SUARA UTAMA, Probolinggo – Diduga anti Kritik dan anti komplain, Oknum Dapur MBG Desa karanggeger kecamatan Pajarakan kabupaten Probolinggo Jawa Timur menunjukkan arogansi nya. Dengan cara menghentikan pendistribusian MBG kepada semua lembaga pendidikan di desa karanggeger. 03/03/2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, MBG Yang di distribusikan mendapat komplain dari wali murid dan kepala sekolah perihal kwalitas MBG, Bahkan viral di sosial media online perihal dugaan menyalahi aturan yang telah tertuang dalam pasal 03 Nilai pekerjaan. kritik dan komplain bukan di jadikan sebagai introspeksi agar dapat meningkatkan cara kerja nya dan menjaga kwalitas MBG.
Adapun lembaga yang sudah tidak masuk PM SPPG Karanggeger. Diantaranya, RA Nurul hasan, MI Raudatul Ulum, SDN Karanggeger 1,SDN Karanggeger 2,TK Wajar, PAUD Wajar, KB Bunga Melati dan MAN 2 Probolinggo. Padahal, Dapur MBG ada di Desa karanggeger. Namun, enggan melayani Warga Desa Karanggeger.
Warga desa karanggeger “ZN” kepada team media mengatakan. Diduga akibat komplain terhadap kwalitas MBG yang di distribusikan kepada seluruh lembaga pendidikan Desa karanggeger. Oknum Dapur MBG Desa karanggeger enggan untuk melayani lagi.
“Dampak dari komplain Kepala sekolah, wali murid, serta kritikan melalui media. Seluruh lembaga pendidikan yang ada di desa karanggeger, Balita, Bumil, per hari ini sudah tidak di layani lagi oleh SPPG Desa karanggeger dan ke desa sukokerto. Mungkin ini bentuk protes nya SPPG karena kita sering komplain. “Ucap nya.
Sementara Kepala Desa karanggeger “Bawon Santoso” ketika di mintai tanggapan nya perihal oknum dapur MBG yang enggan Melayani warganya. Ia sangat menyayangkan, menurut nya ketika mendapat komplain dan kritikan seharusnya mengevaluasi bukan membecklis.
“Seharusnya SPPG Desa karanggeger. seharusnya mengevaluasi untuk memperbaiki kinerjanya dan kwalitas MBG yang di salurkan ketikan ada komplain dari beberapa kepala sekolah, wali murid dan termasuk saya sebagai kepala desa yang sering komplain terhadap kwalitas makanan yang di salurkan. Bukan membecklis dan tidak mau melayani warga desa karanggeger. “Pungkas nya.
Oknum ketua MBG desa karanggeger “DW” saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap perihal, penghentian pendistribusian MBG untuk semua lembaga pendidikan desa karanggeger. Namun, Sampai berarti ini di tayangkan belum ada jawaban.
Penulis : Ali Misno











