Apa itu Segitiga Eksposur dan Mengapa Penting dalam Photography

Sabtu, 4 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Utama, Dalam dunia photography, segitiga eksposur memegang peranan penting untuk mendapatkan kualitas hasil poto yang lebih baik. Dimana kombinasi setiap elemen eksposur tersebut akan saling berkaitan untuk mencari keseimbangan cahaya yang diinginkan masuk dalam sensor kamera.

Seorang photography perlu mencari keseimbangan yang tepat dalam exposure, dengan cara memilih kombinasi yang tepat dari aperture, shutter speed, dan ISO sesuai dengan kondisi pencahayaan dan efek yang diinginkan.

Apa itu Segitiga Eksposur

Tiga elemen dasar dalam ilmu photography terdiri dari Apreture (bukaan), Shutter speed (kecepatan rana) dan ISO. Ketiga elemen tersebut harus balance (berada pada titik nol) saat pemotretan dilakukan dengan cara melihat matering balance melalui viewfinder.

Eksposur yang tepat akan menghasilkan kualitas poto yang bagus, begitupun saat eksposur kurang atau lebih akan menghasilkan poto gelap (underexposed) ataupun terlalu terang (overexposed).

Aperture adalah bukaan lensa yang digunakan untuk menangkap cahaya yang masuk ke dalam kamera. Semakin kecil bukaan lensa yang diatur maka semakin kecil pula cahaya yang terekam pada sensor kamera begitu juga saat bukaan lensa lebar maka semakin banyak juga cahaya yang terekam pada sensor kamera tersebut.

Bukaan lensa diukur dengan nilai f-stop atau f-number, seperti f/2.8, f/4, f/8, f/10 dan seterusnya. Angka f-stop yang lebih kecil menunjukkan bukaan yang lebih besar, dan angka yang lebih besar menunjukkan bukaan yang lebih kecil.

1 GAZzASuDrzpTnBx06n13Gw 1 Apa itu Segitiga Eksposur dan Mengapa Penting dalam Photography Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama
Gambar bagan komposisi eksposur saat pengambilan gambar

Dari bagan eksposur diatas dapat dilihat apabila kita memakai kamera dan mengatur aperture ke angka rendah seperti F4 ke bawah, maka hasil yang didapat akan menjadi lebih bokeh atau depth of field, dengan fokus utama pada objek dan background yang blur.

BACA JUGA :  OTT KPK, KPK Tetapkan Wamen Immanuel Ebenezer dan 10 Orang Jadi Tersangka

Shutter speed (kecepatan rana) adalah kecepatan sensor kamera dalam mengambil gambar, biasanya ditandai dengan ukuran waktu detik seperti 1/100, 1/250, 1/1000, dan sebagainya.

Di dalam shutter speed ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar hasil gambar yang di poto bisa maksimal misalnya seberapa lama sensor membuka untuk menerima cahaya. Biasanya untuk shutter speed cepat lebih cocok digunakan untuk kondisi pencahayaan yang terang atau untuk objek yang bergerak seperti 1/500 atau lebih cepat. Sedangkan untuk shutter speed lambat biasanya digunakan untuk kondisi pencahayaan kurang untuk membentuk efek aliran panjang (long eksprosur) seperti 1/30 atau lebih lambat dibawahnya.

ISO adalah tingkat pengukuran sensitifitas sensor kamera terhadap cahaya. Semakin rendah nilai ISO yang digunakan maka hasil foto akan semakin gelap, begitu juga sebaliknya, semakin tinggi nilai ISO yang digunakan maka semakin terang foto yang dihasilkan. Namun, perlu juga diperhatikan apabila semakin tinggi nilai ISO maka akan menghasilkan gambar yang noise (bintik hitam) pada foto, sedangkan semakin rendah nilai ISO maka akan semakin jernih foto tersebut.

Pengaturan ISO pada setiap kamera dapat berupa angka, seperti 100, 200, 400, 800, dan seterusnya.

Untuk pencinta photography pemula, mungkin ini bisa menjadi modal awal dalam menyalurkan hobbynya.

Menjadi photography profesional membutuhkan waktu dan talenta panjang agar hasil karyanya digemari dan disegani orang. Teruslah berkarya dan terus belajar agar harapan itu terwujud. Salam photography. Jempreett.

Berita Terkait

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Namanya Diabadikan: Taman Soekarno Tanggamus
Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:56

Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:16

Namanya Diabadikan: Taman Soekarno Tanggamus

Senin, 19 Januari 2026 - 16:36

Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terbaru