Bangunan SDN 040 Rantau Panjang Banyak Kerusakan, Diduga Tak Ada Perawatan dari Pihak Sekolah

- Publisher

Kamis, 31 Juli 2025 - 20:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin — Kondisi bangunan SD Negeri 040/VI Rantau Panjang, yang berlokasi di Kelurahan Mampun, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi, memprihatinkan. Dari pantauan media ini di lokasi, Kamis (31/7), banyak bagian gedung sekolah mengalami kerusakan serius, mulai dari plafon yang jebol, kaca jendela yang pecah, hingga kerusakan kecil lainnya yang tampak dibiarkan tanpa perbaikan.

Salah satu warga setempat berinisial DT menyayangkan kondisi tersebut dan menduga bahwa Kepala Sekolah SD Negeri 040, Anik Sulistiarani, tidak melakukan perawatan ringan terhadap gedung sekolah sebagaimana mestinya. Padahal, dalam beberapa komponen Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), telah dialokasikan anggaran untuk perawatan ringan setiap tahunnya.

BACA JUGA :  Pengukuhan Pemangku Adat Arajang Balanipa Tuai Dukungan, Sulapa Eppa SBBT Serukan Pelestarian Adat Mandar

“Seharusnya perawatan rutin itu dilakukan. Kalau kerusakan kecil dibiarkan terus-menerus, dampaknya bisa besar. Apalagi ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan siswa dan guru,” ujar DT.

Namun ketika tim media mencoba melakukan konfirmasi langsung ke sekolah, kegiatan belajar mengajar sudah tidak berlangsung. Tidak terlihat satu pun guru atau kepala sekolah di tempat, hanya ada penjaga sekolah yang berjaga.

Lebih lanjut, kerusakan juga tampak pada bangunan ruang kelas baru yang dibangun pada tahun 2024. Konstruksinya dinilai asal jadi, mulai dari pemasangan seng yang tidak rapi, plafon yang tampak dipasang sembarangan, hingga dinding yang tidak lurus. Bahkan pagar sekolah yang baru dibangun sudah terlihat retak-retak.

BACA JUGA :  Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.
Foto: Bangunan pagar sekolah yang retak

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik: ke mana sebenarnya dana perawatan ringan dari BOS yang seharusnya digunakan untuk menjaga dan memperbaiki fasilitas sekolah?

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah, termasuk Kepala Sekolah Anik Sulistiarani, terkait temuan dan dugaan tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Bapelkum Bitung dan UNKLAB Perkuat Kolaborasi Edukasi Hukum melalui Webinar KUHP Baru
Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara
Poltera Hadirkan e-Khitan Florence, Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Griya Sehat Florence Sumenep
Perkuat Keteguhan Hati, Lapas Bangko Gelar Yasinan Bersama Warga Binaan
Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik
Jasat Korban KKM KM Virgo Transport 8 Warga Lamongan di Laut Jawa Berhasil Dievakuasi
Bapelkum Bitung Kupas KUHP Nasional, dari Kohabitasi hingga Tujuan Pemidanaan
Mendekatkan Buku Kepada Pembacanya
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 23:12 WIB

Bapelkum Bitung dan UNKLAB Perkuat Kolaborasi Edukasi Hukum melalui Webinar KUHP Baru

Kamis, 24 September 2026 - 21:37 WIB

Jalan Provinsi Tak Terurus, Roni Sentil Pemerintah: Jangan Ingat Rakyat Saat Butuh Suara

Kamis, 24 September 2026 - 21:09 WIB

Poltera Hadirkan e-Khitan Florence, Dorong Digitalisasi Layanan Kesehatan di Griya Sehat Florence Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 19:35 WIB

Perkuat Keteguhan Hati, Lapas Bangko Gelar Yasinan Bersama Warga Binaan

Kamis, 24 September 2026 - 11:07 WIB

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Berita Terbaru

Berita Utama

Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:07 WIB

https://mancingjitu.com/