Doa Nasional Untuk Korban Gempa Cianjur dan Sekitarnya

Selasa, 22 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto salah satu keluarga korban selamat gempa Cianjur di depan bangunan roboh

Foto salah satu keluarga korban selamat gempa Cianjur di depan bangunan roboh

SUARA UTAMA, SUKABUMI – Pada senin, 21 November 2022 Pukul 13:21:10 WIB guncangan gempa bumi Magnitundo 5,6 terjadi di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat, Hiposentrum/kedalaman gempa 10 kilometer di bawah permukaan bumi. Episentrum/pusat gempa di darat sekitar 10 kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur atau 15 kilometer dari Kota Sukabumi.

Foto: Dok. Mas Andre Hariyanto. Pamflet Poster/Redaksi Suara Utama Kembali Membuka Kesempatan Bergabung Menjadi Kaperwil, Kabiro, Koresponden, Jurnalis/Suara Utama
Foto: Dok. Mas Andre Hariyanto. Pamflet Poster/Redaksi Suara Utama Kembali Membuka Kesempatan Bergabung Menjadi Kaperwil, Kabiro, Koresponden, Jurnalis/Suara Utama

Guncangan gempa Cianjur terasa di beberapa wilayah di Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta hingga Jawa Tengah tepatnya dirasakan warga di Pulau Nusakambangan Cilacap.

BACA JUGA : Gempa Bumi M 5.6 di Cianjur, Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara JOGJA Terima Open Donasi dan Turun Aksi

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan hasil monitoring BMKG  2 jam (Sekitar pukul 15:20 WIB) pasca terjadi gempa menunjukkan 25 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 4 dan terkecil 1,8. Gempa Cianjur kategori dangkal karena berada di darat di sekitar kota-kota besar. Dampak yang diakibatkan itu guncangan cukup kuat, dan ini merata yang mana rentan terjadi bangunan roboh.

BACA JUGA :  Inflasi Adalah Musuh Senyap, Yulianto: Saatnya Anak Muda Melek Investasi!
Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).
Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 20:00 WIB tercatat korban jiwa akibat gempa Cianjur mencapai 162 orang. Gubernur Ridwan Kamil mengatakan seiring dengan evakuasi yang akan dilakukan oleh tim SAR Selasa pagi hari ini, ada kemungkinan jumlah korban akan berubah. Ia menyatakan bersama semua tim gabungan pagi ini akan melakukan secara besar-besaran evakuasi korban gempa Cianjur.

Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).
Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Lembaga AR Learning Center, Suara Utama dan Dapur Pena Membuka Open Donasi untuk Korban Gempa Bumi Cianjur. Foto/Flyer: Mas Andre/Fikri/Sekar (SUARA UTAMA).

Di sisi lain, Buya Dr. Hamdan Firmansyah, CT-ALC, Master Trainer of AR Learning Center, Pimpinan Pesantren Modern Cendekia yang juga Pengurus MUI dan DMI Kota Sukabumi menyerukan doa nasional untuk korban gempa Cianjur dan yang terdampak sekitarnya kepada para kader ulama Kota Sukabumi yang bisa diteruskan melalui media sosial, di mana kekuatan doa yang ikhlas dapat menghadirkan rahmat Allah SWT dan semoga semua korban gempa diberi kekuatan lahir dan batin serta semua tim gabungan dan sukarelawan yang akan melakukan evakuasi diberikan keselamatan.

Berita Terkait

Predator Koruptor Sebut Tidak Ada Audensi, Gubernur Jatim di Periksa Sebagai Saksi Korupsi Dana Hibah
Desa Kapuk Darurat PETI: Sarnubi Alias Yadi Disinyalir Terlibat, Alam Terancam Bencana
Pemuda Katolik Komcab Dogiyai Desak Pemprov Papua Tengah Segera Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Mee & Kamoro
Aksi Damai, Kantor Gubernur Jatim Bergetar, Suara Wapres LIRA Lantang dan Menggelegar 
Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 10 Merangin Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Jembatan Gantung Rp.200 Juta Muara Pangi Mangkrak, Inspektorat Diminta Periksa Kades Arpis
Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban
Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:05

Predator Koruptor Sebut Tidak Ada Audensi, Gubernur Jatim di Periksa Sebagai Saksi Korupsi Dana Hibah

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:11

Desa Kapuk Darurat PETI: Sarnubi Alias Yadi Disinyalir Terlibat, Alam Terancam Bencana

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:29

Pemuda Katolik Komcab Dogiyai Desak Pemprov Papua Tengah Segera Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Mee & Kamoro

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:31

Aksi Damai, Kantor Gubernur Jatim Bergetar, Suara Wapres LIRA Lantang dan Menggelegar 

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:31

Rehabilitasi Ruang Kelas SMAN 10 Merangin Disorot, Pekerjaan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:33

Motor Guru PAUD Hilang, Oknum Mengaku dari Disdikdaya Kab. Probolinggo Terindikasi Dugaan Intimidasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:39

Kolaborasi Kebaikan Ramadhan 1447 H: Mushida Bersama MT Az-Zahrah dan Komite Sekolah Sukses Gelar Baksos dan Bazar

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:26

PETI Excavator Diduga Milik Harahap Menggila di Desa Tambang Emas, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat

Berita Terbaru