBM Mengular di Denpasar dan Badung, Pengelola SPBU Ungkap Kendala Pasokan

“Kami mengharapkan Inspektorat tidak hanya bekerja dari kantor, melainkan turun langsung untuk melihat kondisi sebenarnya. Pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar formalitas belaka,” ujar salah seorang perwakilan warga.

Selain itu, masyarakat juga mengajak aparat penegak hukum lainnya untuk bertindak tegas. Jika ditemukan adanya kesalahan atau penyimpangan dalam pengelolaan dana, mereka menuntut agar kasus tersebut diproses sesuai peraturan hukum yang berlaku tanpa ada unsur pembenaran atau perlindungan terhadap pihak yang bersalah.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 
Irigasi Diduga Mengalir di Area Pabrik PT Sasa Inti, Dugaan Juga Tertuju Pada Pemasangan dan Pengoperasian Turbin Gas Bumi
Muktamar XI Al-Khairiyah di Cilegon Berjalan Lancar, Ini Harapan Al-Khairiyah Tanggamus
Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026
RSUD Waluyo Jati Gandeng Universitas Airlangga, Perkuat Layanan Kesehatan Unggulan dan Pendidikan Kedokteran
Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Irigasi Diduga Mengalir di Area Pabrik PT Sasa Inti, Dugaan Juga Tertuju Pada Pemasangan dan Pengoperasian Turbin Gas Bumi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp