Membandel, Mesin Dompeng Rakit Milik Baihaki Beroperasi Bebas di Batang Masumai

- Publisher

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Merangin – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali terpantau marak di Kabupaten Merangin dan terkesan seolah tak tersentuh hukum. Kali ini, kegiatan ilegal tersebut ditemukan tak jauh dari lingkungan Puskesmas Desa Kederasan Panjang, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin, Jambi, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, aktivitas PETI tersebut diduga melibatkan Baihaqi, warga Desa Pulau Layang yang diketahui merupakan mantan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Padahal sebelumnya, Bupati Merangin telah secara tegas mewarning seluruh kepala desa, perangkat desa, serta anggota BPD agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan emas ilegal dalam bentuk apa pun.

Namun, peringatan tersebut diduga tidak diindahkan. Baihaqi yang akrab disapa Bay disebut-sebut nekat melakukan aktivitas penambangan emas ilegal menggunakan mesin dompeng rakit. Bahkan, berdasarkan keterangan warga, aktivitas tersebut tidak hanya berlangsung di satu lokasi, namun diduga telah merambah ke beberapa desa dan direncanakan meluas ke luar Kecamatan Batang Masumai, tepatnya di wilayah Desa Pulorayo, Kecamatan Bangko.

Warga setempat mengungkapkan, di lokasi tersebut terdapat satu set mesin dompeng yang diduga milik Baihaqi dan beroperasi bebas di belakang Puskesmas Desa Kederasan Panjang.

BACA JUGA :  Razia Gabungan Lapas Bangko Bersama TNI-Polri, Petugas dan WBP Jalani Tes Urine

“Sudah lama beroperasi, sepertinya aman-aman saja. Kami heran, seolah kebal hukum,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.

Menurut warga, aktivitas penambangan emas tanpa izin tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH). Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat lokasi PETI berada sangat dekat dengan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Aktivitas PETI tersebut dinilai sangat meresahkan warga. Selain merusak lingkungan, penambangan emas ilegal berdampak pada pencemaran aliran Sungai Batang Masumai, kerusakan ekosistem, serta berpotensi menimbulkan longsor dan bencana lingkungan. Tak hanya itu, penggunaan bahan kimia berbahaya seperti merkuri juga dikhawatirkan dapat mengancam kesehatan masyarakat sekitar.

BACA JUGA :  Pasien Hamil 7 Bulan Keluhkan Lambannya Pelayanan IGD RSUD Bangko, Keluarga Pilih Pindah ke MMC

Masyarakat Desa Kederasan Panjang mendesak aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, agar tidak melakukan pembiaran dan berani menindak tegas para pelaku PETI sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Warga juga meminta aparat tidak gentar terhadap dugaan adanya pihak-pihak yang membekingi aktivitas PETI, mengingat kegiatan tersebut berlangsung secara terang-terangan.

Hingga berita ini diterbitkan, Baihaqi yang disebut-sebut sebagai pemilik mesin dompeng, maupun aparat penegak hukum setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin di Desa Kederasan Panjang.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026
Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung
Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional
Dishub Pangkalpinang Sosialisasi Smart Parking di SMADA, Dorong Pelajar Jadi Pelopor Digitalisasi
Aula Bappeda Merangin Dipakai Pengukuhan PKB, Publik Pertanyakan Penggunaan Fasilitas Pemerintah
Sorotan Tajam! Juhendri Disorot Usai Hadiri Pengukuhan PKB Berseragam PNS
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:14 WIB

Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp