Demi Kondusifitas Probolinggo, Komunitas Pakopak Meminta Stadion GMK Segera di Ambil Alih Oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo. 

- Publisher

Rabu, 5 Maret 2025 - 10:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA Probolinggo-

Salah satu Personil dari Komunitas Pakopak Ketua Pro Jamin  Probolinggo. menanggapi ramai nya pemberitaan di beberapa media Online terkait polemik yang ada di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan. pihak nya mendesak Pemerintah kabupaten khusus bupati Probolinggo untuk mengambil alih pengelolaan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan. 05/03/2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

pasal nya. jika polemik di stadion GMK tidak segera di atasi, maka nanti nya akan berdampak ke kondusifitas kabupaten Probolinggo khususnya di stadion GMK. Sementara Stadion GMK di gadang gadang menjadi tempat rekreasi dan menjadi Pusat Perekonomian Bagi pengusaha UMKM di kabupaten Probolinggo.

BACA JUGA :  Uskup Timika Bernadus Pemberkatan Goa Maria di Paroki Idakebo

Oleh karenanya Ketua Pro Jamin “Budi Harianto”Yang tergabung di komunitas Pakopak meminta pemerintah untuk mengambil alih stadion GMK tersebut. “Kami Meminta kepada pemerintah khusus Bupati Probolinggo “Dr. Muhammad Haris” untuk Segera Mengambil Alih Stadion Gelora Merdeka Kraksaan. “tegas nya.

BACA JUGA :  Dishub Pangkalpinang Sosialisasi Smart Parking di SMADA, Dorong Pelajar Jadi Pelopor Digitalisasi

Menurut nya, jika tidak segera di ambil alih maka di khawatirkan akan berdampak pula kepada para PKL. Jika polemik itu di biarkan berlarut larut, maka nanti nya akan berdampak kepada kondusifitas kabupaten Probolinggo. dan para PKL tidak mungkin berjualan dengan rasa aman dan damai. “Ucap budi.

BACA JUGA :  ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Diduga Menjadi Sarang Mafia Tanah, Terkesan Mengabaikan Program Lama Kejar Progam Baru

Budi Harianto juga menambahkan agar pemerintah mengambil langkah tegas tidak pandang bulu. “intinya kami meminta ketegasan pemerintah demi kondusifitas Probolinggo. kami sangat mendukung langkah langkah pemerintah yang dapat memperjuangkan dan memperhatikan masyarakat kecil khususnya PKL. “imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 
Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan
Pasca Pemberitaan Pabrik PT Sasa Inti Gending Bersihkan Sampah di Area Irigasi, Petani Meminta OPD melakukan Investigasi
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 
Irigasi Diduga Mengalir di Area Pabrik PT Sasa Inti, Dugaan Juga Tertuju Pada Pemasangan dan Pengoperasian Turbin Gas Bumi
Berita ini 185 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Sikap Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terbongkar, Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Segera Akan Melakukan Koordinasi 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Terindikasi Tidak Layak Jadi Kepala SDN Brani Wetan 1, Aktivis Desak Disdikdaya dan Inspektorat Turun Tangan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:33 WIB

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp