Dukungan untuk Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) Menguat, Momentum Kebangkitan Falsafah ABS-SBK

- Publisher

Jumat, 26 September 2025 - 14:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

 

Padang,suarautama.id –

Gerakan mewujudkan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) semakin mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga politik. Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Dr. H. Fauzi Bahar Datuak Nan Sati, bersama pengurus, melakukan kunjungan ke Senayan dan menyerukan agar seluruh anggota DPR dan DPD RI asal Sumatera Barat bersatu memperjuangkan lahirnya DIM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PAN, Arisal Aziz, menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan ini.

> “Saya bangga lahir, tumbuh, dan besar sebagai orang Minangkabau. Sejarah mencatat peran besar urang Minang, termasuk dalam momen bersejarah Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada 1948–1949. Andai tidak ada PDRI, mungkin republik ini sudah tidak ada lagi. Itu adalah bukti sahih betapa besarnya peran Minangkabau dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

 

Selain itu, dukungan juga datang dari Andre Rosiade, Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra.

> “Saya mendukung sepenuhnya perjuangan menjadikan Minangkabau sebagai daerah istimewa. Ini bukan hanya tentang kebanggaan kultural, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat memperjuangkan kemajuan Sumatera Barat melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Mari kita bersatu memperjuangkan hak-hak daerah sesuai falsafah ABS-SBK,” tegas Andre.

 

Tak hanya PAN dan Gerindra, Fraksi NasDem dan Fraksi Partai Demokrat juga menyatakan dukungan penuh.

> “NasDem selalu mendorong agar identitas dan kekayaan adat budaya Minangkabau terus dijaga. Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau dapat menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan berbasis kearifan lokal. Kami siap mengawal proses politik ini di Senayan,” ujar anggota DPR RI Fraksi NasDem asal Sumbar.

 

> “Demokrat mendukung penuh gagasan DIM karena sesuai dengan semangat desentralisasi dan pemerataan pembangunan. Dengan status daerah istimewa, Sumatera Barat dapat lebih leluasa mengelola potensi daerahnya berdasarkan falsafah ABS-SBK,” tambah anggota DPR RI Fraksi Demokrat.

BACA JUGA :  Tampil Gemilang, Tim Futsal Lapas Bangko Raih Juara 2 Piala Ketua Afkab Merangin 2026

 

Dukungan penuh juga datang dari Dewan Pimpinan Pusat LKAAM (DPP LKAAM).

“LKAAM siap berada di garis depan dalam memperjuangkan DIM. Ini adalah momentum penting untuk mengembalikan marwah Minangkabau, memperkuat adat dan budaya, sekaligus mempercepat pembangunan daerah yang berlandaskan ABS-SBK,” tegas DPP LKAAM melalui pernyataan resminya.

 

Selain dukungan legislatif dan lembaga adat, elemen mahasiswa turut bersuara.
Ketua SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) Wilayah Sumatera Barat menyatakan bahwa mahasiswa siap menjadi garda terdepan mengawal proses terwujudnya DIM.

“Kami dari SEMMI Sumatera Barat mendukung penuh gerakan DIM. Mahasiswa akan mengawal proses politik ini agar transparan, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat Minangkabau. Status daerah istimewa akan memberi ruang lebih besar untuk memajukan pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan berbasis ABS-SBK,” tegas Ketua SEMMI Sumbar.

 

Dukungan lintas fraksi DPR RI, lembaga adat, dan elemen mahasiswa ini memperlihatkan semakin menguatnya wacana DIM sebagai momentum kebangkitan falsafah hidup Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Gerakan DIM diharapkan menjadi wadah kebangkitan budaya, penguatan adat, dan percepatan pembangunan daerah sesuai jati diri Minangkabau. Dukungan masyarakat Minang di perantauan, tokoh adat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan generasi muda sangat dinantikan agar cita-cita ini dapat terwujud.

 

Ajakan untuk Masyarakat Minang Se-Dunia
Panitia dan relawan DIM mengimbau seluruh lapisan masyarakat Minangkabau, baik di ranah maupun di rantau, untuk mendukung wacana ini melalui diskusi santun, sosialisasi, dan penyebaran informasi yang sehat demi mewujudkan Daerah Istimewa Minangkabau.

