Demo Warga Blawirejo Kedungpring Lamongan di Depan Kantor Kepala Desa Tuntut Transparansi Dana Desa dan RABDes

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

demo Demo Warga Blawirejo Kedungpring Lamongan di Depan Kantor Kepala Desa Tuntut Transparansi Dana Desa dan RABDes Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

Lamongan, Senin 26/01/2026 – Sebanyak warga dari Desa Blawirejo yang terletak di Kecamatan Kedungpring, Lamongan, melaksanakan demonstrasi damai di depan kantor desa pada hari Senin, tanggal 26 Januari 2026. Dalam aksi tersebut, mereka menyampaikan tuntutan untuk mendapatkan akses terhadap informasi publik terkait penggunaan Dana Desa (DD) dan meminta transparansi mengenai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang selama ini dianggap tidak terbuka dan sulit diakses oleh masyarakat.

Aksi ini merupakan hasil dari akumulasi kekecewaan yang dirasakan oleh warga setelah pertemuan audiensi sebelumnya dengan pihak pemerintah desa tidak menghasilkan solusi yang memuaskan. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa bersama dengan perangkat desa dilaporkan menunjukkan sikap enggan untuk memberikan penjelasan atau menunjukkan dokumen RAB yang diminta oleh masyarakat setempat.

Sejak pagi hari, tepatnya pada pukul 09.00 WIB, warga mulai berkumpul di area sekitar kantor desa, dengan membawa berbagai spanduk dan poster yang berisi kritik tajam mengenai dugaan praktik korupsi serta nepotisme yang terjadi dalam pemerintahan desa. Mereka mengekspresikan ketidakpuasan dan keprihatinan mereka melalui berbagai tulisan yang dipajang.

Ketegangan dalam situasi tersebut sempat meningkat ketika pihak desa tidak memberikan respons terhadap aspirasi yang disampaikan oleh massa. Merasa diabaikan dan kecewa karena tidak ada perwakilan dari pemerintah desa yang menemui mereka, massa kemudian berinisiatif untuk bergerak menuju rumah Kepala Desa Blawirejo. Namun, ketika mereka sampai di lokasi, rumah Kepala Desa tampak tertutup rapat dan tidak ada tanda-tanda keberadaan penghuni di dalamnya.

Salah satu perwakilan warga, yang bernama Kusman, menekankan bahwa aksi yang mereka lakukan adalah murni sebagai gerakan dari masyarakat yang ingin memastikan bahwa hak-hak mereka sebagai warga desa dikelola dengan baik dan transparan. “Kami ingin agar dana desa digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, bukan untuk kepentingan segelintir orang. Transparansi adalah hak kami yang harus diakui,” ungkapnya dengan tegas saat menyampaikan orasi.

BACA JUGA :  Tanah dan Akibat Pencemarannya

Warga lainnya, yang bernama Galang, juga menegaskan tuntutannya agar pihak desa tidak menyembunyikan laporan mengenai keuangan desa. “RAB dan laporan keuangan harus dipublikasikan dengan cara yang terbuka. Ini berkaitan dengan akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin mereka,” ujarnya dengan penuh semangat.

Camat Kedungpring, Sutaji, berusaha untuk meredakan ketegangan yang terjadi di antara warga dengan berjanji untuk memfasilitasi komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa, agar konflik yang ada tidak berkepanjangan. “Kami akan berupaya untuk memfasilitasi tuntutan warga. Semua pihak harus bersikap terbuka agar masalah ini dapat diselesaikan melalui musyawarah,” jelasnya dalam usaha untuk menenangkan massa yang berkumpul.

Sayangnya, upaya mediasi yang diharapkan tidak dapat dilaksanakan pada hari itu juga, karena Kepala Desa dan perangkat desa lainnya tidak hadir dan menunjukkan sikap enggan untuk memberikan tanggapan kepada warga yang hadir.

Meskipun aksi tersebut berlangsung dengan damai, tampaknya tuntutan warga untuk mendapatkan kejelasan mengenai realisasi anggaran akan terus berlanjut. Informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa permasalahan ini telah memasuki ranah hukum, dengan adanya proses hukum yang sedang berjalan, termasuk pemanggilan beberapa saksi pelapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, warga Desa Blawirejo mengancam akan kembali melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih besar jika laporan RAB dan realisasi anggaran tidak segera dipublikasikan secara transparan kepada masyarakat desa.

Penulis : Suroso

Editor : Suroso

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik
KOP Surat Pernyataan Kometmen Kades Sebagai Pemungut PBB-P2 Terindikasi Tidak Sah, Pakopak Akan Mengkaji Nya

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:42

Publik Menilai BK Ketakutan, Ketua BK Akan Berkonsultasi Dengan Oknum Terduga Pelanggar Kode Etik

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:05

KOP Surat Pernyataan Kometmen Kades Sebagai Pemungut PBB-P2 Terindikasi Tidak Sah, Pakopak Akan Mengkaji Nya

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:24

Sat Resnarkoba Polres Bitung Ungkap Peredaran Obat Keras Trihexyphenidyl di Pusat Kota

Berita Terbaru