Menjaga Keteduhan Ramadan di Bangka Belitung melalui Sinergi Kebijakan dan Informasi

- Writer

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Pangkalpinang – Kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan tidak hanya bergantung pada stabilitas harga pangan, tetapi juga pada kepastian pasokan energi dan akurasi informasi yang diterima masyarakat. Di tengah dinamika tersebut, penguatan sinergi antara lembaga legislatif, eksekutif, dan pers menjadi kunci utama untuk meredam kecemasan publik di Negeri Serumpun Sebalai.

Pesan kolaborasi tersebut mengemuka dalam acara ramah tamah yang digelar Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung, Rudianto Tjen, bersama puluhan jurnalis di Jabrik Resto, Pangkalpinang, Jumat (6/3/2026) malam. Pertemuan yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, dan Anggota DPD RI, Bahar Buasan.

Rudianto Tjen memberikan perhatian khusus pada fenomena panic buying Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat mencuat di sejumlah SPBU. Menurut dia, keresahan masyarakat sering kali dipicu oleh informasi yang tidak utuh, yang kemudian berdampak pada perilaku pembelian berlebih.

“Stok BBM di Bangka Belitung aman dan tidak ada pengurangan pasokan. Kami sudah memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi sesuai kuota yang ditetapkan melalui koordinasi intensif dengan komisi terkait di DPR RI yang membidangi energi dan migas,” tegas Rudianto.

Ia menambahkan, jika masyarakat melakukan pembelian secara wajar, alur distribusi akan tetap normal. Namun, perilaku menimbun atau membeli di luar kebutuhan justru akan menciptakan kemacetan distribusi yang semu.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan operasional di lapangan tetap berjalan lancar. Ia menyatakan bahwa pihak pemkot terus memantau titik-titik distribusi untuk mencegah adanya praktik spekulasi yang merugikan warga.

BACA JUGA :  Pakopak Semakin Geram, Akibat Dua Peristiwa Yang Terjadi di Gedung DPRD kabupaten Probolinggo

“Pemerintah kota berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi warga selama Ramadan. Kami mengapresiasi langkah Pak Rudianto dalam mengawal kuota energi di pusat, sementara kami di daerah akan memastikan pengawasan di tingkat pengecer dan SPBU agar tidak ada ruang bagi oknum yang memanfaatkan situasi,” ujar Saparudin.

Sementara itu, Anggota DPD RI, Bahar Buasan, menyoroti pentingnya ketenangan batin masyarakat dalam beribadah. Ia menilai bahwa peran pers sangat vital dalam menjaga “suhu” sosial agar tetap sejuk melalui pemberitaan yang berbasis data.

“Pers adalah jembatan informasi. Di saat ada isu kelangkaan, media harus hadir dengan data yang valid dari otoritas resmi agar masyarakat tenang. Kami di DPD RI juga terus mengawal agar hak-hak daerah terkait pasokan energi ini tidak terabaikan,” kata Bahar.

BACA JUGA :  Keikhlasan dan Amal Lebih Utama dari Sekadar Wadah Organisasi

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi jurnalis dalam menjaga transparansi informasi, acara diakhiri dengan diskusi santai dan penyerahan cinderamata secara simbolis. Rudianto Tjen menilai, kerja-kerja jurnalistik yang akurat merupakan bentuk kontribusi nyata bagi stabilitas nasional dan daerah.

Melalui momentum Ramadan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, wakil rakyat, dan media massa semakin kokoh. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti pada isu energi, tetapi juga meluas pada seluruh aspek pembangunan demi kemajuan Provinsi Bangka Belitung.

Penulis : Rozi

Editor : Aisyah Putri Widodo

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

47 Pejabat Pemkab Tanggamus Dilantik, Bupati Saleh Asnawi Tekankan Birokrasi Profesional dan Berintegritas
Semerbak Takjil dan Syiar di Jantung Kota: Kampung Ramadan Gerak Syariah Resmi Dibuka
Polres Bitung Salurkan Bantuan Sosial di Masjid Jami An Nur, Perkuat Kepedulian di Bulan Suci Ramadan
Alat Berat Menggila di Air Batu, Geopark Merangin Terancam Rusak, Kemana Penegak Hukum?
Proyek Puskesdes Parit Jawa Disorot, PPK Dinkes Belum Beri Penjelasan, Inspektorat Sulit Dikonfirmasi
Usai Pemberitaan Viral, Baliho Larangan PETI Terpasang di Jembatan Desa Jelatang
PETI Lubuk Birah Menggila, Diduga Libatkan Oknum Kades dan Aparat Desa, Akankah Polda Jambi Turun Tangan?
Aliansi Umat Islam Babel Geruduk DPRD, Tolak Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:44 WIB

Menjaga Keteduhan Ramadan di Bangka Belitung melalui Sinergi Kebijakan dan Informasi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:23 WIB

47 Pejabat Pemkab Tanggamus Dilantik, Bupati Saleh Asnawi Tekankan Birokrasi Profesional dan Berintegritas

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:53 WIB

Semerbak Takjil dan Syiar di Jantung Kota: Kampung Ramadan Gerak Syariah Resmi Dibuka

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:49 WIB

Polres Bitung Salurkan Bantuan Sosial di Masjid Jami An Nur, Perkuat Kepedulian di Bulan Suci Ramadan

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:02 WIB

Proyek Puskesdes Parit Jawa Disorot, PPK Dinkes Belum Beri Penjelasan, Inspektorat Sulit Dikonfirmasi

Berita Terbaru

Image: Flickr.com & Gage Skidmore

Artikel

Ilusi Trump Mengalahkan Iran

Sabtu, 7 Mar 2026 - 06:13 WIB