Implikasi Positip Kebijakan Hilirisasi terhadap Perekonomian Indonesia

Jumat, 10 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Implikasi Positip Kebijakan Hilirisasi terhadap Perekonomian Indonesia !

Hilirisasi merupakan kebijakan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi ekspor bahan mentah/Mineral dan meningkatkan produksi barang jadi di dalam negeri yang berpotensi besar mengamankan cadangan devisa nasional dan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Penelaahan ini bertujuan untuk melihat dampak kebijakan hilirisasi bahan mentah atau mineral pada perekonomian Indonesia. Pendapat para pakar berpendapat bahwa dengan mendorong pengolahan lebih lanjut dan inovasi dalam pengembangan teknologi.

BACA JUGA :  Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang Masuki Tahap Penyidikan

Hilirisasi bahan mentah atau mineral tidak hanya memberikan pengaruh ekonomi positif melalui peningkatan pendapatan di sektor non-migas dan kontribusi perusahaan terhadap pendapatan pemerintah, namun juga memberikan kontribusi berarti terhadap kelestarian lingkungan. Pengembangan industri hilir bahan mentah atau mineral tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran, namun juga mendorong pertumbuhan industri terkait dan meningkatkan permintaan teknologi dalam negeri.Untuk itu kita dukung Kebijakan Pemerintah RI untuk tetap mempertahankan kebijakan Hilirisasi ini. Penulis Wartawan Suara Utama Id.

Penulis : Drs. Tonny Rivani, M.Si.

Editor : Drs. Tonny Rivani, M.Si.

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama Id.

Berita Terkait

Aksi Damai, Kantor Gubernur Jatim Bergetar, Suara Wapres LIRA Lantang dan Menggelegar 
Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 10 Merangin Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Jembatan Gantung Rp.200 Juta Muara Pangi Mangkrak, Inspektorat Diminta Periksa Kades Arpis
Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban
Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar
PETI Excavator Diduga Milik Harahap Menggila di Desa Tambang Emas, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat
Klarifikasi Penanam kayu Sengon Yang di Tebang Pinggir Jalan Ruas Jalan Pekalen -Klenang kidul
KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:31

Aksi Damai, Kantor Gubernur Jatim Bergetar, Suara Wapres LIRA Lantang dan Menggelegar 

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:31

Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 10 Merangin Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:30

Jembatan Gantung Rp.200 Juta Muara Pangi Mangkrak, Inspektorat Diminta Periksa Kades Arpis

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:33

Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:39

Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:06

Klarifikasi Penanam kayu Sengon Yang di Tebang Pinggir Jalan Ruas Jalan Pekalen -Klenang kidul

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:46

KNPB Wilayah Dogiyai Gelar Pelantikan Pengurus dan Pergantian Nama Sektor Puga Yamo

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:38

PETI di Desa Bukit Bungkul Mengamuk, Aparat Diam: Ada Beking Kuat di Balik Ponidi?

Berita Terbaru