Gerakan mewujudkan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) semakin mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga politik. Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Dr. H. Fauzi Bahar Datuak Nan Sati, bersama pengurus, melakukan kunjungan ke Senayan dan menyerukan agar seluruh anggota DPR dan DPD RI asal Sumatera Barat bersatu memperjuangkan lahirnya DIM.

BACA JUGA :  Publik Meminta APIP dan APH Audit Secara Menyeluruh ATR/BPN Kab. Probolinggo Perihal Program PRONA 2010 dan PTSL 2017 hingga 2024

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PAN, Arisal Aziz, menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan ini.

> “Saya bangga lahir, tumbuh, dan besar sebagai orang Minangkabau. Sejarah mencatat peran besar urang Minang, termasuk dalam momen bersejarah Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada 1948–1949. Andai tidak ada PDRI, mungkin republik ini sudah tidak ada lagi. Itu adalah bukti sahih betapa besarnya peran Minangkabau dalam menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

 

Selain itu, dukungan juga datang dari Andre Rosiade, Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra.

> “Saya mendukung sepenuhnya perjuangan menjadikan Minangkabau sebagai daerah istimewa. Ini bukan hanya tentang kebanggaan kultural, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat memperjuangkan kemajuan Sumatera Barat melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Mari kita bersatu memperjuangkan hak-hak daerah sesuai falsafah ABS-SBK,” tegas Andre.

 

Tak hanya PAN dan Gerindra, Fraksi NasDem dan Fraksi Partai Demokrat juga menyatakan dukungan penuh.

> “NasDem selalu mendorong agar identitas dan kekayaan adat budaya Minangkabau terus dijaga. Gagasan Daerah Istimewa Minangkabau dapat menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan berbasis kearifan lokal. Kami siap mengawal proses politik ini di Senayan,” ujar anggota DPR RI Fraksi NasDem asal Sumbar.

 

> “Demokrat mendukung penuh gagasan DIM karena sesuai dengan semangat desentralisasi dan pemerataan pembangunan. Dengan status daerah istimewa, Sumatera Barat dapat lebih leluasa mengelola potensi daerahnya berdasarkan falsafah ABS-SBK,” tambah anggota DPR RI Fraksi Demokrat.

BACA JUGA :  Kebakaran Hutan, Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Sementara

 

Dukungan penuh juga datang dari Dewan Pimpinan Pusat LKAAM (DPP LKAAM) dan DPP LAKAM.

> “LKAAM dan LAKAM siap berada di garis depan memperjuangkan DIM. Ini adalah momentum penting untuk mengembalikan marwah Minangkabau, memperkuat adat dan budaya, sekaligus mempercepat pembangunan daerah yang berlandaskan ABS-SBK,” tegas pernyataan bersama DPP LKAAM dan DPP LAKAM.

 

Selain dukungan legislatif dan lembaga adat, elemen mahasiswa turut bersuara.
Ketua SEMMI (Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia) Wilayah Sumatera Barat menyatakan bahwa mahasiswa siap menjadi garda terdepan mengawal proses terwujudnya DIM.

> “Kami dari SEMMI Sumatera Barat mendukung penuh gerakan DIM. Mahasiswa akan mengawal proses politik ini agar transparan, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat Minangkabau. Status daerah istimewa akan memberi ruang lebih besar untuk memajukan pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan berbasis ABS-SBK,” tegas Ketua SEMMI Sumbar.

 

Dukungan lintas fraksi DPR RI, lembaga adat, ormas seperti LKAAM & LAKAM, serta elemen mahasiswa ini memperlihatkan semakin menguatnya wacana DIM sebagai momentum kebangkitan falsafah hidup Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Gerakan DIM diharapkan menjadi wadah kebangkitan budaya, penguatan adat, dan percepatan pembangunan daerah sesuai jati diri Minangkabau. Dukungan masyarakat Minang di perantauan, tokoh adat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan generasi muda sangat dinantikan agar cita-cita ini dapat terwujud.

 

Ajakan untuk Masyarakat Minang Se-Dunia
Panitia dan relawan DIM mengimbau seluruh lapisan masyarakat Minangkabau, baik di ranah maupun di rantau, untuk mendukung wacana ini melalui diskusi santun, sosialisasi, dan penyebaran informasi yang sehat demi mewujudkan Daerah Istimewa Minangkabau.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:33 WIB

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp