SUARA UTAMA, BERAU.-Pemerintah daerah, kususnya kecamatan teluk bayur Menggelar rapat bersama kakam(kepala kampung) dan tokoh masyarakat tumbit melayu dan beberapa pengurus. Rapat koordinasi untuk membahas rencana bantuan dana CSR, Pembangunan masjid di wilayah kampung tumbit melayu, Rapat yang berlangsung di aula kantor kecamatan teluk bayur.
Yang dihadiri langsung, Camat teluk bayur, Kapolsek teluk bayur, Danramil Teluk bayur, Tanjung redep, dan juga hadir manejemen PT Berau Coal. “kami harapkan, Untuk PT Berau Coal, Tiga tahun sampai sekarang CSR Berau coal yang sifatnya fisik tidak pernah masuk ketumbit kususnya tumbit melayu, yang kami harapkan itu hanyalah untuk pengecekan untuk pembangunan mesjid, Setelah ada persutujuan tetapi tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat, padahal sudah tiga tahun dari 2024,2025 sampai sekarang 2026. Yang mau direalisasikan ukurannya sekelas musolah, dengan ukuran 12*12. Sedangkan mesjid yang ada saat ini ukuranya sudah lumayan besar, Tetapi dikarenakan rendah, Tanahnya labil Dan mudah terkena banjir. masyarakat meraang berkeinginan memindah lokasi mesjid, maka dari itu kami sembagai masyarakat lingkar tambang ring 1. harapan besar kami untuk membantu dan menuntut hak kami sebagai masyarakat lingkat tambang yang sudah tiga tahun tidak tersentuh oleh perusahaan PT Berau coal.” ungkap ketua BPK
Lanjut Edi Baskoro. Camat teluk bayur, ” Ada beberpa opsi yang ditawarkan, kepala Kampung tumbit melayu, Ketua BPK, Pengurus mesjid dan beberpa ketua Rt. Meraka Menyambuat dengan baik tetapi ada beberapa poin perbedaan pendapat tentang ukuran, Lebar tanah yang akan dibangun Masjid. PT Berau Coal Menyanggupi pembangunan masjid dengan ukuran 12*12, Sementara masyarakat menginginkan ukuran 25*25. Adanya kami sebagai aparatur negara menjembatani antara masyarakat dan PT Berau Coal, Masyarakat memilih opsi yang pertama, dengan ukuran 25*25 dengan pembangunan masjid secara bertahap, Karna anggaran yang digelontorkan oleh PT Berau coal sebesar sembilan ratus tiga puluh tiga juta(933,000,000). dalam waktu dekat ini kami akan meninjau lokasi. insaalah hari jumat, 8/5/26.” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan anggaran 933,000,000. Masyarakat masih bertanya-tanya apakah anggaran itu mencangkup keseluruhan. karna kita mendenger dari pertemuan tersebut ketua BPK menyebut sudah 3 tahun, apakah anggaran tersebut. Anggaran yang di 2024 atau anggaran tersebut sudah dibulatkan 3 tahun. Sedangkan kita tahu anggaran CSR untuk kampung itu setiap tahunnya pasti ada, Untuk Masyarakat di ring 1(lingkar tambang) ungkap masyarakat yang ikut rapat..
Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk segera melengkapi dokumen pengajuan bantuan dana serta membentuk tim pengawas guna memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai rencana. Diharapkan pembangunan masjid dapat selesai tepat waktu dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar
Penulis : Rudi Salam
Editor : R'Salam
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama











