Masalahmu, Itu Masalah Dia!

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROMANTIS 2 Masalahmu, Itu Masalah Dia! Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

Rawajitu Selatan, 4 Mei 2024- Ada sebuah kisah yang sangat menginspirasi.

Datang seorang manusia mengadu kepada Tuhan. Dia berkeluh kesah tentang kehidupan yang dijalaninya. Masalah dalam hidupnya seperti tak pernah selesai, enggan meninggalkan dia. Masalah yang selalu bersinggungan dengan orang lain, yang membuat dia serba salah dan selalu ragu untuk melangkah.

Manusia : “Tuhan, aku datang pada-Mu, untuk mengadukan semua masalahku.”

Tuhan : “Apa masalahmu?”

Manusia : “Banyak, Tuhan.”

Tuhan : “Sebutkan yang menurutmu paling berat.”

Manusia : “Aku merasa tidak diterima, dibenci, direndahkan, dan selalu akan dijatuhkan.”

Tuhan : “Siapa yang merendahkan, menjatuhkan dan membencimu?”

Manusia :”Seseorang Tuhan.”

Tuhan : “Itu bukan masalahmu, itu masalah dia!”

Terkadang kita tidak menyadari bahwa kebencian dan perasaan tidak diterima yang ditimbulkan oleh orang lain, itu adalah masalah orang lain tersebut. Bukan masalah kita. Sekali lagi hukan masalah kita! Jadi teruslah melangkah, abaikan saja jika itu membuat hidup menjadi gundah. Tak usah dipikirkan jika menjadi beban. Ambil sebagai masukan jika membuat makin tenang. Bukankah seharusnya makin tua manusia makin bahagia?

BACA JUGA :  Denting Gamelan di Sumber Gamol: Gending Pambuko Hidupkan Semangat Lintas Generasi di Paguyuban Madya Laras

BROMO 1 Masalahmu, Itu Masalah Dia! Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

Mengutip dari tulisan Satria Hadi Lubis, bukankah makin tua harusnya makin bahagia? Karena keinginan makin berkurang dan tak mau macam-macam. Bukankah yang membuat kita tidak bahagia adalah, nafsu besar tenaga berkurang? Bukankah makin tua harusnya makin bahagia? Karena makin pandai dan ikhlas untuk melepas, memafkan, dan melupakan apa saja yang menyakitkan.

Maka benarlah, jika makin tua harusnya makin bijaksana. Walaupun untuk menjadi bijaksna tidak perlu menunggu tua. Maka jika ingin menjadi bijaksana diusia muda, carilah bahagia dengan benar dan sesuai petunjuk Tuhan.

 

 

Berita Terkait

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Namanya Diabadikan: Taman Soekarno Tanggamus
Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles
Babak Baru Hukum Pidana Indonesia, KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku
Mahasiswa Sosiologi UINSA Padukan Rekreasi dan Refleksi Sosial di Kota Batu
Mengapa Penulisan Berita Tidak Dianjurkan Mencantumkan Gelar Nama

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:16

Namanya Diabadikan: Taman Soekarno Tanggamus

Senin, 19 Januari 2026 - 16:36

Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Sabtu, 3 Januari 2026 - 23:45

Babak Baru Hukum Pidana Indonesia, KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:11

Mahasiswa Sosiologi UINSA Padukan Rekreasi dan Refleksi Sosial di Kota Batu

Selasa, 30 Desember 2025 - 14:10

Mengapa Penulisan Berita Tidak Dianjurkan Mencantumkan Gelar Nama

Berita Terbaru