Pelantikan Kepala Daerah Termasuk Bogor Di Undur, Ada Apa?

- Publisher

Sabtu, 1 Februari 2025 - 14:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, – Pelantikan Kepala Daerah, termasuk Kota Bogor awalnya dilaksanakan pada Tanggal 6 Febuari 2025 mendatang, tetapi gagal.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bogor M. Habibi Zaenal Arifin, mengungkapkan pelantikan Kepala Daerah kabarnya dimundurkan belum ada informasi resmi.

BACA JUGA :  Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara

Itu artinya, ada 17 Kepala Daerah terpilih yang dilantik pada Tanggal 6 Febuari 2025. Hingga saat ini situasi yang belum jelas, beliau berharap proses ini segera mendapatkan kepastian. Komisi

Logo Komisi Pemilihan Umum Kota Bogor

Pemilihan Umum (KPU) Bogor masih menunggu arahan dari Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) terkait dalam pelantikan Kepala Daerah Bogor.

Tugas KPU berakhir sampai dengan menetapkan Kepala Daerah setempat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak terlibat lagi dalam pelantikan.

BACA JUGA :  Miris, Oknum KS Diduga Membuat Pengumuman Melalui Group Whatsap, Perihal Indikasi Dugaan Praktek Pungli di SDN Sebaung 1.

Pemerintah masih menunggu keputusan atau proses Dismissal oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Proses Dismissal merupakan kewenangan ketua pengadilan yang telah diatur dalam UU. Gunanya adalah untuk menyeleksi perkara-perkara yang dianggap tidak layak untuk disidangkan.

Penulis : Hengki Revandi

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Tim Wartawan

Berita Terkait

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 
Warga Resah Mobil Tangki Solar Industri Marak ke Tabir Barat, Dugaan Pasokan untuk PETI Mencuat
Ponpes Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Gisting Tanggamus Memperingati Hari Santri 2026
Dugaan Penyelewengan Dana Gizi Rp200 Juta di Puskesmas Simpang Limbur Merangin Disorot, Nama Eks Kapus Fifi Maisari Disebut
Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Berita ini 1,284 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Warga Resah Mobil Tangki Solar Industri Marak ke Tabir Barat, Dugaan Pasokan untuk PETI Mencuat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Ponpes Muhammadiyah Sabilil Muttaqien Gisting Tanggamus Memperingati Hari Santri 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Gizi Rp200 Juta di Puskesmas Simpang Limbur Merangin Disorot, Nama Eks Kapus Fifi Maisari Disebut

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp