Fantastis, Bupati Subang Teken MoU Revitalisasi Tambak Pantura: Langkah Serius Dukung Swasembada Pangan Nasional!

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Subang – Bupati Subang,Reynaldy Putra Andita, menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dan Talkshow dengan Media. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (25/06/2025) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Jakarta.

Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Diskusi utama dalam pertemuan ini adalah Sinergi Perencanaan Pembangunan dan Pengelolaan Perikanan Budi Daya dalam rangka Mendukung Program Revitalisasi Tambak Pantai Utara di Provinsi Jawa Barat.

Selain Bupati Subang, tiga kepala daerah kabupaten di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat turut hadir. Yakni Bupati Karawang, Bupati Kabupaten Bekasi, dan Bupati Indramayu.

Acara ini dilatarbelakangi oleh kondisi tambak yang tidak produktif, dengan rata-rata hanya menghasilkan 0,6 ton per hektare per tahun.

Di Kabupaten Subang sendiri, ada 2.369,76 hektare lahan tambak yang akan direvitalisasi. Lahan ini tersebar di empat kecamatan, yaitu Blanakan, Sukasari, Legonkulon, dan Pusakanagara.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) menekankan bahwa kekayaan terbesar Indonesia adalah kelautan. Ia menyatakan bahwa potensi laut harus dimanfaatkan secara optimal sekaligus tetap dijaga kelestariannya.

“Mengubah mindset rakyat bahwa laut itu, kekayaan alam Indonesia paling besar,”jelasnya

Kang Dedi Mulyadi juga bertekad akan mengembalikan kejayaan tanah dan laut, khususnya di Jawa Barat. Dengan target dalam dua tahun, ia menargetkan tidak ada lagi bangunan liar dan sertifikasi bantaran sungai, karena permasalahan di sungai pada akhirnya akan mengalir sampai ke laut.

“Mengembalikan kembali kejayaan tanah dan laut kita. Dalam 2 tahun di Jawa Barat tidak ada lagi bangunan liar di sungai dan sertifikat di bantaran sungai,”pungkasnya

Kang Dedi Mulyadi yakin dengan sinergi antara Kementerian KKP dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, garis pantai Pantura Jawa Barat akan menjadi garis pantai yang indah dan menjadi titik ekonomi baru menuju Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Maju.

“Tidak akan lama saya yakin hamparan pantai di Pantura Jawa Barat menjadi garis pantai yang indah dan menjadi titik ekonomi baru. MoU menuju Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Maju.”tuturnya

Acara kemudian dilanjutkan dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Nota kesepakatan ini berfokus pada Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat.

BACA JUGA :  Bupati Subang : Tekankan pentingnya kebersihan,Kepekaan Sosial, Dan Evaluasi Kinerja ASN

Pada kesempatan tersebut, Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita yang akrab disapa Kang Rey, menandatangani Nota Kesepakatan dengan Dirjen Perikanan Budi Daya Kementerian KKP. Penandatanganan ini disusul oleh tiga kepala daerah lainnya, yaitu dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu.

Dalam arahannya, Menteri KKP Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini adalah awal dari sebuah langkah besar menuju Indonesia swasembada pangan.

“Langkah besar akan segera kita mulai. Kita ingin menjadi negara yang bisa menyediakan sumber protein laut,”imbuhnya

Menteri KKP juga menuturkan bahwa Kementerian KKP memandang Indonesia sebagai wilayah strategis dengan sumber daya laut melimpah yang tidak hanya harus dimanfaatkan tetapi juga dijaga kelestariannya.

“KKP memandang Indonesia sebagai wilayah strategis sehingga ada roadmap untuk memanfaatkan sumber daya laut sekaligus menjaga kelestarian laut kita,”jelasnya

Menteri KKP menambahkan, dengan empat kabupaten di Jawa Barat menjadi percontohan, Ia yakin roadmap Kementerian KKP dapat dilaksanakan.

“Dengan contoh di Jawa Barat saya yakin roadmap kita bisa dilaksanakan,”tambahnya

Menteri KKP optimis bahwa dengan Revitalisasi Tambak Pantura, penangkapan ikan di laut akan berkurang dan budi daya ikan akan meningkat.

“Indonesia harus menguasai komoditas udang, nila salin, kepiting, rumput laut, dan lobster. Dengan ini (revitalisasi) penangkapan ikan di laut harus menurun tapi budidaya kita harus meningkat.” Pungkasnya

Setelah penandatanganan, acara dilanjutkan dengan sesi Talkshow bersama media.

Sesi ini menghadirkan narasumber Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Gubernur Jawa Barat, dan Dirjen Perikanan Budi Daya Kementerian KKP.

Kehadiran Bupati Subang, Kang Rey dalam acara tersebut, sekaligus penandatanganan Nota Kesepakatan tentang Dukungan Revitalisasi Tambak Pantai Utara di Jawa Barat, menandakan dukungan penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terhadap suksesnya program tersebut.

Kang Rey optimis bahwa terlaksananya program revitalisasi tambak Pantai Utara dengan komoditas utama nila salin ini akan menghasilkan manfaat turunan. Dampaknya mulai dari terserapnya tenaga kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya petambak di Pantura Subang, hingga memperkuat status Kabupaten Subang sebagai daerah penghasil produk perikanan.

Turut hadir dalam acara penting ini adalah Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, jajaran Kementerian KKP, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Plt Kepala Dinas Perikanan Subang, Kepala Bagian Kerja Sama Setda Subang, serta tamu undangan lainnya.

Sumber Berita : Wartawan SUARA UTAMA

Berita Terkait

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Berita Terbaru