SUARA UTAMA, Timor Tengah Selatan – Keluarga Besar Majelis Taklim Qolbun Salim Kota Soe menggelar Pengajian Isra Miraj Nabi Muhammad SAW., di Hotel Jati Asih, depan Kodim 1621 TTS.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (15/01/2026) dengan menghadirkan penceramah dari Kota Kupang, yaitu Ustadz M. Irfanuddin Luqman.
Isi ceramah tentang kisah Isra Miraj dan pentingnya menjaga dan mendirikan salat yang diperintahkan oleh Allah SWT lewat peristiwa tersebut.
Acara dibuka dengan selawat dari Grup Rebana Majelis Taklim Qolbun Salim yang dipimpin oleh Ustadz Haris Maulana.
Sambutan-sambutan dalam Pengajian Isra Miraj
Lalu, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan di antaranya, Ketua Panitia Ustadz Moh. Maftukin yang sekaligus Ketua Majelis Taklim Qolbun Salim, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kab. Timor Tengah Selatan, Muhammad Golkar Arifoeddin.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan semua peserta yang hadir dalam acara tersebut, sehingga bisa berjalan dengan lancar. Tentunya atas kebersamaan tim panitia yang sejak beberapa waktu lalu menyiapkan segala sesuatunya,” kata Ustadz Moh. Maftukin selalu Ketua Panitia sekaligus Ketua MT Qolbun Salim dalam sambutannya.
Ustadz Moh. Maftukin juga menghaturkan terima kasih kepada tokoh tokoh masyarakat yang hadir di antaranya, Ketua MUI TTS, Ketua DMI TTS, Ketua PCNU TTS, Dandim 1621TTS, Kasie Pendis, dan Bimas Islam Kemenag TTS.
Beberapa pimpinan dan anggota ormas Islam, pengurus paguyuban yang ada di Kota Soe, para Takmir dan Imam Masjid di Kota Soe.
“Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini menjadi momen sekaligus ajang silaturahmi bagi kita semua dalam menghadiri majelis ilmu, sekaligus menambah wawasan dan meraih indahnya kebersamaan di antara kita,” ujarnya.
Ceramah Isra Miraj di Majelis Taklim Qolbun Salim
Sementara itu, Ustadz Irfanuddin Luqman dalam ceramahnya menyampaikan tetang kisah Isra Miraj dari berbagai literatur.
Tentunya dapat menambah wawasan para jamaah yang hadir dan menyimak dengan seksama.
Inti ceramah tentang bagaimana hikmah Isra Miraj ini memberikan semangat kepada kita semua untuk tetap istiqamah dalam menjaga salat.
“Salat itu adalah wajib, namun kita jangan menjadikan sebagai sebuah kewajiban dalam kehidupan kita. Akan tetapi, jadikan salat itu sebagai kebutuhan bagi kita agar kita benar-benar merasakan manfaat dari salat itu,” kata Ustadz Irfanuddin Luqman.
“Jika kita jadikan sebuah kewajiban, maka bisa jadi itu adalah sebuah ‘beban’ bagi diri kita untuk melaksanakannya,” jelasnya.
Acara ditutup dengan makan malam bersama yang sebelumnya sudah disiapkan oleh ibu-ibu pengurus Majelis Taklim Qolbun Salim Kota Soe sekaligus silaturahim antara pengurus Majelis Taklim Qolbun Salim dan jamaah yang hadir di acara tersebut.
Penulis : Muhazir Syukur
Editor : Nurana Prasari
Sumber Berita : Wartawan Suara Utama






