Nama Supri Mencuat, Dua Alat Berat Diduga untuk PETI Terpantau di Simpang Mentawak

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Dua unit alat berat ekskavator diduga kuat akan digunakan untuk aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terpantau berada di jalur menuju Desa Muara Jernih, Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin, Jambi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan pada Kamis, 8 Januari 2025, terpantau dua unit alat berat ekskavator merek CASE baru saja diturunkan dari kendaraan trado. Selain alat berat, turut terlihat peralatan pendukung tambang emas (asbuk) yang berada di sekitar lokasi penurunan alat berat tersebut.

Pantauan media ini mendapati keberadaan dua unit ekskavator tersebut berada tak jauh dari Simpang Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan. Dari keterangan sejumlah narasumber di lapangan, alat berat itu diduga kuat akan dibawa menuju Desa Muara Jernih, Kecamatan Tabir Ulu.

“Informasinya dua-duanya akan dibawa ke Desa Muara Jernih. Itu milik Supri, warga desa setempat,” ujar salah satu narasumber kepada media ini.

BACA JUGA :  Bangkitkan Semangat Bahasa Inggris, IPMADO Joglo Gelar Diskusi Bersama 44 Anggota

Narasumber lain juga menegaskan bahwa keberadaan alat berat tersebut diduga erat kaitannya dengan aktivitas PETI.

“Jelas bang, itu untuk PETI. Karena ada asbuk juga di situ, diturunkan bersamaan dengan alat berat ekskavator,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, dugaan aktivitas pertambangan emas ilegal dinilai sudah terang-terangan dan tidak bisa dianggap sepele. Media ini menilai perlu adanya perhatian serius dari aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

Hingga berita ini dirilis, dua unit alat berat ekskavator tersebut masih berada di lokasi, tak jauh dari Simpang Mentawak menuju arah Desa Muara Jernih. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa alat berat tersebut masih menunggu kendaraan trado untuk selanjutnya dibawa masuk ke Desa Muara Jernih.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:22

Baru Selesai Dibangun Sudah Banyak Keretakan Proyek Jalan Parit 13 Rt 07 Dusun Bahagia, Desa Tungkal 1 Pangkal Babu

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru