Penulis oleh : Dasim, S.Pd.I,.M.Pd., CIJ., CPW, Ketua Dewan Mudzakarah Media Suara Utama dan Praktisi Ruqyah serta Dai MUI anggota ICMI Jawa Barat
SUARA UTAMA – Jauh sebelum ramadhan ini datang kita selalu berdoa kepada Allah SWT agar kita dipertemukan kepada Ramadhan dan diberikan keberhasilan dalam menjalankan ibadah Ramadhannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hari ini Ramadhan akan meninggalkan kita muhasabah nya kita instrospeksi nya apakah yang menahan mulut kita sehingga sulit berdzikir mengingat Allah SWT saat Ramadhan ini,apakah yang menahan kaki kita sehingga sulit melangkahkan pergi ke masjid melaksanakan k ebaikan, apakah yang menahan kepala kita sehingga sulit bersujud dihadapan Allah SWT,Ada beberapa hari lagi untuk kita bergerak dan berbuat,masih ada kesempatan dan harapan, Termasuk harapan keinginan serta Doa kita agar ibadah Ramadhan itu dapat diterima oleh Allah SWT.
Kesulitan kita memaksimalkan Ramadhan hari ini jangan lah berputus asa kita terus kuatkan Doa sebagaimana kita ingat kesulitan nabi Musa AS berdakwah kepada Fir’aun laknatullah alaihi.
Doa yang sangat terkenal:
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي
وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي
وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي
يَفْقَهُوا قَوْلِي
Maknanya sangat relevan untuk kita ambil hikmahnya dari Doa tersebut:
1. Lapangkan dada agar kita memiliki Mental tangguh dan terus dapat menjaga spirit Ramadhan
2. Mudahkan urusan dimaknai memohon agar kita dimudahkan dalam adabtasi setelah Ramadhan dan memiliki Strategi ibadah
3. Lancarkan bicara dimaknai agar kita dapat berKomunikasi efektif dan
4. Dipahami orang lain
Memiliki ruh Pendekatan sosial
Keberhasilan Ramadhan bukan hanya kecerdasan tetapi kelapangan hati dan terus memperbaiki,Ramadhan sarana ujian kita agar menjadi manusia yang lebih bertakwa.”
QS Al-Baqarah 183
“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.”
Ramadhan bukan sekadar ritual ibadah, tetapi revolusi spiritual dan moral.
Kita bersyukur Syukur atas hadirnya Ramadhan,Rasa syukur Fondasi Kehidupan manusia
Dalam hadits
التحدث بنعمة الله شكر وتركها كفر
“Menyebut nikmat Allah adalah syukur, menutupinya adalah kufur.”
Ramadhan kita ungkapkan,kita ceritakan agar namanya terus teringat untuk menjaga Cintanya agar lagir energi ibadah,menjaga
Harapannya agar selalu optimis dalam hidup,Takut kepadanya agar terjaga pengendali dirinya
Kita terus semangat mencontoh akhlaq Baginda nabi dengan sifat
1. Siddiq
Agar ramadhan menciptakan pribadi yang memiliki Integritas dan kejujuran.
2. Amanah agar ramadhan kita memiliki Kapabilitas dan profesionalisme
3. Fathonah agar Ramadhan kita memiliki Kredibilitas dan intelektual
4. Tabligh agar ramadhan kita bertransformasi ilmu dan inspirasi
“Yang abadi dalam kehidupan adalah perubahan.”
Ramadhan adalah momentum perubahan.
Apakah Ramadhan hanya mengubah jadwal makan kita?
Ataukah benar-benar mengubah hati kita?
Pesan akhir:
Jika Ramadhan berhasil mendidik kita maka kita akan menjadi:
manusia yang lebih bersyukur
lebih berintegritas
lebih bermanfaat bagi umat
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
Semoga Ramadhan ini menjadi pembersih dosa penguat iman pembentuk karakter kita, Aamin ya robbal alamin
Editor : Andre Hariyanto
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama











