Bersama 300 Peserta, Mas Andre Hariyanto Gelar Seminar Pena Peretas Peradaban di Tengah Gencaran Misionaris

"cacing jadi naga, naga jadi cacing’ kebenaran diredupkan dan ditenggelamkan dengan membesar-besarkan kebatilan”

- Publisher

Rabu, 13 April 2022 - 22:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Coach Mas Andre Hariyanto, Founder Komunitas Taklim Jurnalistik dan Owner Lembaga AR Learning Center/Suara Utama ID

Foto: Coach Mas Andre Hariyanto, Founder Komunitas Taklim Jurnalistik dan Owner Lembaga AR Learning Center/Suara Utama ID

SUARA UTAMA, BATAM – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Hidayatullah Batam, Provinsi Kepulauan Riau mengadakan Seminar Sastra dan Jurnalistik dengan mengusung tema “Pena Peretas Peradaban” yang diselenggarakan dan diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM STIT). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Asia Raya Kampus 2 Hidayatullah Tanjung Uncang Batam.

BACA JUGA : Redaksi Suara Utama Kembali Buka Kesempatan Bergabung Menjadi Jurnalis

Pembukaan acara seminar dilakukan oleh Ust Jamaludin Nur selaku ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Batam. Ust Jamaludin, dalam sambutannya, sangat berharap agar gerakan pena terus diasah, gunakan pena untuk menyuarakan kebenaran dalam meretas peradaban Islam. Berkaca pada banyak media ekstrim dan anti Islam di masa ini.

BACA JUGA : Kelas Jurnalistik Official: Training Jurnalistik 1 Bulan

“Semoga kegiatan ini bisa menghasilkan jurnalis-jurnalis muslim yang mampu menyerukan kebaikan lewat pena dan bisa menjawab tantangan globalisasi di Batam khususnya,” ujar Ust Jamaludin, rilis ulang oleh redaksi Suara Utama ID, Rabu (13/04/2022).

STIT Hidayatullah Batam Gelar Seminar Sastra Dan Jurnalistik
Foto: Mas Andre Hariyanto Pemateri Seminar bersama Ratusan Peserta/STIT Hidayatullah Batam Gelar Seminar Sastra Dan Jurnalistik/Suara Utama

Mas Andre Hariyanto adalah Pimpinan Redaksi Suara Utama, Dapur Pena sekaligus Owner Lembaga AR Learning Center sebagai pemateri menjelaskan tentang pentingnnya peranan media di era globalisasi saaat ini. Media bisa menciptakan dan menghancurkan citra. Sehingga berkecimpung dalam dunia jurnalistik muslim sudah menjadi suatu keharusan untuk melawan fitnah media ekstrim kepada Islam dan membendung opini-opini yang dilemparkan ke publik untuk menjatuhkan Islam.

BACA JUGA : Hadirilah 6-7 Juni 2022, Peresmian YPPN DIY, Media Suara Utama dan Milad AR Learning Center di Villa Eden 1 Kaliurang Merapi

“Dalam istilah disebut ‘cacing jadi naga, naga jadi cacing’ kebenaran diredupkan dan ditenggelamkan dengan membesar-besarkan kebatilan” ucap pria asal Surabaya yang kini aktif berjualan dan berdagang usaha di Angkringan Si Ndut Prambanan Kabupaten Sleman.

BACA JUGA :  Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Coach Mas Andre Hariyanto, Founder Komunitas Taklim Jurnalistik, Owner Lembaga AR Learning Center, Pimred Suara Utama dan Dapur Pena/Suara Utama ID
Foto:Bersama 300 Peserta, Mas Andre Hariyanto Gelar Seminar Sastra dan Jurnalistik STIT Hidayatullah Batam dengan tema: Pena Peretas Peradaban di Tengah Gencaran Misionaris/Suara Utama

Khususnya di Batam, kondisi saat ini sangat gencar dengan misionaris. Namun, semua media justru bungkam dengan tidak ada pemberitaan. Hal ini menjadi tantangan bagi generasi muda untuk terus berjuang dan bekerja keras dalam hal jurnalistik. Kegiatan seminar ini juga melibatkan 300 sampai 400 orang yang terdiri dari mahasiswa, mahasiswi, murid SMP dan SMA Hidayatullah Batam hingga perwakilan dosen dan guru pendidik.

BACA JUGA :  DJKI Dorong Komersialisasi Paten Lewat Indonesia Patent Awards 2026

“Jadilah jurnalis yang lebih mengedepankan kebenaran dari pada materi semata, gunakan pena untuk meretas peradaban Islam serta berkomitmen kuat dan azam yang gigih untuk terus memberikan sumbangsih pemikiran dan tulisan yang bermanfaat untuk ummat,” kata Mas Andre Hariyanto Founder Komunitas Taklim Jurnalistik sebagaimana kegiatan telah berlangsung pada Sabtu 19 Agustus 2017 . */Kiriman M Hamka Syaifudin

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Selasa, 15 September 2026 - 13:05 WIB

Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang

Senin, 14 September 2026 - 18:55 WIB

Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat

Senin, 14 September 2026 - 10:39 WIB

Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/