Bangkit Bersama Dengan Budaya Gotong Royong

Rabu, 21 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Fadhilah Syam

SUARA UTAMA Zaman sekarang gotong royong sudah mulai memudar dan dikesampingkan. Hal ini disebabkan oleh munculnya budaya individualisme di masyarakat sehingga membuat masyarakat lupa akan pentingnya gotong royong.

Kantor Berita SUARA UTAMA Ajak Masyarakat Bergabung Menjadi Kaperwil Kabiro Koresponden dan Jurnalis Anti Hoax

Disadari atau tidak sifat kegotong royongan ini secara perlahan namun pasti telah semakin memudar. Suatu bentuk dan sikap hubungan gotong royong akan mundur ataupun punah sama sekali sebagai akibat pergeseran nilai-nilai budaya. Kondisi ini umumnya dipicu oleh pemikiran materialistik yang sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat kita dewasa ini. Semua aktivitas diukur dengan untung rugisecara materi.

Hadirilah, Kopdar dan Silaturahmi Wartawan Suara Utama Wilayah Banten Jabodetabek Jabar di Omah Pincuk Resto Jakarta Selatan
Hadirilah, Kopdar dan Silaturahmi Wartawan Suara Utama Wilayah Banten Jabodetabek Jabar di Omah Pincuk Resto Jakarta Selatan

Kebanyakan orang masih menganggap bahwa gotong royong hanya sebuah kegiatan kuno dan dilakukan dengan cara-cara tradisional. Perspektif yang menganggap kegiatan gotong royong sebagai kegiatan kuno menjadi salah satu penyebab kenapa gotong royong, dalam konteks kegiatan konvensionalnya, mulai ditinggalkan oleh sebagian anak bangsa. Sebagaian anak bangsa ini konon sudah memberi image terhadap dirinya sendiri sebagai generasi maju atau generasi tech-savvy (melek teknologi).

Percaya dan Berserah kepada ALLAH SWT. Hidup hanya Senda Gurau yang Tercatat dalam Lauhul Mahfudz

Perilaku gotong royong pada umumnya merupakan kegiatan yang melibatkan berbagai pihak. Dengan kekompakan dalam melakukan suatu kegiatan ataupun pekerjaan dapat menambah hal yang positif dalam kegiatan tersebut.

Fasilitasi Santri dan Santriwati Pondok Qur'an An-Nahl Cianjur Pasca gempa bumi, Yayasan AII, YPPN dan AR Learning Center Salurkan Paket Pendidikan (Alat tulis, meja belajar dll). Foto: Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)
Fasilitasi Santri dan Santriwati Pondok Qur’an An-Nahl Cianjur Pasca gempa bumi, Yayasan AII, YPPN dan AR Learning Center Salurkan Paket Pendidikan (Alat tulis, meja belajar dll). Foto: Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)

Dalam survei Kompas, seperti dikutip Nicholas Simarmata (2019), dipertanyakan tentang gotong royong kepada generasi milenial, dan ditemukan fakta bahwa gotong royong masih menjadi nilai yang penting bagi generasi milenial. Sebanyak 63.5% milenial menyatakan bahwa gotong royong bukan hanya nilai-nilai, melainkan juga tingkah laku yang masih dipegang teguh dan dipraktikan di lingkungan mereka.

BACA JUGA :  Penguatan HAM Dalam Wadah Negara Demokrasi Indonesia

Subagyo di tahun 2012 mengungkapkan bahwa Gotong royong banyak diakui menjadi salah satu nilai yang menjadi ciri khas atau watak bangsa. Indonesia sehingga dalam falsafah negara Indonesia yaitu Pancasila, kita akan menemukan bahwa semangat gotong royong atau kebersamaan menjadi salah satu nilai pokok yang membentuk Pancasila, antara lain dalam nilai kemanusiaan, persatuan, permusyawaratan,serta keadilan sosial.

Gerakan gotong royong harus terus kita suarakan,karena secara tidak langsung juga kita turut membantu pemerintah melakukan pemulihan ekonomi pasca covid 19. Kita bisa mempraktikkannya  dengan menjaga dan melestarikan budaya gotong royong sebagai budaya asli bangsa Indonesia, meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan kemitraan antara masyarakat dan pemerintah dalam melaksanakan pembangunan dan meningkatkan rasa memiliki dan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan.

Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID
Foto: Program Kelas Pelatihan/AR Learning Center adalah Pusat Pembelajaran, Pendidikan dan Pengkaderan. Lembaga AR Learning Center/Suara Utama-081232729720/Suara Utama ID

Gotong royong harus kita maknai bukan hanya sebagai slogan, sebatas kata-kata, atau bahkan jargon, oleh karena itu gotong royong harus kita aktualisasikan, kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari, dalam bekerja sehari-hari. Gotong royong harus kita wujudkan dalam sebuah tindakan yang nyata.

Berita Terkait

Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat
Indonesia, Negara Hukum di Persimpangan Jalan
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles
Kebijakan Penghangusan Kuota Internet Digugat ke MK
Demokrasi Indonesia Dalam Cengkeraman Elit
Penegakan Hukum Indonesia di Persimpangan Das Sein dan Das Sollen
PMK 111/2025 Perkuat Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak Mulai Berlaku 2026
PERMA 3/2025 Dinilai Perkuat Kepastian Hukum Penindakan Kejahatan Pajak

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:27

Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:38

Indonesia, Negara Hukum di Persimpangan Jalan

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:28

Kebijakan Penghangusan Kuota Internet Digugat ke MK

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:03

Demokrasi Indonesia Dalam Cengkeraman Elit

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:59

Penegakan Hukum Indonesia di Persimpangan Das Sein dan Das Sollen

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:04

PMK 111/2025 Perkuat Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak Mulai Berlaku 2026

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:59

PERMA 3/2025 Dinilai Perkuat Kepastian Hukum Penindakan Kejahatan Pajak

Berita Terbaru