SUARA UTAMA – Bitung Sulawesi Utara. Upaya merawat kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat terus dilakukan melalui berbagai pendekatan, salah satunya dengan membangun ruang perjumpaan lintas elemen.
Hal itu tampak dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Komandan Satrol Kodaeral VIII Bitung, Kolonel Laut Marvill Marfel Frit, di Mako Satrol Kodaeral VIII, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan tersebut mempertemukan insan pers, aktivis, organisasi kemasyarakatan KKJ ( Kerukunan Keluarga Jawa, (ormas), hingga ormas adat dalam suasana kebersamaan yang hangat dan terbuka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah dinamika sosial masyarakat yang kian kompleks, ruang-ruang interaksi seperti ini dinilai penting untuk menjaga komunikasi dan memperkuat saling pengertian antar kelompok.
Advokat sekaligus Ketua DPC KSPSI Kota Bitung, Ketua GMBI Fahry Widu Lamato, S.H., menilai kegiatan tersebut sebagai langkah yang relevan dalam memperkuat hubungan sosial di tingkat lokal.
“Kegiatan seperti ini menghadirkan ruang perjumpaan yang setara bagi berbagai elemen masyarakat. Di situlah komunikasi terbangun dan rasa saling percaya dapat tumbuh,” ujar Fahry.
Menurutnya, potensi gesekan sosial seringkali berawal dari minimnya komunikasi dan interaksi antar kelompok.
“Pendekatan yang dilakukan melalui kebersamaan seperti ini menjadi penting, karena mampu menjembatani perbedaan dan mencegah kesalahpahaman sejak dini,” katanya.
Ia menambahkan, sebagai daerah yang dihuni masyarakat dengan latar belakang beragam, Kota Bitung membutuhkan lebih banyak ruang dialog yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kebersamaan tidak cukup hanya dijaga dalam momentum tertentu, tetapi perlu dirawat secara terus-menerus melalui komunikasi yang terbuka,” ujarnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh makna, dan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
Penulis : Arman Pramana Sulu
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama










